Masalah keamanan makanan memang tidaklah cukup hanya dengan memberi peraturan kepada karyawan. Selain yang umumnya karena tenaga pelaksana di dapur yang bukan dari akademisi juga karena kebiasaan sehari2nya diluar pekerjaan yang belum selaras.
Seorang Chef pun yang umumnya dari akademisi perlu perjuangan extra untuk mengarahkan & mengajarkan anak buahnya mengenai pentingnya hal ini. Ya karena penyebab dari masalah ini tidak terlihat dengan kasat mata dan butuh penjelasan yang membuat mereka benar2 memahami permasalahannya. Mungkin selama ini di Indonesia masih belum dianggap sesuatu hal yang serius dan juga faktor imun penduduk kita yang memang sudah terbiasa dalam kehidupan sehari2nya, tetapi seharusnya pemilik/pengelola restoran umumnya harus menyadari bahwa tidak semua tamu2nya imun terhadap hasil olahannya...........apalagi expatriat.......... Salam, Agung http://servesmartindonesia.blogspot.com/ http://finance.groups.yahoo.com/group/pedulirestoran/?yguid=315203567 <http://www.temanmakan.com/bisnismakan.html,1,305>
