Radja Ketjil Resto: Lembutnya Tahu Hujin Tje Lie Rina dan Brokoli Babah Malu 
dengan taburan jamur hioko

Daerah Jakarta Selatan memang gudangnya makanan. Mulai dari kaki lima, restoran 
Asia, Eropa, sampai makanan peranakan pun tersedia di sini. Radja Ketjil adalah 
salah satu restoran yang menyediakan menu makanan dengan citarasa peranakan. 
Radja Ketjil merupakan restoran peranakan Tionghoa-Melayu, yang menyajikan 
lebih dari 50 jenis makanan peranakan. Yuk cicipi..

Tertarik menikmati makanan peranakan dengan segala kenikmatan yang dimilikinya? 
Kalau begitu tak perlu ragu untuk segera menjejakkan kaki di Restoran Radja 
Ketjil di daerah Tarogong, Jakarta Selatan. Di restoran ini Anda bisa 
memanjakan lidah Anda dengan kenikmatan citarasa peranakan Tionghoa-Melayu.

Untuk menuju ke tempat ini cukup mudah. Jika Anda berada di bunderan PI maka 
ambillah arah menuju ke Tarogong dan JIS (Jakarta International School), lalu 
melewati Hero dan belok ke kanan. Setelah ambil jalur kanan Anda akan menemui 
kantor Polsek Cilandak. Dari sama bisa mengambil jalan lurus dan keluar di 
Jalan Raya Fatmawati. Kemudian belok ke kiri lagi masuk ke Jl Taman Pendidikan 
2, dan restoran Radja Ketjil siap menyambut Anda.

Namun kapasitas ruangan yang sedang, hanya 96 kursi, tidak cukup menampung 
banyak pelanggan. Kendala lain yang dihadapi adalah sempitnya lahan parkir, 
sehingga pada saat jam ramai, terpaksa 1 sisi badan jalan dipakai untuk lahan 
parkir. "Beruntung kita dapat izin dari Polsek untuk memakai badan jalan, dan 
sampai saat ini lalu lintas tidak terganggu," ujar Hari, Store Manager restoran 
Radja Ketjil.

Walaupun masih terbilang baru, reputasi restoran ini sudah terkenal baik dan 
memiliki makanan yang lezat, serta pelayanan yang ramah. Restoran milik salah 
satu personel Project Pop, Tika Panggabean ini berdiri pada tanggal 7 Oktober 
2007. "Nama Radja Ketjil sendiri memiliki maksud agar restoran ini menjadi raja 
di lingkungan yang kecil dulu seperti di wilayah Jakarta Selatan," ungkap Hari.

Salah satu keunggulan restoran itu terletak pada desain interiornya. Suasananya 
bukan seperti restoran mewah, namun yang terasa adalah suasana yang homey 
seperti di rumah sendiri. Di dinding ruangannya terpasang foto-foto jadoel 
(jaman dahulu), lukisan seorang gadis China dan tentunya foto karikatur dari 
sang pemilik, Tika Panggabean. Restoran ini juga masih melestarikan bentuk asli 
dan warna asli dari rumah tua yang digunakan sebagai resto ini. Di atas pintu 
pun tergantung sebuah tulisan China yang berbunyi "sio wan ti" yang berarti 
Radja Ketjil. Radja Ketjil mulai beroperasi mulai pukul 9 pagi hingga 10 malam 
pada weekday dan pukul 9 pagi hingga 23.30 oada weekend. Jika tidak ingin 
kehabisan tempat duduk, Anda disarankan untuk tidak datang saat makan siang 
atau waktu makan malam, karena bisa dipastikan Anda akan antre. Ternyata tak 
hanya desain interiornya saja yang jadoel tapi menu-menu yang disajikan juga 
ditulis dengan ejaan lama dan nama menunya unik-unik.

Menu Favorit. Ada beberapa menu favorit Radja Ketjil yang bisa Anda coba, 
antara lain Tahu Hujin Tje Lie Rina, Broccoli Babah Malu, Kepiting Tanah 
Tinggi, Tahu 7 Samudra, Cumi Nona Minta Kawen, Nasi Goreng Bangun Pagi, Ayam 
Negeri Siam, Laksa Kaki Lima. Selain makanan berat ada juga menu makanan yang 
ringan seperti Tumis Pisang Cokelat Keju dan Singkong Goreng. Namun menu yang 
terfavorit adalah Broccoli Babah Malu, Tahu Hujin Tje Lie Rina, dan Laksa Kaki 
Lima.

Paduan keserasian warna dan rasa yang sangat menggugah selera menjadi nilai 
plus dari hidangan Broccoli Babah Malu. Tampilannya sekilas mirip Tumis Brokoli 
Saus Tiram, namun satu hal yang membedakannya yaitu adanya irisan jamur hioko 
(atau sering disebut jamur shitake, kadang-kadang di Indonesia dinamakan jamur 
jengkol, karena bentuk dan aromanya seperti jengkol) yang berukuran cukup besar 
di atasnya. Cincangan bawang putih yang ditambahkan pada tumisan ini membuat 
saus tiram ini semakin harum, terasa sangat gurih dan lezat. Apalagi dengan 
tambahan irisan jamur hioko yang cukup besar dan kenyal membuat saus tiramnya 
semakin legit dan nikmat. Potongan brokoli ternyata tidak ikut ditumis bersama 
dengan saus tiram. Hal ini yang membuat brokoli masih tetap renyah dan warnanya 
cerah. Brokoli ini hanya direbus sebentar saja untuk mematangkan, setelah itu 
saus tiram yang diberi irisan jamur hioko disiramkan ke atas brokoli tersebut.

Menu yang juga banyak dipesan adalah Tahu Hujin Tje Lie Rina. Menu Tahu Hujin 
Tje Lie Rina merupakan masakan yang terbuat dari angsiu tahu dnegan ayam 
cincang dan daun pokcay. Seporsinya berisi empat potong tahu telur yang 
berukuran cukup besar. Sehingga menu ini bisa dinikmati oleh 2 orang atau 
lebih. Empat potong tahu telur yang ditaburi daging cincang dan irisan daun 
horenzo (bayam Jepang) yang diberi saos tiram, terasa sangat menggugah selera. 
Tahu telurnya terasa sangat lembut dalam setiap potongannya. Ada satu keunikan 
dari tahu telur ini, selain memproduksi sendiri, resto ini juga memoddifikasi 
tahu ini dengan penambahan irisan halus daun horenzo yang dicampur dalam tahu 
lapisan paling bawah. 

Walaupun tahunya sangat lembut namun ternyata tidak mudah hancur. Bentuknya 
kotak sempurna dengan tingkat kematangan yang pas, tidak over cooked alias 
gosong. Irisan daun horenzo yang ada di dalam tahu dan daun pokcay di dalam 
saus tiram memberi sensasi rasa yang dapat menetralisir rasa neg yang 
ditimbulkan dari rasa khas saus tiram yang agak pekat dan gurih. Saus tiram 
yang digunakan sebelumnya telah ditumis dengan menggunakan bawang putih 
cincang, khas chinesse food sehingga ada rasa paduan dari manis dan gurih. 
Selain itu, saus tiram yang dimasak bersama dengan daging ayam cincang meresap 
sampai ke dalam daging san membuat daging ayam menjadi manis, gurih dan sedikit 
juicy.

Selain itu ada Laksa Kaki Lima yang merupakan penganan berkuah khas rumah makan 
melayu yang disajikan bersama Sambal Ebi. Semangkuk Laksa Kaki Lima terdiri 
dari beberapa potongan tahu pong yang sebelumnya sudah digoreng namun tidak 
sampai kering, bihun super, tauge Bangkok, udang dan ayam fillet. Walaupun 
sekilas terlihat sama dengan laksa lainnya, namun Laksa Kaki Lima ini 
menggunakan bahan terbaik seperti tauge Bangkok yang diimpor langsung dari 
Bangkok, sehingga rasa yang dihasilkan pun lebih gurih, sedikit crunchy. 
Sebagai kuahnya, santan yang tak terlalu encer dipilih untuk melengkapi sajian 
ini, untuk menghindari rasa neg santan. Sajian pelengkap berupa Sambal Ebi 
terbuat dari campuran terasi dan tumbukan kasar ebi serta beberapa cabai merah 
yang tidak over sehingga rasanya tidak pedas tapi cenderung manis dan legit. 
Ditambaj dengan pelengkap lain, acara ketimun wortel khas Radja Ketjil yang 
sangat menyegarkan.

Berbagai jenis minuman pun disajikan di tempat ini seperti Jus Terong Belanda 
dan Es Shanghai yang berupa campura dari serutan es batu dan berisi aneka macam 
isian, Es Kacang Merah berupa campuran dari kacang merah yang direbus dan 
diberi serutan es batu, Bandrek dengan rasa cokelat atau asli, Bajigur, Susu 
Kedelai, Chinese Tea dan lainnya. Untuk menikmati berbagai makanan serta 
minuman unik dan menggugah selera ini, tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. 
Hanya dengan Rp 9,5 ribu sampai Rp 62,5 ribu untuk makanan dan Rp 3 ribu sampai 
Rp 15,5 ribu plus PPn 10% saja untuk minuman.    Ina

Resep Laksa Kaki Lima ala Radja Ketjil

Bahan:
50 gr bihun super 
20 gr toge Bangkok
5 potong tahu pong
20 gr ayam fillet
20 gr udang kupas
2 gelas santan (1/2 butir kelapa)
1 lembar salam
1 tangkai serai, memarkan
garam secukupnya
Kemangi secukupnya

Bumbu Halus:
8 butir bawang merah
3 siung bawang putih
5 butir kemiri
1 ruas kunyit
1/2 sdt ketumbar

Cara Membuat:
- Siapkan wajan, tumis bumbu sampai harum. Tambahkan salam dan serai. Aduk 
sampai salam layu
- Tuang santan dan bubuhi garam, masak sampai santan mendidih sambil diaduk 
terus menerus agar santan tidak pecah. Masukkan udang kupas, ayam fillet dan 
tahu pong.
- Masak di atas api kecil sampai bumbu meresap.
- Tata bihun, dan toge Bangkok diatas piring saji kemudian siram dengan kuah 
laksa. Beri kemangi diatasnya. Sajikan selagi hangat.

Resep Broccoli Babah Madu

Bahan: 
100 gr brocoly tumis sebentar dengan margarin
10 gr jamur hioko, iris dengan ukuran sedang
3 siung bawang putih
1 sdm tepung maizena
1 sdm kecap asin
2 sdm saus tiram
Garam, secukupnya
Gula, secukupnya
Air secukupnya

Cara Membuat:
- Siapkan wajan, tumis bawang putih yang sudah dicincang halus sampai harum. 
Tambahkan jamur hioko tumis sampai agak layu.
- Tambahkan saus tiram, kecap asin, garam, gula dan sedikit air. Masak sampai 
matang
- Tambahkan tepung maizena yang sudah dilarutkan ke dalam adonan saus.
- Tata brokoli dalam piring siramkan dengan saus diatasnya. Sajikan selagi 
hangat.

Info Lebih Lanjut Dapat Menghubungi:
Radja Ketjil
Jl Taman Pendidikan II No 1, Tarogong-Pondok Indah Jakarta Selatan
Telp 021-7509818, 7668985

Info Kuliner
Senin, 03 November 2008
_______________________________________________________

Sukses buka 3 cabang dalam jangka waktu 1 tahun 

Terhitung sebagai restoran pendatang baru, rupanya Radja Ketjil tak main-main 
dalam menjalankan usahanya. Mulai dari desain interior, pemilihan lokasi, aneka 
macam menu, sampai ke pelayanan, semua tertata dan dijaga dengan baik, "Dulunya 
restoran ini adalah sebuah rumah tinggal milik keluarga Panggabean, dan 
akhirnya dijadikan restoran karena sesuai konsep restoran peranakan," tambah 
Hari.

Lokasi awalnya di Terogong, Fatmawati, Jakarta Selatan. Ternyata usaha dari dua 
bersaudara Tika dan Reynold Panggabean ini disukai, sukses, hingga banyak 
dikenal masyarakat. Karena Radja Ketjil di Terogong ini sukses, maka mereka 
memutuskan untuk membuka cabang di Plangi Sky Dining lantai 10 yang sudah 
berjalan sekitar 2 bulan, dan Pondok Indah Mall lantai 3 yang sudah berjalan 4 
bulan. Menu citarasa peranakan ini dipilih karena di Jakarta belum banyak 
restoran yang menyajikan menu spesialis peranakan.

Bahan Baku. Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, resto ini selalu berbelanja 
bahan baku seperti sayuran dan daging segar setiap hari. "Setiap hari 
sayur-sayuran dan daging disuplai, jadi selalu dijamin kesegarannya," ujar pria 
berkacamata ini. Rata-rata dalam satu hari, resto ini mampu menghabiskan 
sekitar 5-7 kg daging ayam, 5 kg daging sapi khas dalam, 5 kg buntut sapi, dan 
5 kg udang, serta sayuran sekitar 3-4 kg mulai dari ketimun, wortel, horenzo, 
pokcay, daun bawang, daun selada, tauge, dan lainnya. Semua bahan baku ini 
sebagian besar berasal dari bahan baku lokal dan dari supplier yang berbeda. 
"Total semua kita punya 3 supplier khusus yang menangani masalah buah, sayur 
dan bahan kering lainnya. Selain itu khusus untuk beberapa bahan seperti tauge 
Bangkok kita menggunakan supplier importir," tambahnya.

Pelanggan. Usaha resto yang baru berusia sekitart 1 tahun ini sudah memiliki 
banyak pelanggan tetap. Resto ini rata-rata didatangi sekitar 150 orang setiap 
hari (weekday) dan saat weekend bisa melonjak 20%-nya. "Tak jarang di sini 
sering waiting list, tapi masih banyak orang yang tetep mau menunggu," ungkap 
pria bernama lengkap Hari Mulyono ini.

Radja Ketjil Resto juga melayani catering untuk berbagai perusahaan besar 
seperti Musica Studio, dan berbagai instansi bank. Sebelum memiliki resto ini, 
Tika Panggabean sudah dikenal lebih dulu kipranya sebagai artis. Maka tak heran 
jika restonya banyak dikunjungi aris ibukota. Artis yang pernah menyambangi 
tempat ini antara lain Artika Sari Devi dan Baim, Candil 'Serieus', Sarah 
Sechan, Arzetti, Anya Dwinov, Adji Pangestu, dan pastinya para personel Project 
Pop sendiri. Ina

Info Kuliner
Senin, 03 Oktober 2008
_______________________________________________________

Kirim email ke