----- Original Message ----- 
From: kamal mustakmal 
To: undisclosed recipients: 
Sent: Monday, December 22, 2008 5:05 PM
Subject: [ac-i] OOT: Sate Kambing






      Salam,


      Mustakmal

      http://tinyurl.com/5bom7e



      --- On Tue, 12/23/08, Blog admin <[email protected]> wrote:


        From: Blog admin <[email protected]>
        Subject: [SERI RESEP MASAKAN LEZAT] Sate Kambing
        To: [email protected]
        Date: Tuesday, December 23, 2008, 5:26 AM




        Sate Kambing/Domba baru saya kenal setelah merantau ke Pulau Jawa 
(he..hee), karena selama di kampung halaman dahulu saya tidak pernah mengenal 
dan belum merasakan yang namanya sate Kambing. Di Sumatera Barat khususnya, 
masyarakatnya hanya mengenal Sate Padang yang biasanya dari daging Bebek/itik, 
Ayam, dan Sapi (Lidah, Paru, Jeroan dll).




        Mungkin karena sudah cukup lama merantau di Jawa, sayapun jadi terbiasa 
menyantap Sate Kambing (mau beternak kambing?), terlebih karena sudah menjadi 
tradisi di Jawa umumnya dan di Bogor khususnya, setiap memasuki Lebaran 
Haji/Idhul Adha maka acara makan sate Kambing yang diolah dari daging Kambing 
Kurban merupakan tradisi yang menambah suasana kekeraban semakin hangat.



        Demikian juga dengan keluarga saya di Bogor, setiap Lebaran Haji maka 
daging Kambing yang merupakan bagian Kurban yang diperoleh dinikmati bersama 
keluarga sambil membakar sate kambing dan tulang-tulangnyapun diolah menjadi 
Sup Kambing yang lezat dan nikmat pula.

        Wuih..sungguh luar biasa suasananya jika hari hari kurban ini datang, 
semua keluarga berkumpul dan biasanya di rumah Kami yang merupakan keluarga 
tertua dari keluarga besar Sindang Barang Bogor. Daging Kambing yang sudah 
dipotong ditusuk ramai-ramai, semua anak-anakpun ikut belajar menusuk daging 
kambing menjadi tusukan sate kambiang. Sungguh suasana yang menambah hangatnya 
hubungan keluarga besar terasa sekali disini.


        Daging Kambing yang diperoleh dari kurang lebih 3 paha Kambing hasil 
Kurban di potong-potong dadu, lalu di tusuk rame-reme menjadi sate kambing 
mentah. Daging tersebut ditusuk selang seling dengan lemak/gajih kambing. 
Tusukan sate kambing lalu ditata di atas daun pepaya (Enzim Papain) agar daging 
menjadi empuk pada saat dibakar. Sate kambing mentah didiamkan kurang lebih 30 
s/d 1 jam, atasnya ditutup lagi dengan daun pepaya agar semua daging terkena 
getah daun pepaya (Lihat Mamfaat Pepaya lainnya).
        Nah, sekarang sate kambing sudah siap dibakar. Pembakaran dapat 
dilakukan dengan menggunakan arang atau dibakar diatas hotplate. 


        --
        Posting oleh Blog admin ke SERI RESEP MASAKAN LEZAT pada 12/17/2008 
06:57:00 AM 



 

Kirim email ke