setuju!

mang engking itu mengeri!
enak banget!
rasa udang galah madunya itu bener2 ajib! manis tapi tetap tidak mengurangi 
rasa asli udangnya. 
belum lagi gurame sambal cobek! (gurame bakarnya juga enak!), 
malah, fotograferku si febri, yang enggak pernah makan ikan aja, berani2in 
nyoba nyolek, dan dia bilang enak!!!!!!!!
hahahhahahhaa.... "ini ikan pertama yang gw makan selama lebih dari 20 tahun," 
katanya

um, mengenai harga, emang sedikit mahal.

soalnya, mang engkin bukan cuma jualan makanan. 
dia juga menjual suasana dan pemandangan yang bener2 luar biasa!
sumpah!


ps:om radityo udah nyoba belum????????

_salam
aderiska




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, January 3, 2009 5:20:27 PM
Subject: Re: [bango-mania] d'coz

Mang engking emang makyos yah mas ruli..apalagi udang bakar madunya..waahhh 
mantaaappp..tapi aq pernah makan mang engking yg dibali..arah ke tanah 
lot..kurang greget dibanding yg di yogya..apakarna,yogya tempat asalnya yah 
jadinya lebih orisinil,coz dia langsung ditambak udangnya..

"El"
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Ruly Roy" <[email protected]>

Date: Sat, 3 Jan 2009 08:37:46 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [bango-mania] d'coz


Hmm buat saya secara rasa d'cost biasa aja.
Cukup sekali mkn disitu, krn mknannya berkesan instan, alias tdk segar.
Keliatannya panas2 br masak ada uap2, kok begitu dmakan dalemnya dingin?
Di microwave kah?
Atau masakan setengah matang yg dpanasin?
Pantesan cepet bgt makanannya datang.
Padahal wkt itu sy bawa keluarga, jd malu..

Krn kami biasa makan seafood di seafood 48 perempatan fatmawati, dan
mang engking ui-depok. Yang masakannya enak bgt, semua bahan mentah
dan segar..


Ruly

On 1/2/09, eko sutrisno <[email protected]> wrote:
> http://eshape.wordpress.com/2008/12/30/dcost-mutu-b5-harga-k5/ 
>
> <http://4.bp.blogspot.com/_oMKg-L5dMD4/SVj_w7BuwrI/AAAAAAAABZk/Ge2TJ9RFSWs/s1600-h/dcost+01.jpg>
> Sudah lama aku dan teman-teman berlangganan makan di D'Cost, warung makan
> bersuasana mewah dengan motto [?] "Mutu Bintang Lima dan Harga Kaki Lima".
>
> Warung makan ini ada di berbagai tempat, baik di Jakarta [langgananku sih di
> Kelapa Gading], Bekasi maupun di Tangerang.
>
> Begitu datang kita sudah disambut senyum ramah para penerima tamu, diarahkan
> ke meja yang cocok dan kemudian seseorang akan menanyakan pesanan kita
> begitu kita sudah menerima menu dari mereka.
>
> Pesanan kita langsung mereka catat di PDA dan kemudian langsung di print
> [via wireless?], sehingga beberapa saat kemudian hasil printnya sudah
> ditempel di meja kita [untuk pengecekan kelengkapan jumlah pesanan].
>
> Ketika keluargaku dapat berkumpul semua, maka merekapun kuajak ke warung
> ini. Jangan sampai kita sering makan enak di suatu tempat bersama
> kawan-kawan, sementara anak istri kita malah belum pernah makan di warung
> enak itu.
>
> Begitulah, setelah menerima pesanan kami, dan setelah hasil pesanan diprint
> dan ditempel di meja, maka dalam hitungan sepesekian menit, pesanan pertama
> sudah datang.
>
> Beberapa saat kemudian, pesanan lain menyusul.
>
> Saat warung itu dipenuhi pelanggannya, memang proses kedatangan pesanan
> makan ini sedikit lebih lama, tetapi tetap jauh lebih cepat dibanding
> warung-warung sejenis.
>
> Anakku yang tadinya tidak suka kangkung [harus sedikit ada pemaksaan untuk
> makan ini], maka di warung ini dia dengan lahap menghabiskan cah kangkung
> yang ada di mejanya.
>
> Soal menu cumi, anak-anakku berbeda pendapat, yang satu bilang cumi kremes
> lebih enak dibanding cumi goreng tepung dan satunya bilang sebaliknya.
>
> Namun kesimpulannya, kedua-duanya lebih enak dibanding yang disajikan oleh
> warung sejenis.
>
> Bawal gorengnya juga dimasak dengan ukuran kematangan yang pas, dan bumbunya
> yang meski tidak pedas banget tapi lumayan pedas, terasa pas di lidah ini.
> Aku sih lebih "prefer" gurami asam manis. Dagingnya terasa gurih dan
> [kembali] soal bumbunya luar biasa pas [tidak terlalu asam dan tidak terlalu
> manis].
>
> Udangnya juga dimasak dengan baik, sehingga menurut anakku, inilah udang
> terenak yang pernah dia makan. Wooo…. jangan-jangan dia lupa kalau pernah
> makan udang di jimbaran Bali yang juga enak banget tuh.
>
> Kami berlima makan dan minum jus, dengan lauk cumi, udang, ikan, sayur dll,
> hanya menghabiskan 132 ribuan, atau kira-kira 25 ribu per orang dengan
> status lapar berat dan makan pada jam 14.00 dengan hasil kenyang berat.
>
> Disini memang nasi hanya 1.000 rupiah/orang [boleh nambah sesukanya],
> demikian juga minum teh, hanya 100 rupiah/orang sak kuatnya dia minum. Coba
> saja rasakan sendiri sensasinya, siapa tahu yang kutulis ini terlalu
> bombastis. [CMIIW]
>
> <http://2.bp.blogspot.com/_oMKg-L5dMD4/SVj_xH8X7HI/AAAAAAAABZ0/hIApmVcePHI/s1600-h/dcost+04.jpg>
> <http://3.bp.blogspot.com/_oMKg-L5dMD4/SVj_w3e9uzI/AAAAAAAABZs/GVP_CEb0pNQ/s1600-h/dcost+02.jpg>Inget
> juga ayat dibawah ini :
>
> "Makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah (SWT)
> tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan". (al-A'raf: 31)
>  Desember 30, 2008
>

-- 
Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com

------------------------------------

http://kecap-bango.blogspot.comYahoo! Groups Links




------------------------------------

http://kecap-bango.blogspot.comYahoo! Groups Links




      

Kirim email ke