Maaf, sedikit sharing. Hati saya miris mendengar hal seperti ini karena walau bagaimanapun anak adalah titipan dari Tuhan. dan Dia-pun tidak akan menitipkan anak tersebut kepada umatnya kalau hambanya tersebut tidak sanggup untuk membesarkannya. Saya sering nonton acara Termehek-Mehek dan begitu banyak dan pelik permasalahan yang terjadi dalam kehidupan. Kasus ini pun bisa saja masuk program tersebut dengan memberi pengertian lebih dalam bagi kedua orangtuanya atau takutnya nanti si ibu mengklaim kembali anaknya ketika sudah besar atau apapun. Banyak hal yang mungkin terjadi dan banyak pertimbangan yang harus dipikirkan.
MOHON MAAF JIKA KURANG BERKENAN. SALAM BUAT SEMUANYA (dan si Kecil, Sakti). 2009/1/8 Chen Linda <[email protected]> > Dear Aie, > > Kebetulan Kakak saya sedang mencari adopsi anak, Kakak saya menikah > bertahun tahun tetapi belum dikaruniai anak. Boleh tahu no telpnya & dimana > alamat untuk bisa melihat bayinya ? > > Thanks, > Linda > > ------------------------------ > *From:* Aie <[email protected]> > *To:* [email protected]; [email protected]; > [email protected]; [email protected] > *Sent:* Tuesday, January 6, 2009 7:22:17 AM > *Subject:* [bango-mania] Anak Angkat (2) > > Dear All, > > > > Mungkin pernah ada yang pernah membaca email dari saya seperti berikut: > > *Dear all,* > > * * > > *Apakah ada pasangan yang ingin mengangkat anak? Saat ini masih dalam > kandungan 9 bulan (perkiraan lahir pertengahan desember). Sang ibu ingin > menyerahkan anaknya kepada siapa saja yang bersedia merawatnya. Calon anak > berjenis kelamin laki-laki. Sang ibu status menikah tetapi ditinggal sang > suami ketika hamil & hingga kini tidak balik2. Sang ibu bersedia menyerahkan > karena keluarganya benar2 hidup pas2an. Kalau ada yang mau, japri ya. Thanks > * > > * * > > *Rgds,* > > *Aie* > > > > Pada saat ini anak tersebut sudah lahir pada tanggal 22 Desember 2008 pukul > 17.00, berjenis kelamin cowok, lahir secara normal, saat ini dalam keadaan > kondisi sehat, APGAR ketika lahir 90, berat 3,3 kgs, panjang 49cm. Saat ini > diberi nama sementara oleh kakak saya Bimasakti (panggilan Sakti), susunya > SGM 1. > > Pada hari ketiga setelah melahirkan, tanggal 25 Des 2008, si ibu > meninggalkannya di rumah kakak saya karena tidak bersedia merawatnya > meskipun sudah berulangkali ditawarkan untuk dirawat sendiri sambil si ibu > kerja di rumah kakak saya. Si ibu sudah menandatangani surat yang isinya > menyerahkan kepada siapa saja yang bersedia mengasuhnya. Si ayah sampai saat > ini tidak mau mengakui keberadaan anak tersebut dan tidak peduli. Sebagai > info, si ayah meninggalkan si ibu saat hamil karena menikah lagi. > > Kakak saya ingin menyerahkan kepada siapa saja yang benar2 belum punya anak > ataupun sudah punya anak dan bersedia mengasuhnya. Bagi yang bersedia, boleh > japri saya untuk dapatkan nomor kontak kakak saya. Berhubung saya dan kakak > saya masih punya bayi, kami merasa lebih baik memberikan kepada yang memang > bersedia mengasuhnya. Niat kami murni & ikhlas membantu untuk kelangsungan > hidup si kecil yang lebih baik. > > > > Rgds, > > Aie > > *P** **Please consider the environment before printing this e-mail.* > > > > >
