Aku juga pengen coba....
Tp infonya gak jelas. 
Gmn caranya klu kita berminat?....


Regards,
YUSRI
email: [email protected]

Sent from my BlackBerry® wireless device

-----Original Message-----
From: "Hennitan" <[email protected]>

Date: Mon, 19 Jan 2009 07:49:02 
To: <[email protected]>
Subject: RE: [bango-mania] Bika Ambon Durian


Bagaimana cara saya mendapatkan nya?

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Sunny
Sent: Monday, January 19, 2009 9:41 PM
To: Undisclosed-Recipient:;
Subject: [bango-mania] Bika Ambon Durian

 

http://202.169. <http://202.169.46.231/spnews/News/2009/01/11/index.html>
46.231/spnews/News/2009/01/11/index.html

 

SUARA PEMBARUAN DAILY 

 


Bika Ambon Durian


 

Foto-foto: SP/Arnold H Sianturi - Bika AmbonAnda tahu dari mana asal nama
kue bika ambon? Kue yang namanya sudah tak asing lagi ini, yang terkenal
justru dari Medan, bukan dari Ambon. Di Kota Medan, kue ini semakin
dikembangkan. Setelah bika berwarna kuning, bika berwarna hijau dengan rasa
pandan, sekarang muncul kue bika durian. 

Rasanya memang begitu nikmat. Apalagi bila Anda pencinta buah durian. Begitu
lembut dan menggoda di lidah. Belum lagi aromanya yang mengundang selera.
Untuk membuat kue ini ternyata tidak begitu susah. Inovasi terbaru dalam
pembuatan kue ini dikembangkan keturunan pembuat kue Bika Ambon. 

"Dulunya, leluhur kami memberikan nama kue ini Bingke Amoy. Kue ini dibuat
oleh enam orang, yang kemudian dijual secara eceran di pinggiran pasar.
Banyak orang yang menyukai kue ini, dan kemudian banyak yang meniru
pembuatan kue ini. Seperti sekarang, bika ambon sudah menyebar di
Indonesia," ujar Erika kepada SP saat ditemui di tempat usaha di Jl Sekip,
Kecamatan Medan Petisah, Sumatera Utara baru-baru ini. 

Saat ini, penjualan kue bika ambon tidak lagi lewat eceran. Anda juga tidak
merasa kesulitan untuk mendapatkannya. Kue ini banyak ditemukan di toko kue.
Hanya rasa yang sedikit membedakannya. Kue ini memang menjadi salah satu
andalan Kota Medan. Rasa merupakan salah satu ciri khasnya. Keunggulan
lainnya, kue ini dapat bertahan berhari-hari. Kue ini pun terus dikembangkan
seiring dengan keinginan masyarakat. 

Roti DurianMencampur Durian 

Proses pengembangan dilakukan dengan mencampur bahan dari makanan lain.
Erika mencampurkan buah durian untuk menambah cita rasa. Inovasi ini tidak
sulit dikembangkan perempuan keturunan pembuat kue bika tersebut. 

Apa yang dilakukannya ternyata membuahkan hasil. Rasa bika ambon durian yang
begitu nikmat ini membuat banyak orang datang melakukan pembelian di tempat
usahanya itu. 

"Bika ambon durian ini dibuat setiap hari. Pembuatan kue ini mencapai
puluhan loyang. Pesanan memang banyak yang datang. Kue bika tersebut hanya
ada dijual di toko ini. Kue ini dikembangkan sendiri, jadi memiliki
perbedaan dengan penjualan bika di toko lain. Selain rasa, aromanya pun jauh
berbeda. Ini merupakan salah satu kue yang banyak digemari konsumen saat
datang belanja ke toko ini," katanya. 

Harga kue itu juga masih terjangkau. Untuk satu kotak kue dibanderol Rp
30.000. Tidak heran, saat hari libur, kue ini sangat laris terjual. Apalagi
menjelang pergantian tahun 2008 kemarin, seratusan kotak terjual setiap
hari. 

Selain bika ambon, kue jenis lain dengan rasa durian juga menjadi andalan
antara lain kue lapis legit rasa durian yang dijual dengan harga sedikit
lebih tinggi dari bika ambon. Lapis legit ini juga dibuat beraneka. Harga
jual kue ini mulai sekitar Rp 40.000 sampai mencapai Rp 70.000 setiap
kotaknya. 

"Banyak lagi kue yang terbuat dari bahan durian dijual di toko ini. Seluruh
kue yang kami jual mempunyai kekuatan rasa dan juga menjadi andalan. Hal ini
kami rasakan dari konsumen yang datang melakukan pembelian. Jumlah pelanggan
yang datang mencapai ratusan orang. Bahkan, ada permintaan dari luar daerah
untuk membuka cabang penjualan kue ini," sebutnya. [SP/Arnold H Sianturi] 

  _____  

Last modified: 10/1/09 

 


Kirim email ke