horee...KOBAMA memang keren...kayaknya perlu di tambah tuh nggak cuma bahas 
makanan, promosi, tapi juga berbagi informasi antar sesama Kobama. kapan KOBAMA 
jakarta ngumpul bareng lagi....ditunggu kabarnya ya. 

utari ninghadiyati
 my blog www.utarininghadiyati.multiply.com

--- Pada Jum, 23/1/09, mediacare <[email protected]> menulis:
Dari: mediacare <[email protected]>
Topik: [bango-mania] Pecinta kuliner di dunia maya: Dari ngobrol makanan sampai 
bikin bisnis
Kepada: [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected]
Tanggal: Jumat, 23 Januari, 2009, 1:45 PM

Pecinta  kuliner di dunia maya: Dari ngobrol makanan sampai bikin bisnis 
Pasukan Kobama saat  beraksi di Surabaya


Sejak makin maraknya acara kuliner  di layar kaca, semua orang jadi tertarik 
menjelajahi pusaka kuliner Nusantara.  Tak hanya itu, di dunia maya pun soal 
masakan ramai dibincangkan. Bahkan ada  komunitas khususnya.

Dunia maya menawarkan banyak hal menarik untuk  ditelusuri. Salah satunya, 
beragam informasi tentang masakan dan tempat wisata.  Tak hanya situs tentang 
aneka resep atau obyek wisata saja, komunitas pecinta  jalan-jalan dan 
makan-makan pun, bisa dengan mudah ditemukan.

Coba, deh,  klik situs www.jajanan. com atau ikuti  milis Bangomania, dan yang 
paling terkenal adalah milis Jalansutra. Ribuan orang  tercatat sebagai 
anggota, saling tukar informasi dan pengalaman wisata kuliner.  Entah soal 
panganan tradisional, oleh-oleh khas suatu daerah, tempat jajan  paling nikmat, 
dan masih banyak lagi. Tak jarang pula mereka "kopi darat",  kumpul, untuk 
merasakan nikmatnya tempat makan favorit bersama teman pecinta  kuliner lainnya.

Selama pertemuan, obrolan pun bisa macam-macam. Banyak  ide segar dilontarkan. 
Termasuk soal bisnis dan makanan. Tak ayal, persaudaraan  di antara mereka 
semakin kental terjalin. Bahkan, tak jarang, berujung dengan  menjalin bisnis 
bareng.


Bangomania, tambah kuat  dengan sponsor



Radityo  Djadjoeri, pendiri Kobama


Milis yang juga ramai  dibicarakan para pecinta kuliner Nusantara adalah 
Bangomania (bango-mania@ yahoogroups. com).  Meski belum genap berusia 2 tahun, 
milis ini sudah mampu menjaring 4.200  anggota. "Idenya dari pengalaman pribadi 
menjelajah dan mencicipi makanan di  seluruh Indonesia," kata sang pendiri, 
Radityo Djadjoeri, konsultan media di  Bizzcomm.

Radityo yang mengaku sudah menjelajahi hampir seluruh kota di  Indonesia, 
merasa terpanggil untuk menginformasikan betapa nikmat dan beragamnya  masakan 
Indonesia. Apalagi, kekayaan rasa dan bumbunya membuat masakan Indonesia  unik 
serta istimewa. "Masakan Indonesia menggunakan rempah-rempah yang tak hanya  
membuat hidangan jadi lezat, tapi juga diyakini bikin tubuh sehat."

Lalu,  kenapa memilih nama Bango yang sudah identik dengan merek salah satu 
kecap  kedelai hitam? "Bisa jadi ini ada kaitannya dengan formula kecap yang  
menggunakan kedelai hitam, sehingga membuat masakan lebih lezat dan berkhasiat. 
 Apalagi, kecap manis kedelai hitam juga banyak digunakan dalam penyajian dan  
resep masakan tradisional Indonesia."

Yang jelas, komunitas ini memang  dibentuk setelah Festival Jajanan Bango (FJB) 
diadakan di beberapa kota dan  dihadiri para penggemar masakan Indonesia yang 
ingin memiliki wadah untuk saling  berbagi informasi. Puncaknya ketika FJB 
digelar di Bandung, tahun 2007, "Kami  sepakat mendirikan Komunitas Bango Mania 
alias Kobama. Tentu saja setelah  mendapat izin dari pemilik merek kecap Bango."

Meski menggunakan nama  Bango, milis Bangomania tetap berusaha menjaga 
independensinya agar tidak  tergantung pada satu produk saja. Kobama pun 
mendapat tempat untuk memperluas  jejaring dan mempermudah acara pertemuan 
melalui acara seperti FJB, yang  disponsori kecap Bango.



Dari sinilah Kobama melebarkan sayapnya hingga mampu  merangkul banyak anggota 
di masing-masing kota yang disinggahi. "Ini sesuai  dengan misi kami, 
melestarikan masakan tradisional. Dari mereka, kami dapat  banyak beragam 
informasi," ungkap Radityo bersemangat.

Belakangan, Kobama  juga membuka forum di situs pertemanan www.facebook. com. 
"Biar bisa berbagi info  dan foto lebih banyak lagi," kata Radityo.



Jalansutra, dari milis  sampai koperasi 


Sering dengar nama Jalansutra?  Ya, betul! Bondan Winarno presenter acara 
kuliner di sebuah stasiun televisi  swasta yang kondang dengan celetukan, "Mak 
Nyus" nya itu, memang identik dengan  Jalansutra.

Adalah Wasis Gunarto, pengusaha rumah makan di bilangan  Senopati-Jakarta 
sekaligus moderator milis ini, yang digandeng Bondan untuk  mendirikan 
jalansu...@yahoogro ups.com. Kata Wasis, awal pembuatan milis ini  memang 
terinspirasi dari Bondan yang pernah menulis buku Jalansutra. Atas  motivasi 
dan aspirasi Bondan pula, Jalansutra mampu berjaya hingga  sekarang.

Ketika menghadiri peluncuran buku Bondan April 2003 silam,  Wasis yang juga 
pecinta makanan khas Nusantara, merasa yakin, banyak orang yang  pelu tahu 
makanan-makanan tradisional bangsa ini. "Makanan tradisional ibarat  pusaka. Ia 
merupakan warisan nenek moyang yang perlu dilestarikan, " kata Wasis.  
Pemikiran ini didapat setelah ia mengikuti tulisan-tulisan Bondan plus buku  
Jalansutra yang mengangkat tentang kekayaan kuliner dan pengalaman jalan-jalan  
ke berbagai tempat di Nusantara.

Wasis senang ketika Bondan memberi restu  mendirikan komunitas dengan nama 
Jalansutra. "Sejak 22 Mei 2003, saya mulai  mengurusi komunitas Jalansutra." 
Untuk memperkenalkan milis ini, sekitar Agustus  2003, Wasis membuat acara 
pertemuan yang dihadiri 300-an orang anggota komunitas  barunya. Sekarang, 
anggotanya mencapai 14.500 orang. Kebanyakan kaum Hawa yang  punya daya beli, 
senang icip-icip, dan suka bingung menentukan mau jalan  kemana.

Hebatnya, banyak juga anggota yang bermukim di mancanegara,  semisal Rusia, 
Amerika, Kanada, Perancis, Inggris, Australia, dan Afrika.  "Rata-rata orang 
Indonesia yang rindu pada makanan  Nusantara."

Membeludaknya anggota milis ini pun mengharuskan Jalansutra  menambah 
moderatornya hingga 9 orang. "Rencananya, tambah satu lagi tahun ini."  
Uniknya, para moderator memiliki latar belakang beraneka ragam. Ada yang pakar  
minuman anggur, dosen kimia, dosen manajemen, ibu rumah tangga, atau pemilik  
rumah makan seperti dirinya.

Solidaritas yang dijalin para anggota milis  juga membuat mereka aktif 
menggelar acara kumpul-kumpul. Bahkan nyaris tiap  bulan. Saat Jalansutra 
mengadakan acara Heritage Food in Heritage City di  Jakarta, cerita Wasis, 
pesertanya tercatat 3.000 orang!

Kini Jalansutra  sudah berusia 5 tahun. Terdorong semangat untuk melestarikan 
pusaka kuliner  Nusantara dan memberikan informasi pada khalayak yang lebih 
luas, Jalansutra  juga merilis situs resmi jalansutra.or. id, sekaligus sebagai 
unit  usaha Koperasi Jalansutra.

Isinya merupakan kumpulan informasi kuliner  dan wisata Nusantara, yang juga 
didapat dari anggota milisnya. Tak hanya situs  dan koperasi, Jalansutra juga 
memiliki unit usaha seperti penerbitan, event  organizer, dan biro perjalanan 
yang akan segera menyusul.


Jajanan.com, didominasi kaum  adam

Masih dengan semangat menjaga pusaka kuliner  sekaligus menjalin persaudaraan 
kuliner, Janus Limar membuka situs www.jajanan. com. Meski baru berdiri Juni  
2008, anggota forum sudah mencapai 1.300 orang. Uniknya, mayoritas malah kaum  
Adam.

Janus yang juga pengusaha rumah makan di Sukabumi, mengaku tertarik  membuat 
situs kuliner karena banyaknya informasi tentang tempat makan, resep,  dan 
bisnis kuliner yang perlu dibagi ke banyak orang. "Awalnya, sih, saya hanya  
berharap situs ini bisa menampung aspirasi orang yang ingin bertukar informasi  
tentang masakan Indonesia. Ternyata malah berkembang lebih dari itu,"  katanya.

Selanjutnya, banyak juga anggota milis lain seperti anggota  Bangomania yang 
memberikan agenda acara mereka, tips, juga informasi tempat  makan yang mereka 
ketahui. Dari sini Janus berharap website-nya dapat menjadi  jejaring sosial 
pecinta kuliner di Indonesia. Tak hanya berguna memberi  fasilitas bagi para 
pehobi makanan, tapi juga menunjang kegiatan mereka yang  berbisnis di bidang 
makanan.

"Ke depannya, harapannya mencakup informasi  tentang usaha waralaba, kiat 
masak-memasak, dan gaya hidup sehat. Pokoknya, yang  masih berkaitan dengan 
makanan!" ujar Janus optimis.

Laili Damayanti


Tabloid Nova edisi 19-25 Januari  2009        


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke