http://mediacare.blogspot.com
  ----- Original Message ----- 
  From: tri marganingsih 
  To: [email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] ; [email protected] 
  Sent: Sunday, February 22, 2009 7:22 PM
  Subject: [mediacare] Franchise


  Franchise, 
  Siapa Bilang hanya untuk yang Berkantong Tebal?

  Bisnis franchise saat ini bermunculan bak jamur di musim hujan. Tidak sedikit 
bisnis yang baru saja buka, tapi sudah ditawarkan melalui franchise. 
Merek-merek baru bermunculan mewarnai industri ini di Indonesia dan menjadi 
alternatif bagi peminat franchise.

  Memang ada yang sudah layak disebut bisnis franchise sesuai standar AFI 
(Asosiasi Franchise Indonesia) dan Peraturan Pemerintah yang baru. Namun, juga 
banyak yang belum layak tapi sudah mengklaim dirinya sebagai bisnis franchise. 
Maka dari itu, Anda perlu berhati-hati dan selektif. Pilihlah bisnis franchise 
yang memang layak dan sudah teruji. Kalau perlu, cari informasi 
sebanyak-banyaknya agar uang Anda tidak "lenyap" dalam waktu seketika.

  Bisnis franchise sangat beragam, mulai dari kelas kaki lima sampai kafe 
elite, dari yang berbiaya di bawah 10 juta hingga ratusan juta bahkan miliaran 
rupiah. Dari bidang makanan dan minuman, pendidikan, ritel, cuci kiloan dan 
lainnya. Ada sekitar 23 kategori industri yang telah di- franchise kan di 
negeri ini.

  Sebelum memutuskan membeli franchise, Anda sebaiknya mengumpulkan informasi 
sebanyak mungkin tentang bisnis franchise itu sendiri. Tidak ada salahnya Anda 
menghadiri pameran franchise, dari tingkat nasional sampai internasional. Kalau 
ini sudah dilakukan, tinggal diskusi dan dukungan keluarga.

  Anehnya, sampai saat ini pun, masyarakat kita salah kaprah dalam memberi 
pengertian tentang franchise. Franchise di negeri asalnya lebih menekankan pada 
semangat kebebasan dan kemandirian, alias free from servitude. Sementara 
masyarakat kita mengartikan franchise sebagai waralaba. "Wara" berarti lebih, 
sedangkan "laba" berarti untung. Jadi, waralaba berarti lebih untung. Dari sini 
jelas semangat yang diusung lebih kepada untung, alias profit oriented. 
Sementara bagi orang luar, yang penting bisa mandiri dulu, keuntungan menyusul 
kemudian. Tak mengherankan kalau masyarakat kita berlomba-lomba untuk membuka 
bisnis franchise ini mengingat keuntungan yang akan diterimanya.

  Kalau itu yang terjadi, nanti dulu. Rasanya Anda wajib membaca buku ini. Ya, 
paling tidak, menyamakan persepsi apakah franchise itu. Buku ini tidak hanya 
menjelaskan bagaimana bisnis franchise bisa dikembangkan, tapi juga petunjuk 
mulai dari apakah franchise itu, bagaimana pembayarannya, bagaimana 
perjanjiannya, bagaimana SOP-nya, di mana lokasi terbaik untuk bisnis franchise 
ini sampai daftar franchise murah di bawah 50 juta rupiah plus simulasi 
keuangannya. Cara penyajian yang sangat serdehana, membuah buku ini mudah 
dipahami masyarakat awam yang ingin mengetahui dan memilih bisnis franchise 
sebenarnya. Jadi, tak salah kalau bisnis ini bukan hanya untuk orang yang 
berkantong tebal saja.

  Ad3
  [email protected]


  Rahasia Sukses Memilih Bisnis Franchise
  Franchise untuk Orang Awam
  Hendry E. Ramdhan
  Harga : Rp 25.000,- *
  Ukuran : 13.5 x 20 cm
  Tebal : 112 halaman
  Terbit : Pebruari 2009
  ISBN : 978-979-22-4368-0



  

Kirim email ke