Nuansa Pulau Dewata di Bali Box
Anda
yang kerap berjalan-jalan di kawasan Kuta Bali pasti cukup sering
menemui kafe outdoor yang di pinggiran jalan atau di pesisir pantai.
Tetapi apa harus ke Bali untuk mendapatkan suasana kafe yang seperti
itu?
Pastinya tidak, karena di Surabaya sudah banyak kafe
yang mengadopsi bentuk dan dekorasi kafe-kafe di Bali untuk menarik
pengunjung yang rindu akan nuansa pulau dewata. Salah satunya Bali Box
yang terang-terangan mengusung nuansa Bali yang kental.
Dilihat dari segi interior bangunannya, kafe yang berlokasi di Food City Graha
Famili
Mengingatkan
pada bangunan kafe outdoor yang banyak tersebar di Bali. Dari sisi
tenda kafe, meja kursi yang terbuat dari kayu, bahkan nuansa bar non
alkohol yang semua berkesan minimalis.
“Meskipun ada mini bar,
tetapi semua minuman yang kami jual non alkohol. Begitupun dengan
makanan yang disajikan di sini, semuanya sudah halal. Jadi disesuaikan
dengan kondisi masyarakat di Surabaya,” kata Budi Tri Utomo, chef Bali
Box.
Begitupun dengan musik yang ditampilkan di kafe yang buka
mulai jam 4 sore hingga tengah malam ini. Meski sekadar dari pemutar
musik, tetapi lagu-lagu yang dilantunkan melalui sound merupakan lagu
pilihan yang disesuaikan dengan suasana dan pengunjung kafe. “Banyak
dari pengunjung yang datang ke sini suka dengan musik yang kami putar.
Makanya mereka kadang minta format MP3-nya,” cerita Budi.
Tak
hanya dari beberapa hal di atas, kesan Bali yang ditonjolkan di kafe
ini juga terlihat dari segala jenis sajian makanan dan minuman yang
ditawarkan ke konsumen.
Untuk makanan yang berat misalnya, ada
nasi campur khas Bali yang disajikan dengan ayam. “Kalau di Bali
menggunakan daging babi, tetapi untuk bisa dimakan oleh semua orang
Surabaya, daging babinya kami ganti dengan ayam. Kalau komposisi
lainnya masih sama,” jelas Budi.
Menurut Budi, nasi campur khas
Bali ini pula yang jadi menu andalan dan paling banyak dipilih
pengunjung. “Rasanya kena dan pas di lidah,” ujar salah seorang
konsumen.
Kemudian masih ada iga barbeque dan asam-asam iga
Bali. “Untuk menu iga yang di sini semuanya diambil dari iga sapi muda,
jadi tidak terlalu keras dan alot,” kata Budi. Adalagi sayur buah
pepaya, plecing kangkung yang menggunakan kangkung langsung dari
Lombok, serta ikan bakar Djimbaran yang kerap menjadi menu favorit saat
di Bali.
Untuk minuman, kafe ini menawarkan cornael box, sejenis
jus jagung dengan cream. Keunikan jagung inilah yang membuat konsumen
banyak yang tertarik dengan minuman ini. “Enak, rasanya lain, nggak
seperti jus buah yang selama ini kita minum,” kata Didi. Lalu, ada juga
kopi, teh, dan Bali Box punch yang tidak kalah unik disbanding cornael
box.
Dengan konsep outdoor yang menawarkan ketenangan tersebut,
tidak jarang kafe ini dijadikan tempat gathering dari beberapa
komunitas. Untuk regulernya, memang konsumen yang datang cukup beragam.
“Kalau agak sore gini banyak dari kalangan keluarga. Tetapi kalau sudah
malam, gantian anak mudanya yang nongkrong untuk ngopi atau main
internet sepuasnya dengan fasilitas wifi yang tersedia,” kata Budi.dwi
Sumber: Surabaya Post