Slruuup...!! Gurih Wangi Soto Bang Udin
Soto
berkuah putih dengan sedikit semburat kekuningan mengepul wangi. Babat,
iso, daging dan paru sapi yang jadi isiannya sungguh empuk lembut di
lidah. Setelah diaduk dengan air jeruk limau, dan disuap bersama acar
mentimun. Wouw... sungguh gurih, pedas sedikit asam rasanya! Makin
nikmat setelah ditambah taburan emping yang kriukā¦kriuk renyah! Mau
coba?
detikFood
| Entah mengapa soto dalam berbagai varian selalu jadi pilihan saya
saat perut sedang lapar berat. Dibandingkan soto daerah Jawa yang
berkuah bening dan segar, soto betawi memang berbeda. Kuahnya putih
karena memakai santan plus susu sapi segar sebagai kuahnya. Soto ini
selalu memakai campuran daging sapi berikut jeroan untuk isiannya.
Pelengkapnya tentu saja taburan emping plus acar timun dan cabai rawit!
Sebenarnya
saya punya 'jagoan' buat soto Betawi. Soto Sambung Nikmat yang ada di
Pondok Pinang, Soto Bang Hussen yang ada di Manggarai dan soto Afung di
kawasan Glodok, Pancoran. Meskipun bumbunya sederhana, memakai cengkih,
kapulaga, merica dan pala tetapi kelezatannya justru terletak pada
kaldunya.
Kaldu ini ada yang diracik dengan paduan santan dan
susu sapi segar dengan bumbu yang kekuningan atau kemerahan. Buat saya,
soto Betawi dengan kuah kemerahan rasanya lebih pas dengan selera, agak
pedas menggigit dan aromanya lebih harum sehingga kuah gurihnya tidak
terasa dominan di lidah.
Karena itu saat melintas Jl. Lapangan
Tembak Cibubur, tak jauh dari kali Caglak, warung bang Udin langsung
menarik perhatian. Maklum saja, kerumunan motor dan mobil sangat padat
di bagian depan warung soto ini. Memasuki warung yang terlihat mungil
ini barulah saya sadar bahwa warung ini merupakan teras atau emperan
rumah bang Udin. Bangunan rumah yang megah berlantai dua dengan keramik
putih persis menyatu di belakang warung sehingga tak terlihat dari luar.
Di
bagian depan warung dipakai sebagai 'open kitchen'. Ada lemari kaca
berisi aneka jeroan sapi dan daging sapi. Di sisinya ada panci berisi
kaldu yang selalu di panaskan. Sedangkan di sisi yang lain dipakai
sebagai tempat meracik minuman plus tempat membakar satai. Tentu saja
aroma harum kaldu terus-menerus menguar diselingi aroma satai yang
dibakar. Hasilnya, perut yang kosong pun jadi makin melilit!
Akhirnya
semangkuk soto Betawi dengan isian jeroan plus daging dan semangkuk sup
iga sapi pun disajikan panas mengepul. Kuah soto Betawinya tidak putih
pucat tetapi juga tidak kemerahan, sedikit kekuningan dengan semburat
warna oranye yang tipis. Porsinya tidak terlalu besar dan isinya cukup
banyak. Irisan tomat, daun bawang, kentang dan taburan bawang goreng
melengkapi soto ini.
Hirupan pertama kuah soto yang tak terlalu
pekat ini langsung memberi rasa gurih yang nonjok. Aroma wangi kapulaga
dan cengkihpun terhirup semerbak! Agaknya pemakaian rempah yang pas
menjadi kunci kelezatan kaldu soto ini sehingga terasa segar di lidah.
Setelah diaduk dengan air jeruk limau dan sedikit kecap manis, rasa
kaldunya makin hebat, gurih, asam sedikit manis! Daging dan jeroannya
sangat empuk, lembut dengan jejak gurih yang tak berlebihan.
Tampilan
sup iga sapinya tak kalah menggoda. Potongan iga sapi tersembul di
dalam kuah yang bening dengan irisan daun bawang di sela-selanya.
Isinya cukup padat dan sup bening ini memang gaya sup daging Betawi
yang berbumbu bawang, merica, pala dan garam. Kuahnya yang tidak
berminyak ternyata rasanya sangat gurih dengan aksen dan aroma kaldu
yang kuat. Beningnya kaldu sebagai tanda sup dimasak dengan api kecil
dan iga dimatangkan perlahan.
Iga sapi lokal yang tidak berlemak
melengkapi kelezatan sup ini. Dagingnya empuk, mudah terlepas dari
tulang dengan rasa gurih yang meresap dalam dagingnya. Saat diaduk
dengan sedikit sambal rawit, rasanya jadi makin enak, gurih-gurih
pedas! Hmm... tak terasa suapan nasi dan kerupuk tepung yang mengiringi
sup ini membuat perutpun jadi kenyang.
Rupanya racikan sup yang
sedap ini tak berharga mahal, semangkuk sup betawi campur Rp 13.000,00
dan sup iga sapi Rp 13.000,00. Agaknya lain kali saya akan mampir lagi
untuk mencicipi satai kambing bang Udin yang pastinya bakal enak
disantap panas-panas dengan paduan sup iga! (dev/Odi)
Soto Bang Udin
Jl. Lapangan Tembak No.4, Cibubur
Jakarta Timur
Telpon: 021-87708667
Sumber: detikFood
Kunjungi juga Blog KoBaMa