Dari milis sebelah nih... sebenarnya aku yakin semua sudah paham yang kaya 
beginian, hanya sekedar mereview,  semoga bermanfaat buat kita semua...let's 
think like Pygmalion...

Regards,

Andi Joy

Hukum Pygmalion - Hukum Berpikir Positif ..
Pygmalion adalah seorang 
pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. 
Karya 
ukiran tangannya sungguh bagus.Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia 
dikenal dan isenangi teman dan tetangganya. 

Pygmaliondikenal sebagai 
orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang 
baik.
* Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. 
Tetapi Pygmalion berkata, "Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini." 
* Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan 
Pygmalion berbisik, "Kikir betul orang itu." Tetapi Pygmalion berkata, "Mungkin 
orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu". 
* 
Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah 
merasa iba, "Kasihan, anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang 
cukup di rumahnya." 

Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat 
suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah 
berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal 
baik dibalik perbuatan buruk orang lain. 

Pada suatu hari Pygmalion 
mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran 
manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia 
betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik. 

Kawan-kawan Pygmalion berkata, "Ah,sebagus- bagusnya patung, itu cuma 
patung, bukan isterimu." 

Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu 
sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. 

Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap 
Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, 
yaitu 
mengubah patung itu menjadi manusia betul.. Begitulah, Pygmalion hidup 
berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh 
negeri Yunani. 
Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak 
pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan 
atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi 
positif.

Misalnya, 
* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, 
maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita. 
* Jika kita 
memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul 
menjadi cerdas. 
* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar 
sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan. 

Dampak 
pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion.

Pikiran kita memang 
seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik 
positif maupun negatif. 
* Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga 
kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes. 
* Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur, akhirnya ia 
betul-betul menjadi tidak jujur. 
* Kalau kita sudah putus asa dan merasa 
tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita 
betul-betul akan gagal. 

Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga 
dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, 
bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita 
tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain. 

Kita tidak 
menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain. Kita tidak 
menduga-duga yang jahat tentang orang lain.
Kalau kita berpikir buruk tentang 
orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada 
seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. 
Tetapi jika kita berpikir buruk,kita akan menjadi curiga, "Barangkali ia sedang 
mencoba membujuk," atau kita mengomel, "Ah, hadiahnya cuma barang murah." Yang 
rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri. Kita menjadi mudah 
curiga. Kita menjadi tidak bahagia. 

Sebaliknya, kalau kita berpikir 
positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, "Ia 
begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita." 

Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita 
pakai.

* Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak 
kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata 
yang 
terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau 
benci 
akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kaca mata yang 
damai akan menjadikan hidup kita damai. 

Hidup akan menjadi baik kalau 
kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. 
Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik 
tentang Tuhan.
Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan.. Keluarga 
menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan 
menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti 
Pygmalion, begitulah. 

MAKE SURE YOU ARE PYGMALION and the world will be 
filled with positive people only........ ....how nice!!!! 
 

________________________________
 Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
   


      Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard 
Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke