Masakan Nikmat Kreasi Rosa Susanto



WARGA
evergreen yang satu ini memiliki keahlian dalam mengkreasikan masakan.
Dari tangan dinginnya, tercipta puluhan resep masakan nikmat yang
sering disantap para pengunjung Rumah Makan Baliwerti di Jalan Pahlawan
miliknya. Hingga kini, Rosa Susanto masih aktif menjalankan bisnis
makanan tersebut. Bahkan, wanita yang akan memasuki usia 74 tahun pada
22 Juni itu juga sering terjun sendiri ke dapur untuk menyiapkan
masakan bagi para pelangggan.

"Salah satu masakan favorit
pelanggan di sini adalah masakan tim ayam," kata wanita yang lebih
dikenal dengan nama Aik Ie Djin (Rogojampi) itu.

Masakan
tersebut, kata dia, merupakan salah satu yang bersejarah baginya.
Sebab, saat pertama menekuni bisnis makanan, masakan tim ayam tersebut
menjadi menu andalan. "Pertama kali buka tempat makan pada 1973 dulu,
hanya ada dua masakan. Ayam goreng dan tim ayam," ujar ibu tiga anak
itu mengenang.

Kala itu, masyarakat lebih memilih masakan ayam
goreng daripada ayam yang ditim. Tapi, sekarang keadaannya berbanding
terbalik. Para pembeli justru mencari tim ayam daripada ayam goreng.
Mereka biasa memesan jenis masakan tersebut lebih banyak daripada menu
ayam goreng. "Kalau beli bisa enam sampai sepuluh potong. Ayam
gorengnya paling hanya satu potong," ujar nenek enam orang cucu itu.

Tim
ayam memang tidak banyak mengandung lemak. Sebab, memasaknya tidak
memakai minyak. Ayam cukup ditim atau dimasak dalam panci presto.
Selain itu, ayam yang digunakan adalah ayam kampung. Ayam tersebut
dikenal memiliki cita rasa enak, tapi sedikit lemak. Dengan demikian,
masakan itu benar-benar aman dikonsumsi, terutama oleh warga evergreen,
karena tidak menaikkan kadar kolesterol dalam tubuh.

"Masakan tim ayam itu juga berkhasiat," kata wanita kelahiran Surabaya tersebut.

Tim
ayam yang menggunakan bumbu utama jahe tersebut membuat stamina tubuh
tetap terjaga dan hangat. Sebab, dalam jahe, terdapat senyawa kimia
yang mengandung rasa pedas (gingerol, zingeron, dan shogaol). Selain
itu, tim ayam berkhasiat mengatasi berbagai penyakit, seperti batuk,
demam, asma, masuk angin, pegal-pegal, dan rematik. "Menu lain yang
terbuat dari ayam, seperti tim ayam arak dan ayam obat, juga
berkhasiat," jelas wanita yang hobi menulis di rubrik Tekad Sayang itu.

Masakan
tim ayam arak biasa dikonsumsi wanita yang baru melahirkan. Ayam obat
dikonsumsi anak-anak untuk membantu tumbuh kembang mereka. Tapi, dua
masakan itu juga bisa dikonsumsi untuk warga evergreen untuk
mempertahankan kebugaran dan kekuatan tubuh. "Jangan lupa juga
mengonsumsi sayur untuk memenuhi kebutuhan serat tubuh," katanya.

Untuk
masakan sayur, wanita yang pernah menjadi guru sekolah dasar itu
memiliki resep andalan yang terbuat dari pare. Yakni, sambal goreng
pare. Meski menggunakan bahan utama pare, untuk menambah asupan nutrisi
dalam masakan, Rosa juga menambahkan bahan lain yang dibutuhkan bagi
tubuh. Misalnya, udang dan ikan peda. Dengan demikian, kebutuhan
protein tubuh terpenuhi. "Dalam masakan saya ini, parenya tidak pahit,"
katanya. Tapi, saat ditanya tentang resep menghilangkan rasa pahit pada
pare, Rosa enggan membuka rahasia.

Sama dengan masakan tim ayam,
sambel goreng pare ala Rosa juga mengandung manfaat. Tidak hanya untuk
melancarkan urusan ke belakang. Lebih dari itu, pare bermanfaat sebagai
antikanker. 

Disuruh Mertua Potong Sayur, Rosa Pingsan

SEKARANG,
Rosa Susanto terkenal sebagai seorang ahli membuat masakan. Namun, itu
tak terjadi saat dia masih muda. Sebab, dia baru punya keinginan
belajar masak setelah menikah.

"Mama saya pintar masak. Tapi,
saya tidak sempat belajar karena sibuk bermain," katanya sambil
tersenyum. Gara-gara enggan belajar memasak itulah, hingga awal menikah
Rosa tidak paham urusan dapur. Bahkan, dia pernah pingsan saat disuruh
memotong sayur oleh sang mertua. Mungkin karena tidak terbiasa dan
didukung kondisi fisik yang lemah, kejadian menggelikan tersebut
menimpa dia. "Dulu saya memang ringkih (lemah, Red)," ucapnya.

Untung,
sang mertua paham apa yang dibutuhkan oleh Rosa. Untuk membuat tubuhnya
sehat dan kuat, setelah melahirkan anak pertama, wanita kelahiran
Surabaya itu selalu dibuatkan tim ayam arak. Selama sebulan penuh, dia
wajib mengonsumsi masakan berasa manis tersebut. Rosa sejatinya bosan.
Tapi, lama-kelamaan setelah tahu khasiat masakan itu, Rosa ketagihan.
"Sampai sekarang badan saya kuat dan sehat. Ternyata, masakan tersebut
benar-benar bermanfaat," ujarnya.

Sejak kondisi fisik dan
staminanya kuat, Rosa mulai belajar memasak. Ibu tiga anak itu rajin ke
dapur demi memperoleh ilmu memasak dari mertuanya. Hingga akhirnya, dia
benar-benar bisa menyajikan masakan yang enak. Saat orang lain
mengonsumsi makanan buatannya dan mengatakan enak, Rosa tambah
bersemangat untuk berkreasi membuat masakan. Bahkan, dia memberanikan
diri membuka tempat makan di lahan depan rumah orang, di daerah
Baliwerti, bersama mendiang suaminya, Susanto, dan saudara. "Dulu kami
buka pukul lima sore, pukul sembilan malam sudah tutup. Laris sekali,"
ucapnya.

Karena tempat berjualan belum permanen, setiap ada
hujan Rosa dan tim harus bekerja keras meminggirkan barang dagangan
agar tidak terkena tetesan air. Tak jarang, keadaan tersebut membuat
para pelanggan tidak nyaman menikmati makanan.

Tapi sekarang,
kondisi itu tidak ditemui lagi. Sebab, kini Rosa punya rumah makan yang
cukup nyaman. Bahkan, makanan yang disajikan beragam. Bukan hanya ayam
goreng dan ayam tim. Ada lebih dari sepuluh resep masakan kreasi nenek
enam cucu tersebut yang dapat dipesan pengunjung. "Tidak ada resep
khusus untuk membuat masakan enak dan khas," jawab Rosa saat ditanya
tentang rahasia keberhasilan di bisnis makanan itu.

Bahkan,
untuk urusan bumbu, dia lebih sering menggunakan ilmu kira-kira. Sebab,
selama ini dia memang membuat bumbu untuk masakannya tanpa alat
tertentu. Karena sudah terbiasa memasak dan membuat bumbu, wanita yang
tahun ini akan menapaki usia 74 tahun itu tidak kesulitan ketika harus
membuat bumbu atau masakan dalam jumlah besar. "Biasanya, membuat bumbu
ya satu panci," ucap dia.

Bumbu sebanyak itu dibagi di dua
tempat. Sebab, selain rumah makan di Jalan Pahlawan, wanita yang senang
menyapa rekan melalui udara tersebut memiliki cabang rumah makan di
salah satu mal. Tidak heran jika setiap hari dia harus rela bangun pagi
untuk membuat bumbu atau masakan yang akan disajikan bagi para
pelanggan rumah makannya. "Dulu, masak hanya hobi, sedangkan sekarang
menjadi suatu pekerjaan yang mendatangkan uang bagi saya," ujar anak
kedelapan di antara 15 bersaudara itu sambil tersenyum. (may/dos) 


Ayam Tim Berkhasiat

Bahan:

1 ekor ayam kampung plus hati ampela
Air sekitar 1,5 liter

Bumbu:
- 4 ruas jahe
- Garam secukupnya

Cara Membuat:
-
Ayam yang sudah dipotong dibersihkan. Kemudian, bagi menjadi delapan
bagian supaya tidak terlalu besar dan mudah untuk dimakan.
-
Masukkan ayam ke panci presto. Tambahkan air hingga ayam terendam.
Masukkan jahe yang telah dimemarkan dan jangan lupa tambahkan garam
secukupnya.
- Tutup panci sampai rapat. Masak ayam sampai lunak sekitar 15 menit, kemudian 
angkat dan hidangkan.

Keistimewaan:

- Masakan ini berkhasiat untuk menjaga tubuh agar tetap hangat karena 
mengandung bumbu jahe.
-
Bagi yang kurang suka dengan masakan ayam goreng, ayam tim ini dapat
dijadikan alternatif karena tidak mengandung banyak lemak dan tidak
dimasak dengan minyak.



Sambal Goreng Pare

Bahan:
- 1,5 kg pare
- 2 ekor ikan peda
- 1 kg udang
- 2 ons pete
- 2 bungkus tempe

Bumbu:
- 8 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1 ons cabai merah besar dicampur dengan cabai rawit
- 4 buah belimbing wuluh
- 4 buah tomat
- 1 butir kelapa diambil santannya
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya

Cara Membuat:
1. Pare dikupas, dibersihkan, dan dipotong-potong. Ikan peda juga dibersihkan 
dan disuwir-suwir dagingnya.
2. Udang dikupas kulitnya dan buang bagian kepalanya.
3. Tempe dan pete dipotong-potong sesuai dengan selera.
4. Bawang merah dan bawang putih yang telah diiris tipis ditumis dengan sedikit 
minyak, aduk hingga harum.
5. Kemudian, masukkan udang yang telah dibersihkan, pare, ikan peda, pete, dan 
terakhir tempe.
6. Aduk hingga rata. Lalu, tambahkan semua bumbu, mulai cabai, belimbing wuluh, 
tomat, gula, dan garam.
7. Tambahkan santan dari satu butir kelapa. Masak dan aduk terus hingga 
mendidih, kemudian angkat dan siap dihidangkan.

Keistimewaan:
8. Masakan ini mengandung bahan yang lengkap. Ada sayur yang mengandung serat 
dan juga protein dari udang dan ikan peda.
9. Pare yang terkenal dengan rasa pahit juga bermanfaat untuk kesehatan.



Nasi Goreng Jawa Istimewa

Bahan:
- Nasi putih satu mangkuk kecil atau satu porsi
- Telur satu butir
- Satu buah filet daging ayam

Bumbu:
- 2 buah cabai besar
- 2 siung bawang merah
- 1 siung bawang putih
- 2 sendok makan kecap manis
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Bubuk kaldu secukupnya

Cara Membuat:
1. Cabai besar, bawang merah, dan bawang putih dihaluskan. Lalu, tumis dengan 
sedikit mentega.
2. Tambahkan satu butir telur yang telah dikocok, aduk hingga menyerupai telur 
orak arik, kemudian tambahkan ayam.
3. Lalu, masukkan nasi, aduk terus hingga bumbu tercampur rata dan menyatu 
dengan nasi.
4. Masukkan bumbu-bumbu lain, mulai kecap manis, gula, garam, dan bubuk kaldu. 
Masak terus hingga nasi goreng menjadi kering.
5. Setelah masak, angkat dari penggorengan dan sajikan dengan telur mata sapi 
plus mentimun.

Keistimewaan:
-
Nasi goreng ini memiliki cita rasa gurih. Tapi, rasa gurih itu bukan
berasal dari bumbu penyedap, melainkan dari bubuk kaldu yang dipadu
dengan bumbu.
- Memasaknya tidak membutuhkan waktu lama. 

Sumber: JAWA POS
Baca juga di: http://kecap-bango.blogspot.com/


      

Kirim email ke