Waktu saya kecil sebagian besar buah2an ini masih bisa sya dapatkan didaerah saya (serpong). Kini makin sulit saja tuk mdapatkannya.. (banyak lahan yg digusur jd hutan beton..) Sedih juga sih melihat etalase toko buah dipenuhi ragam buah impor, bahkan sya pernah liat Jambu air dan mangga pun impor (sungguh keterlaluan!)
Di pasar tradisional bisa saja kita dapatkan, tp krn itu buah2an lokal kita jd turun mjadi kelas dua. Kalah pamor dibanding buah2an impor yg dipajang di swalayan modern dgn indahnya dgn sentuhan artistik. jika saja ada pengusaha yg berani membuka toko buah modern yg hanya mengkhususkan pada buah2an lokal saja.. alangkah senangnya. Best Regards, Lia Aristiawati =================================== -------------------------------------------------------------------- This message contains confidential information and is intended only for the addressee named. If you are not the named addressee (or authorised to receive for the addressee), you must not disseminate, distribute or copy this email.Please notify the sender immediately by e-mail if you have received this e-mail by mistake and delete this e-mail from your system
