Siap boss!

Please add my Facebook: 
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia

  ----- Original Message ----- 
  From: Silih AW 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, May 26, 2009 7:51 PM
  Subject: [iPerhumas] (OOT) Hari-hari Terakhir Gultik Bulungan








  Dear alls, terutama mas Radityo sebagai pemilik Bangomania. 
  Setelah hampir 5 tahun tidak makan Gule Uenak di Bulungan, kita sering 
menyebutnya Gultik (karena ada di tikungan, tapi sering diplesetin Gule Tikus), 
tadi pagi saya sarapan gultik dengan mantan pacar. 
  Agak heran, karena kok yang buka hanya satu. Biasanya kalo pagi ada sekitar 2 
atau 3 pikulan. Karena memang mereka buka 24 jam, dan modelnya applausan. Dulu, 
saat masih di Toyota, sehabis jaga di Indonesia Motor Show, saya dengan 
beberapa teman wartawan menjadikan Gultik sebagai tempat nongkrong cari makanan 
malam. 
  Ternyata, pagi tadi, hanya ada satu yang tersisa; yang dekat warung. Pas saya 
tanya, ternyata yang lainnya sudah digusur; karena rumah dimana Gultik berada 
sudah ada yang beli. Ketika saya tanya, mau pindah kemana....mereka jawab 
"belum tahu, pak."
  Waduh, kalau gultik digusur, hilang sudah semua kenangan dan kenikmatan 
makanan pinggir jalan yang legendaris. 
  Mas Radityo, Bangomania sebagai pecinta kuliner kayanya mesti bertindak nih, 
mas......kan sebagai pertanda cinta kuliner nusantara. Mungkin kita bisa bikin 
semacam kampanye penyelamatan Gultik, bisa juga dimotori sama Perhumas Muda 
nih. 
  Biar kalo habis ngobrol malam, ada tempat nongkrong yang uenak. Jauh lebih 
enak daripada kafe-kafe yang cozzy itu:).
  Demikian laporan habis sarapan. 
  Salam, 


  Silih Agung Wasesa





  

Kirim email ke