Menikmati Menu Rumahan yang "Ndeso"
SURABAYA | Kesan yang muncul ketika makan di hotel berbintang, umumnya masakan asing atau internasional. Tetapi tentu saja, kenikmatan keragaman masakan asli Indonesia tidak terbandingkan, terlebih lagi dinikmati di hotel. Coba saja nikmati ayam goreng penyet dan tahu-tempe penyet dengan sambal pedas manis asin di Cafe Taman Surabaya Plaza Hotel (SPH). Bahkan sebelum makan pun terasa menggelitik karena nama-nama makanan terdengar ndeso. Ayam goreng penyet dinamakan ayam penyok. Ada pula paket mbok dewor yang terdiri atas tahu, tempe, dan telur goreng lengkap dengan sambal yang pedas mantap dan beraroma bawang. Sebagai camilan, tersedia udang dlondeng yang dimakan dengan saus tartar. Demi Chef Surabaya Plaza Hotel Basori yang menyiapkan menu itu mengatakan, nama-nama makanan memang disesuaikan dengan konsep menu rumahan. Mbok dewor dalam bahasa jawa timuran berarti ibu saya, sedangkan dlondeng artinya panjang. Aneka bumbu Ayam goreng pada menu ayam penyok terasa gurih dan harum. Sebab, sebelum digoreng, ayam direbus dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, sereh, daun jeruk, daun salam, lengkuas, jinten, dan ketumbar. Mereka yang menyukai ayam goreng yang lebih lembut, perlu meminta supaya ayam tidak digoreng terlalu kering. Setelah digoreng dan dipenyet, ayam pun penyok dan dihidangkan bersama siraman sambal penyok. Penggemar sambal yang tidak terlalu pedas akan sangat menyukai sambal penyok. Selain harum karena berbagai bumbu dapur, sambal itu menjadi istimewa karena dibubuhi gerusan udang. Dengan nasi pulen dan lapapan, menyantap ayam penyok membuat makan siang atau makan malam terasa sedap betul. Apalagi, ditambah 3T, yaitu tahu, tempe, dan telur dadar yang bersambal pedas, terasa makin mantap. Harga masakan rumahan itu Rp 35.000 satu porsi. Kudapan sebelum atau sesudah makan yang tidak kalah nikmatnya adalah udang dlondeng. Udang berukuran 60 gram berbumbu dan berkulit tepung renyah itu sangat cocok dimakan dengan saus tartar. Curly french fries (kentang goreng keriting) melengkapi dan menjadi pemanis hidangan itu. Sebagai teman makan, minuman segar seperti jus buah bisa menjadi penutup makan. Kafe itu juga menyediakan paperita yang penuh vitamin C. Minuman yang dikreasikan oleh bartender M Iqbal itu mengombinasikan paprika, sedikit aroma cabai merah, jeruk lemon, dan vodka. Aroma minuman asam manis segar itu diperkaya dengan daun basil dan lada hitam. (Nina Susilo) Sumber: KOMPAS JATIM Foto: krisnahome.blogspot.com Klik juga http://kecap-bango.blogspot.com atau www.bangomania.org
