Prolog FJB 2009 Surabaya
07 August 2009
.fullpost{display:inline;}
Boleh
dikata, event kuliner tahunan yang hingga kini paling eksis
dilaksanakan penuh konsistensi adalah Festival Jajanan Bango (FJB). Di
bawah PT Unilever Indonesia Tbk, merek Kecap Bango kian melegenda
dengan gelaran rutin festival kuliner nusantara yang berlebel FJB ini.
Berkat
agenda setahun sekali itu pula, FJB mampu memiliki komunitas yang cukup
banyak pengikutnya yang tergabung dalam Bangomania. Dari anggota milis
yang terdata sampai saat ini tak kurang dari 3.000 milliser aktif dan
menyemarakkan milis dan blognya dengan aktivitas saling tukar informasi
kuliner nusantara. Saya pun tak ragu untuk turut bergabung di dalamnya.
Tahun
ini, kampanye Bango pun kembali digelar di Surabaya. Bila pada tahun
lalu pada penanggalan yang sama 8 Agustus 2008 yang bertepatan dengan
80 tahun Kecap Bango, kemeriahan itu tertumpah di Senayan Jakarta, maka
tahun ini, 8 Agustus 2009 giliran masyarakat Surabaya yang dapat
menikmati penutupan FJB.
Seakan tak mau
ketinggalan dengan 2 kota yang mendahuluinya, Jakarta serta Bandung,
Surabaya yang dikenal sebagai kota Pahlawan besok (8/8) akan menjadi
saksi kemeriahan pesta kuliner nusantara itu. Apalagi ada panggung
hiburannya yang dimeriahkan oleh penampilan Krisdayanti.
Dari
pengalaman tahun-tahun sebelumnya, saya pun sudah menyiapkan list
makanan yang hendak diburu nanti. Setidaknya ada beberapa makanan unik
yang jarang sekali dicoba oleh orang biasa. Misalnya saja sate kuda.
Kebetulan
sekali, tahun ini, FJB mengundang Sate Kuda Kapasari Cak Moel. Saya
belum pernah mencobanya, jadi besok adalah kesempatan emas untuk
mencicipi sekaligus mendulang info tentang menu spesial yang satu ini.
Bila
di FJB Jakarta 23-24 Mei lalu saya sudah termakan provokasi Surya
Saputra untuk mencoba menu Brongkos, maka sebisa mungkin saya akan ajak
hots Bango Cita Rasa Nusantara itu untuk mencoba kedahsyatan sate kuda
yang langka ini.
Menu lain yang sepertinya tak bisa saya lewatkan
adalah Nasi Udang Bu Rudi. Dan, agaknya saya harus menahan diri untuk
makanan kelas berat dulu seperti sate kambing dan sejenisnya, karena
kondisi kesehatan masih kurang stabil. Untung sewaktu FJB Jakarta lalu
saya sudah berkesempatan menikmati Sate Pejompongan, jadi tak menyesal
deh bila besok absen menu tersebut.
Jajanan yang akan saya kejar
besok adalah Bubur Madura dan Ketan Ireng. Rasanya dua menu ini ringan
namun bergizi tinggi. Jadi masih aman-aman sajalah. Sekalian mo mampir
ke Soto Madura Wawan. Lama sudah tak menyeruput kesegaran kuahnya dan
dagingnya yang empuk.
Oh ya, bagi Anda yang ingin gabung besok,
jangan lupa bawa payung. Maklum lapangan Makodam cukup panas. Sekalian
buat persiapan dech buah antre Rujak Bango yang dibagikan gratis dalam
jam-jam tertentu. Oke. Sampai jumpa besok ya...
Diposting oleh
ruang baca
di
4:51 PM
Label:
Festival Jajanan Bango