Disetrum Kepiting Saus Cabai Nan Dahsyat



JAKARTA
| Jangan ngaku penggemar seafood kalau belum cobain resto yang satu
ini. Kepiting telur super Papua nan dahsyat dengan siraman saus cabai
yang puedes dijamin akan membuat lidah kesetrum. Tak ketinggalan cumi
madu plus udang bakar telur yang segar membuat rasanya jadi makin
dahsyat!

Banner berwarna biru bertuliskan d'ocean, sebuah resto
seafood yang masih terbilang gress ini kerap saya lewati setiap menuju
arah Santa. Sebagai penggemar seafood rasanya saya wajib untuk
menyambanginya. Akhirnya rasa penasaran saya terpuaskan pada hari Jumat
lalu. Karena tak jauh dari kantor, sepulang kerja saya bersama seorang
teman langsung meluncur ke Komplek Tendean Square tempat d'ocean berada.

Seperti
banner di luar, warna biru juga mendominasi interior restoran yang
berkonsep modern. Di area kanan sebuah kursi panjang biru menempel
dinding tempat dimana dipajang bermacam-macam foto-foto para artis yang
pernah bersantap di sini. Sebut saja Pasya Ungu, Adjie Pangestu, Slank,
Tofu, Arzeti, hingga Mbah Surip.

Setelah mengambil tempat duduk
saya pun langsung membolak-balik buku menu. Ternyata menunya sangat
komplet mulai dari ikan, udang, cumi, kepiting, dan kerang tersedia di
resto ini. Yang spesial adalah beberapa menu seafoodnya mengandung
telur, seperti udang galah, cumi telur dan kepiting telur. Wah wah...
membayangkannya saja hampir membuat liur saya menetes.

Hal itu
saya buktikan saat akan memesan kepiting yang tersedia hanyalah
kepiting telur jumbo dan telur super. Cara memasaknya pun cukup
beragam, ada bumbu lada hitam, chilli sauce , dll. Lalu ada pula kerang
bambu dan hijau, serta buat penyuka ikan beberapa jenis ikan seperti
bawal, baronang, gurame, kuwe, dan dori bisa jadi pilihan. Ikan ini
bisa dimasak ala jimbaran, malaka, dan sweet sour.

Tahu Telor
Merapi menjadi appetizer pilihan kami. Disusul oleh Cumi Telur Bakar
Saus Madu, Chilli Crab yang mirip dengan Singapore Chilli Crab, serta
kangkung lombok belacan. Sayang saat ingin memesan udang galah,
ternyata menu tersebut sudah sold out. Padahal saat itu jam baru
menunjukkan pukul 7 malam.

Tak menunggu terlalu lama Tahu Telor
Merapi telah tersedia di atas meja. Menurut teman saya hidangan ini
mirip dengan Tahu Telor yang pernah dicobanya di Singapura. Seperti
namanya bentuknya memang mirip dengan gunung merapi, terdiri dari telur
yang dibuat menyerupai sarang burung dengan pondasi dibawahnya berupa
egg tofu . Sebagai pelengkap ada irisan wortel, daun bawang, dan tauge
ditarburkan diatasnya dan disiram dengan saus kacang petis Jawa Timuran.

Untuk
mempermudah menikmati hidangan ini kami diberi sendok besar, garpu dan
pisau. Telur dibuat seperti sarang burung dan saat dipadukan dengan
irisan tahu. Tahunya lembut dilidah, begitu pula dengan telur yang
dibuat unik seperti sarang burung. Siraman saus kacang petis membuat
rasanya diluar dugaan enak sekali! Saya pun jadi ketagihan dengan
hidangan pembuka ini hingga tak bisa berhenti mengunyah nyam nyam...

Cumi
bakar saus madu berukuran gendut dan diiris-iris memperlihatkan
telurnya yang menggoda. Sebagai pendampingnya ada sambal yang cukup
unik yaitu acar cumi. Acar cumi ini disajikan dalam wadah mungil berisi
irisan mangga muda, tomat ijo, belimbing, irisan cabai merah, bawang
merah, sambal, dan jeruk nipis. Lalu disiram dengan susu berwarna putih
dan diaduk rata.

Alas daun pisang menciptakan sensasi aroma yang
sedap pada cumi bakar. Saat dikunyah saya pun cukup terkejut, karena
cumi berukuran besar biasanya cenderung alot seperti karet saat
dikunyah. Tetapi kali ini saya tak mengalami kesulitan untuk
mengunyahnya, hmm... ini membuktikan si cumi benar-benar dalam kondisi
segar saat dimasak.

Yang saya suka meskipun dibakar dengan madu
rasanya tidak terlalu manis. Cocolan acar cumi yang pedas asam berpadu
dengan manisnya madu ternyata membuat rasanya lebih sempurna. Apalagi
saat cumi dipadukan dengan kangkung belacan yang disajikan dalam
hotplate. Kangkung ini konon didatangkan langsung dari Lombok,
ukurannya lebih besar dari kangkung biasa dan saat disantap kres...
kres renyah dengan sensasi belacan yang cukup kuat.

Akhirnya
kepiting dengan saus cabai menjadi serbuan terakhir kami. Saus cabai
yang berwarna oranye kemerahan tampak garang dengan campuran butiran
telur kepiting. Pelengkap yang tak boleh ketinggalam adalah seporsi
mantau goreng yang disajikan di piring yang terpisah. Uniknya dua
pasang sarung tangan plastik disediakan bersama dengan sendok khusus
untuk mempermudah menikmati kepiting.

Setelah memakai
perlengkapan perang kami berupa sarung tangan plastik maka kami pun
mulai menyerbu si kepiting telur. Kepitingnya adalah kepiting dari
Papua yang cukup besar dan berdaging tebal, tentunya dengan limpahan
telur kepiting yang berwarna oranye. Saat mencocol sepotong mantau
goreng pada chilli sauce hingga tetesan terakhir. Benar-benar dahsyat!

Untuk
meredam butiran keringat yang telah menyembul di kening saya pun
menyeruput segelas es teh yang diberi sepotong buah nenas. Hmm...
suegerr! Tak lama kami pun melangkah pulang dengan rasa puas dan perut
kekenyangan. Dalam hati saya pun berjanji akan kembali untuk mencicipi
si udang galah! (dev/Odi) 

d'ocean
Komplek Tendean Square Unit 1-1A
Jl. Kapten Tendean (Wolter Monginsidi) No.122-124
Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Telp: 021-727801117
Jam Buka: 11.00 - 22.00 (Senin-Sabtu) & 10.00 - 22.00 (Minggu)
Range Harga: Rp 20.000,00 - Rp 150.000,00

Sumber: detikFood
Kunjungi juga blog BANGOMANIA di http://bango-mania.blogspot.com





      

Kirim email ke