Mas Apribowo,

Benar dan valid. Kalau kita mau menengok sejarah perkebunan dan pertanian masa 
lalu, sebenarnya banyak tanaman yang aslinya tidak tumbuh di Bumi Nusantara. 
Tak hanya pohon teh, tapi juga tembakau, kedele, bawang putih, kopi, jagung, 
tebu, bahkan tanaman padi sekalipun. Coba deh digoogling, pasti ketemu.
 
Kini apel dan juga anggur mulai dibudidayakan di Indonesia, tentu saja 
menanamnya di wilayah yang sejuk, kawasan pegunungan.Kita harus akui itu, dan 
tak perlu malu. Jadi tak ada kaitannya dengan bangga atau tidak sebagai bangsa 
Indonesia.

Tentang perkebunan teh, itu dulu memang warisan zaman Belanda, lalu 
dinasionalisasi. Selain itu, banyak juga pabrik peninggalan VOC, seperti pabrik 
gula, pabrik keramik di Plered, dll. Sayangnya sebagian besar tidak terawat, 
dan salah dimanajemeni, akhirrnya bangkrut.

salam,

radityo






Please add my Facebook: 
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia
  ----- Original Message ----- 
  From: apribowo rossiyanto_boki 01
 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, September 12, 2009 5:47 AM
  Subject: RE: [bango-mania] Tour de Tambi : Jalan-jalan di Perkebunan teh Tambi


    Bung moderator,

  Apa data/statement itu sudah valid? Seperti perkebunan iti belanda yg 
inisiator, teh bukan dari indonesia.

  Kok saya merasa bung moderator tidak bangga ya dg bangsa sendiri, atau 
mengesankan tidak yakin dg bangsa sendiri.

  Jadi hati2 bung moderator, saat ini suasana ngaku mengaku product bangsa dan 
negara lagi sensitive.

  Maaf kalo saya sedikit sensitif mengenai kebangsaan.

  salam hijau,
  bQ
  Sent from my Nokia phone
  -----Original Message-----
  From: mediacare
  Sent: 13/09/2009 05:10:06
  Subject: Re: [bango-mania] Tour de Tambi : Jalan-jalan di Perkebunan teh Tambi

  Terima kasih untuk postingannya tentang Tambi di Wonosobo, Jawa Tengah. 
Perkebunan ini dulunya didirikan dan dikelola oleh Belanda bukan? 

  Jadi VOC lah yang memperkenalkan dan membudidayakan teh dalam skala luas di 
Indonesia. Sedangkan tanaman teh sendiri bukanlah asli Indonesia. Di google ada 
infonya.

  Menurut Kang Komo, bagusan Tambi (saya suka keliru dengan Tembi di Bantul) 
atau Pagilaran di Kabupaten Batang?

  salam,

  radityo

  Please add my Facebook: 
  Radityo Indonesia
  Mediacare Indonesia
  ----- Original Message ----- 
  From: tomo 
  To: [email protected] ; [email protected] 
  Sent: Friday, September 11, 2009 10:54 PM
  Subject: [bango-mania] Tour de Tambi : Jalan-jalan di Perkebunan teh Tambi

  Kami berangkat dari rumah Turi tanggal 31 Desember 2008 jam 17.00, dengan 
menggunakan 3 mobil. Setelah sholat maghrib di Magelang dan makan malam di 
Temanggung, kami sampai di Perkebunan Tambi jam setengah 11 malam. Kami 
kemudian menikmati minuman teh, lumayan untuk menghangatkan badan dari hawa 
dingin yang menusuk tulang dan setelah minum kami segera menuju ke kamar 
masing-masing yang sudah dipesan. Saya dan Afa kemudian tidur, sementara 
rombongan yang lainnya melewatkan pergantian tahun baru dengan menyaksikan 
pesta kembang api bersama pengunjung yang lain di halaman.

  Keesokan harinya kami menikmati paket agrowisata yang ditawarkan oleh 
Agrowisata Tambi, Paket yang ditawarkan meliputi:
  - Menikmati teh dan makanan ringan khas Wonosobo
  - Berjalan-jalan menyusuri kebun teh
  - Menyaksikan proses produksi teh di pabriknya
  - Sarapan pagi

  Selengkapnya silahkan baca di sini Tour de Tambi di Tahun Baru

  -- 
  ~tomo~
  http://kulineronline.wordpress.com



  

Kirim email ke