YU’ LIMBOEK - Takjil Dawet RasaTape
SURABAYA | Pecel merupakan makanan khas Jawa Timuran. Kemasyuran pecel tak hanya di wilayah Jawa Timur, tapi telah melanglangbuana ke beberapa kota di tanah air. Ke kota manapun pasti ada yang jualan menu ini dan semua orang pasti pernah mencoba mulai pedagang asongan hingga para pejabat. Meski pecel dapat dijumpai di beberapa kota, tapi hanya ada satu kota yang jadi simbol kedigdayaan pecel, yakni Madiun. Sekarang untuk menikmati pecel Madiun tak perlu harus jauh-jauh ke Madiun, sebab di Surabaya ada resto yang menyediakan pecel asli Madiun,Yu' Limboek namanya. Resto yang berlokasi di kawasan Jalan Tunjungan ini menyajikan pecel yang dikonsep ala gedongan. Menikmati pecel di dalam ruang makan yang luas sekaligus ber-AC dan tidak perlu berdesak-desak, tentu akan memberikan sensasi rasa yang berbeda. Satu paket pecel berisi nasi hangat, lalapan, kering tempe, serundeng dan sayur pecel. Untuk sayuran pecel ada kacang panjang, daun singkong, kecambah, bayam, dan kembang turi. Di atas sayuran tersebut lantas disiram saos kacang dengan bumbu rahasia yang diklaim diracik dari kacang murni."Untuk saos, kacangnya lebih banyak sehingga lebih terasa," ujar Andy, pemilik Yu' Limboek, Sabtu (5/9). Pendamping pecel terdapat peyek kacang dan puli (kerupuk yang dibuat dari beras). Semuanya disajikan di atas pincuk (daun pisang) sehingga jadi lebih eksotis. Untuk lauk ada beragam pilihan seperti daging empal, telur, dadar jagung, dan ayam goreng. Sajian lainnya yang tak kalah menggoda adalah daging iga sapi. Di sini, iga dibakar hingga matang dan dibumbui saus kacang. Iga bakar ini dapat dinikmati bersama sayur asem yang isinya juga pakai kacang tanah. Sebagai dessert, ada pilihan es dawet khas Madiun untuk menyegarkan tenggorokan setelah menyantap pecel. Tekstur dawet yang kenyal berpadu dengan kuah santan, bubur sum-sum, ketan hitam, tape dan gula Jawa asli. Berbeda dari dawet kebanyakan, dawet ini memiliki rasa kecut yang bersumber dari tape. Dan di bulan puasa ini, resto ini menyajikan es dawet sebagai sajian andalan takjil. "Takjil biasanya berupa kurma atau kolak, nah kami menawarkan menu takjil yang berbeda berupa es dawet," pungkas Andy. a6 Sumber: SurabayaPost Mampir juga ke http://bango-mania.blogspot.com
