Pondok Nasi Kebuli Ibu Hanna: Sajikan lazisnya Nasi Kebuli dipadu dengan 
empuknya Marak Kambing 

Ingin menikmati kuliner olahan kambing asal negeri seribu satu malam? 
Bertandanglah ke Jalan Abdullah Syafe'i, Jakarta Selatan. Di sana ada sajian 
Kebuli Kambing dan Marak Kambing dari Pondok Nasi Kebuli Ibu Hanna, dengan 
sensasi rasa yang menggoyang lidah. Bumbu rempah khas masakan Arab mendominasi 
citarasanya. Apa ciri khasnya?

Variasi masakan dari olahan kambing muncul dari berbagai daerah dengan ciri 
khasnya masing-masing. Berbagai variasi menu olahan kambing juga selalu 
dikembangkan dan dijadikan menu andalan pasa sebagian besar rumah makan. Begitu 
juga pada menu dari olahan kambing mancanegara yang memiliki citarasa khas 
tersendiri. Antara lai menu Nasi Kebuli, asal Arab. Namun tak perlu jauh-jauh 
pergi ke Arab, Anda bisa langsung menuju ke Pondok Nasi Kebuli Ibu Hanna yang 
jadi favorit.

Sesuai dengan nama rumah makannya, menu yang ditawarkan salah satunya sudah 
pasti Nasi Kebuli. Nasi Kebuli merupakan nasi khas Timur Tengah yang memakai 
beras jenis basmati, beras berbulir panjang dari India dengan aroma, rasa dan 
tekstur yang India banget. Nasi Kebuli biasanya dimasak dalam bumbu rempah yang 
jumlahnya bisa mencapai 18 jenis bumbu, termasuk minyak samin dan disajikan 
dengan daging kambing.

Menu Nasi Kebuli ada Nasi Kebuli Kambing Biasa dan Nasi Kebuli Kambing Spesial. 
Adapula Marak Kambing yang kedengarannya juga menggoda selera. Nasi Kebuli 
Kambing Biasa dan Nasi Kebuli Kambing Spesial, yang membedakan hanyalah ukuran 
porsinya saja. Untuk satu porsi Nasi Kebuli Kambing Spesial, dagingnya bisa 
mencapai berat 300 gr dan nasinya juga lebih banyak.

Menu Favorit. Yang jadi andalan rumah makan adalah Kebuli Kambing Spesial. 
Dihidangkan di atas piring berupa Nasi Kebuli dengan pelengkap potongan daging 
kambing yang telah digoreng dan diletakkan di tepi piring. Selain itu ada 
irisan tomat dan mentimn. Adapula tambahan acar yang terdiri dari irisan nanas 
dan mentimun, serta Sambal yang rasanya manis, pedas dan segar, sehingga mampu 
mengimbangi rasa gurih Nasi Kebuli yang terasa agak berat. Bumbu rempah khas 
masakan Arab seperti jinten, ketumbar, cengkeh, lada, biji pala membuat aroma 
harum menguar dari Nasi Kebuli. Dan satu lagi bumbu yang paling khas yang 
membuat rasa masakan ini semakin kentara khas dari Arab, yaitu kapulaga. jenis 
bumbu Kapulaga adalah bumbu rempah yang berasal dari pegunungan Malabar India 
yang kemudian menyebar ke seluruh dunia termasuk Arab dan Indonesia. Kapulaga 
memiliki aroma yang khas dan harum.
Daging kambingnya juga terasa empuk dan legit, membuat hidangan ini layak 
dicoba. 

Empuknya daging kambing sebagai pelengkap lauk pada menu Nasi Kebuli Kambing 
ini karena daging kambing yang digunakan dipilih berdasarkan acuan berat badan 
kambing muda. "Saya bisanya memilih kambing muda yang beratnya mulai dari 6-8 
kg dan dari jenis kambing putih (yang tidak memiliki bulu). Itulah mengapa 
dagingnya sangat empuk dan tidak bau prengus," jelas Nailah, pemilik.

Menu lainnya yang sayang jika dilewatkan yaitu Marak Kambing. Hidangan ini 
mirip dengan Sop Kambing. Kuahnya berwarna kuning muda berisi potongan daging 
kambing yang juga terasa empuk karena menggunakan daging kambing muda pilihan 
seperti halnya pada menu Nasi Kebuli Kambing. Nasi Kebuli Kambing Pondok Nasi 
Kebuli Ibu Hanna dijual dengan harga Rp 27 ribu, Nasi Kebuli Kambing Special Rp 
40 ribu, Marak Kambing Rp 24 ribu. Menu lainnya ada Lontong Gule Kambing yang 
dijual dengan harga Rp 26 ribu dan Dadar Gule Kambing harganya Rp 26 ribu. 
Kedai ini juga menawarkan menu yang menggunakan daging ayam seperti Nasi Kebuli 
Ayam dengan harga Rp 24 ribu, Dadar Kari Ayam Rp 16 ribu, Kari Ayam Rp 10 ribu, 
dan Kebuli Telor Segitiga Rp 17 ribu. Sedangkan untuk minuman, tersedia aneka 
jus dnegan harga Rp 8 ribu, dan minuman lain mulai dari Es Teh Manis hingga 
Cappuccino dengan kisaran harga Rp 2 ribu-Rp 8 ribu. Terjangkau bukan?

Pondok Nasi Kebuli Ibu Hanna juga menerima delivery order dengan maksimum 
pembelian 10-15 porsi. Sedangkan ongkos kirimnya dikenakan biaya Rp 10 ribu-Rp 
30 ribu tergantung jarak, yang paling jauh hingg 15-20 km. Bila Anda tertantang 
menikmati sensasi rasa olahan kambing khas Timur Tengah ini datang saja 
langsung ke Pondok Nasi Kebuli Ibu Hanna yang mulai buka pada pukul 11 siang 
hingga 21.30 malam. 

Fitri


Info Lebih Lanjut Dapat Menghubungi:
Pondok Nasi Kebuli Ibu Hanna
Jl KH Abdullah Syafe'i No 31, Jakarta Selatan
Telp 021-92326269

________________________________________________________

Resep Nasi Kebuli Kambing ala Pondok Nasi Kebuli Ibu Hanna

Bahan:
300 gr daging has kambing yang sudah dipotong-potong
1 kg beras yang pulen, cuci dan tiriskan
Bumbu Rempah:
1 1/2 sdm ketumbar
1 1/2 sdt jinten
10 cm kayu manis
5 butir cengkeh
1 sdm lada
1/2 butir biji pala, memarkan
8 butir kapulaga
Bumbu Halus:
5 siung bawang putih, sisakan setengah untuk ditumis
150 gr bawang Bombay, cincang
4 cm jahe memarkan
100 ml santan kental
100 ml air
4 sdm mentega untuk menumis

Cara Membuat:
- Rebus daging kambing selama 30 menit
- Gongseng atau sangrai bumbu rempah lalu haluskan atau ditumbuk. Lalu masukkan 
bersama bumbu halus
- Tumis bawang putih dan bawang bombay dengan mentega. Masukkan bumbu campuran 
yang sudah dihaluskan, masukkan daging kambing, masukkan daging kambing, aduk 
hingga kuahnya meresap angkat..
- Siapkan panci, goreng daging kambing hingga matang, sisihkan
- Ambil sedikit bumbu kambing untuk Nasi Kebuli. Siapkan kukusan, kukus beras 
selama 30 menit hingga setengah matang lalu angkat
- Masukkan beras dalam panci lalu tambahkan santan dan bumbu tumisan kambing 
tadi. Jerang di atas api aduk rata hingga santan habis. 
- Aduk rata hingga santan habis. Kukus kembali selama 30 menit hingga matang. 
Angkat 
- Sajikan panas dengan daging kambing goreng dan tomat dan timun.

Sajikan untuk 4 porsi
______________________________________________________

Datangkan kapulaga langsung dari Arab

Kedai berdiri pada Januari 2007 yang merupakan cabang dari pusatnya yang berada 
di Mampang Prapatan. "Karena di Mampang tempatnya kecil, jadi kita buka lagi di 
sini," ujar Nailah, sang pemilik yang berusia 46 tahun ini. Resep masakannya 
berasal dari turun temurum keluarga Naila hyang notabene keturunan dari Yaman. 
"Resep ini semuanya dari ibu saya dan saya hanya mengembangkan," ujar wanita 
keturunan Yaman ini. Nama kedainya "Hanna" merupakan gabungan nama dirinya dan 
putrinya, Hairummisa.

Bahan Baku. 

Untuk menjaga eksistensi kedainya Nailah menggunakan bahan baku pilihan seperti 
daging kambing dan ayam dipesan pada suppilier yang sudah menjadi langganan 
tetap di tempat pejagalan di jalan Pedati, Jakarta Timur, sedangkan bumbu 
seperti ketumbar, jinten, dibeli di pasar Mesteer Jatinegara, Jakarta Timur. 
Khusus untuk kapulaga ia datangkan langsung dari Arab. Kapulaga yang ia dapat, 
dikirimkan oleh adiknya yang tinggal di sana. Karena untuk rempah ini hanya 
dijual di toko-toko khusus dan jarang sekali ada di pasaran.

Dalam mengembangkan usaha, Nailah dibantu 4 orang karyawannya diberikan 
fasilitas makan, bonus tunjangan hari raya, dan tunjangan kesehatan. Nailah 
selalu mengajarkan kepada karyawannya untuk berlaku ramah terhadap pelanggan.

Pelanggan. Selama kurang lebih satu tahun berjualan di lokasi ini, Nailah 
mengakui kondisi bisnis usahanya mulai stabil pada bulan ke lima setelah 
berjualan. Saat itu juga ia sudah mendapatkan pelanggan tetap. Dalam sehari, 
penjualan Nasi Kebuli Nailah bisa mencapai 70 porsi. Selain karyawan di sekitar 
tempat usahanya, tak ketinggalan beberapa artis pernah singgah ke kedai 
miliknya mulai dari presenter Fauzi Baadilah beserta sang istri, penyanyi 
legendaris Muchsin Alatas, Zarima, dan pesinetron Habibie.   

Fitri

Info Kuliner
Senin, 01 Desember 2008

Kirim email ke