Nasi Tak Berbatas di Bakul Tukul



KONSEP masakan murah meriah sering dipakai sejumlah restoran di
Jakarta. Tak terkecuali Bakul Tukul. Tapi jangan salah, warung makan
ini tak ada kaitannya dengan pelawak Tukul Arwana lho.

Berada di
Jalan Syahrir 1D, Jakarta Pusat, atau di depan RS Bunda, Menteng.
Warung makan ini adalah cabang dari Bakul Tukul yang berpusat di Jalan
Boulevard Raya Blok H 4 No 1, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mengusung
kuliner Tanah Pasundan, Bakul Tukul menghadirkan aneka macam menu khas
Bumi Priangan, seperti sayur asem, aneka ikan bakar, ayam bakar, dan
aneka pepes. Terdengar sederhana memang, tetapi ada satu hal unik di
warung makan ini yaitu Anda bisa menambah nasi sepuasnya tanpa harus
merogoh kocek lagi.

Lantas kenapa dinamakan Bakul Tukul? Meski
tak tahu persis ceritanya, Manajer Operasional Bakul Tukul Menteng,
Wiwid, mengatakan nama Bakul Tukul yang berasal dari bahasa Jawa ini
berarti wadah nasi yang berkembang. Ini lantaran pelanggan bisa
menambah nasi sepuasnya.

"Kan tukul dalam bahasa Jawa berarti
berkembang, yang jelasnya harga di sini ngga mukul dan satu lagi kami
tidak ada kaitanya dengan pelawak Tukul ya," tuturnya

Bentuk
warung ini pun sangat khas warung makan Sunda pada umumnya. Dengan
bentuk saung yang luasnya sekitar 20 m x 10 m, warung ini mampu
menampung sekitar 150 hingga 200 pengunjung.

Ini lantaran ada 15
meja yang disediakan di lantai bawah dan 12 meja di lantai atas. Lampu
gantung bertutup seperti caping menambah kesan alami yang dihadirkan
warung ini. Apalagi sebagian besar ruang di warung ini terbuka sehingga
angin leluasa masuk.

Menu yang ditawarkan memang identik dengan
masakan sunda. Ada aneka ikan baik yang dibakar maupun digoreng,
seperti gurame, mujair, ikan mas, bawal, dan nila. Ada juga menu wajib
kuliner sunda seperti ayam bakar dan sayur asem.

Selain
menu-menu tersebut masih banyak menu lain yang ditawarkan di warung ini
seperti pepes ikan peda, pepes jamur, pepes tahu, perkedel jagung, sate
udang goreng, cumi bakar, dan lain lain.

Semua harga menu
tersebut cukup terjangkau. Misalnya saja harga ayam goreng Rp 9.000,
sayur asem Rp 3.000, ikan mas bakar Rp 13.000, ikan gurame bakar Rp
23.500, perkedel jagung Rp 2.500, pepes ikan peda Rp 6.000, dan masih
banyak menu yang lain dengan harga yang tak jauh beda.

Khusus
untuk nasi pengelola mematok satu porsi nasi untuk satu orang seharga
Rp 4.000. Namun seperti diuraikan di atas, Anda tak perlu membayar lagi
jika ingin menambah nasi sebanyak mungkin. Begitu juga dengan lalap dan
sambal yang juga free alias gratis.

Warung yang dibuka sejak
tujuh bulan lalu ini beroperasi mulai pukul 10.00 hingga pukul 22.00,
khusus weekend jam tutup mundur satu jam atau jam 23.00.

Pelanggan
yang ingin mengadakan acara-acara khusus seperti arisan, ulang tahun,
atau rapat bisa menyewa tempat di warung ini. Khusus lantai atas jika
sudah ada pelanggan yang memesan untuk rapat maka akan ditutup
sementara. (CR1)

Sumber: KOMPAS.COM
Kunjungi selalu BLOG BANGOMANIA di http://bango-mania.blogspot.com


      

Kirim email ke