ini juga yang ada di
internet.http://www.republika.co.id/berita/83793/BMKG_Bantah_Isu_Gempa_di_Jakarta_24_Oktober
BMKG Bantah Isu Gempa di Jakarta 24 Oktober
By Republika Newsroom
Rabu, 21 Oktober 2009 pukul 11:44:00
Font Size
A
A
A
EMAIL
PRINT
function fbs_click()
{u=location.href;t=document.title;window.open('http://www.facebook.com/sharer.php?u='+encodeURIComponent(u)+'&t='+encodeURIComponent(t),'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');return
false;} html .fb_share_link { padding:2px 0 0 20px; height:16px;
background:url(http://static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif?7:26981)
no-repeat top left; }
Facebook
var addthis_pub="republikaonline";
JAKARTA--Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah isu yang
menyebutkan bahwa Jakarta akan dilanda gempa bumi dengan kekuatan 8
hingga 8,5 Skala Richter (SR) pada Sabtu, 24 Oktober 2009 .
Hal
tersebut disampaikan oleh BMKG dalam pernyataan resmi sehubungan dengan
isu gempa tersebut yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.
Kepala
BMKG, Dr.Ir. Sri Woro Harijono, M.SC mengatakan isu itu tidak benar dan
BMKG tidak pernah membuat berita seperti itu. "Berita itu hanya isu dan
membohongi masyarakat, karena isu tidak mempunyai dasar ilmiah yang
jelas", katanya.
Menurut Sri Woro, hingga saat ini gempa bumi
tektonik belum bisa diramalkan secara ilmiah dengan baik. "Bila gempa
memang dapat diprediksi, maka gempa Tasikmalaya dan gempa Sumatra Barat
semestinya sudah terprediksi sebelum terjadi. Tapi nyatanya tidak",
jelasnya.
Selama beberapa hari terakhir ini masyarakat Jakarta
diresahkan dengan adanya isu bahwa Jakarta akan dilanda gempa
berkekuatan 8 hingga 8,5 SR pada Sabtu, 24 Oktober , sehingga
masyarakat Jakarta pada hari itu diminta menghindari gedung-gedung
bertingkat.
Isu tersebut beredar melalui layanan pesan singkat
(Short Message Service/SMS) maupun melalui media sosial di internet
seperti email, facebook, atau twitter.
Sri Woro meminta masyarakat untuk tidak menghiraukan isu-isu gempa semacam itu.
"Dari
sekian kali isu akan terjadi gempa , tidak satu pun yang terbukti. Oleh
karenanya isu-isu selanjutnya tidak perlu dihiraukan," katanya juga.
ant/ahi
santi
www.mfsinfo.net
--- On Wed, 10/21/09, mediacare <[email protected]> wrote:
From: mediacare <[email protected]>
Subject: [bango-mania] Isu Gempa Jakarta
To: "media-jakarta" <[email protected]>, "iperhumas"
<[email protected]>, "mediacare yahoogroups"
<[email protected]>, [email protected], "warga"
<[email protected]>, "naratamatv" <[email protected]>,
[email protected], [email protected], "Female-Radio"
<[email protected]>
Date: Wednesday, October 21, 2009, 9:38 AM
Info yang beredar melalui SMS:
BMG Info:
Sabtu 24 oktober 2009 kt
harus waspada krn ad lempengan yg bergeser arah jakarta akan terjadi gempa di
jakarta 8-8.5 skala richter...kt usahakan jgn di gedung bertingkat.. bagi yg
tidak percaya bs searching di google jalur cincin gempa paling byk di pulau
jawa..bagikan kepada sdr atau tmn terdekat
anda..
____________ _________ _________________ _________ _____
PRESS REALEASE BMKG
TERHADAP ISU GEMPABUMI 8 - 8.5 SR YANG AKAN TERJADI DI JAKARTA
Sehubungan dengan adanya berita yang meresahkan masyarakat, yaitu adanya
info akan terjadinya gempabumi dengan kekuatan 8 - 8.5 SR pada hari Sabtu 24
Oktober 2009 yang akan terjadi di Jakarta dan adanya pererakan lempeng ke arah
Jakarta. Berita tersebut dibuat dengan mengatasnamakan BMKG. Maka dengan ini
Pimpinan BMKG menyatakan bahwa :
Berita itu tidak benar, dan BMKG TIDAK
PERNAH membuat berita seperti itu.
Berita itu hanya ISU dan membohongi
masyarakat, karena isu tidak mempunyai dasar ilmiah yang jelas.
Perlu
diketahui bahwa sampai saat ini gemabumi tektonik beum bisa diprediksi secara
ilmiah dengan baik.
Bila gempa memang dapat diprediksi, maka gempa-gempa
Tasikmalaya dan Gempa Sumbar semestinya sudah terprediksi sebelum terjadi.
Tetapi ternyata tidak.
Dari sekian kali isu akan terjadi gempat, tidak
satupun yang terbukti. Oleh karenanya isu-isu selanjutnya tidak perlu
dihiraukan.
Demikian pernyataan resmi dari BMKG sehubungan isu
gempabumi yang akan terjadi di Jakarta.
Jakarta, 19 Oktober
2009
DR. Is. Sri Woro B. Harijono., M.Sc
Kepala Badan Meteorologi,
Klimatologi dan Geofisika
http://www.bmg. go.id/dataDetail.bmkg?Jenis=
Teks&IDS=5408481373414691018&IDD=6216192308626708774
Facebook:
Bizzcomm Indonesia