Warung Nasi Pedas Langganan Luna Maya
Warung Nasi Pedas Ibu Andhika yang ada di Jalan Raya Kuta ini patut menjadi 
alternatif.

Sabtu, 25 April 2009, 11:39 WIB
Amril Amarullah

              
            Nasi pedas kegemaran Luna Maya (Wima Saraswati | Bali)  
     
web tools
         VIVAnews - Bila anda menyukai makanan super pedas, mungkin tempat 
makan yang satu ini pantas untuk dicoba. Namanya Warung Nasi Pedas Ibu Andhika 
yang ada di Jalan Raya Kuta ini patut menjadi alternatif.

Warung yang buka 24 jam ini menyediakan makanan serba pedas ini berada di 
emperan toko elektronik. Kepadatan pengunjung selalu terjadi di siang dan malam 
hari. Pengelolanya adalah perempuan asal Banyuwangi bernama Sri Riyani (48).

Menu makanan yang disajikan cukup sederhana seperti telor, hati ampela ayam, 
teri, berbagai sayur mayur yang serba pedas. Setiap harinya, untuk memasak 
menghabiskan lombok kecil 15-17 kilogram sedangkan loombok besar sekitar 3 
kilogram.

Perjalanan perantauan Riyani memang berliku sebelum sukses dan memiliki 
sejumlah pegawai serta rumah serta warung cabang yang lokasinya memang sudah 
menetap dan berada di wilayah Kuta.

"Dulu saya ini awalnya jualan nasi bungkus yang masuk ke pasar-pasar," 
terangnya. Masakan khasnya lantaran favoritnya makan pedas, dia pun tak peduli 
kalau seandainya masakan yang dibuatnya tak laku.

Namun perkiraannya justru meleset. Banyak orang suka bahkan yang tak menyukai 
makanan pedas pun penasaran untuk mencoba.

Untuk bumbu memang sudah menjadi rahasia sehingga racikannya langsung dibuat 
dua minggu sekali untuk dipakai di dua warung miliknya. Menyadari kalau tempat 
usahanya sudah mulai membesar maka dengan kesadaran pribadi, Riyani sejak dua 
tahun lalu mempatenkan nama usahanya.

"Saya tak keberatan kalau ada yang membuka usaha sejenis dengan nama misalnya 
nasi pedas cabang Kuta, asal jangan pakai nama saya," tegasnya.

Disinggung tentang para pelanggannya, Riyani mengaku tak mampu lagi menghafal. 
"Wah banyak, kadang-kadang tahu wajahnya tapi tak kenal namanya. Kalau Luna 
Maya itu sudah terlalu sering dan kalau datang pasti mintanya kulit ayam dan 
itu favoritnya," urainya.

Trisnawati, salah seorang pengunjung mengaku kalau sebenarnya tak menyukai 
makanan pedas. Tapi karena banyak promosi dari teman-temannya akhirnya 
penasaran untuk mencoba.

"Dari teman-teman katanya enak, dan baru pertama kali saya coba. Rasanya pedas 
banget tapi kayaknya nggak akan kapok deh," katanya sambil terkekeh menahan 
pedas.

Laporan: Wima Saraswati | Bali

. VIVAnews 


Facebook:
Radityo Djadjoeri

<<69760_nasi_pedas_kegemaran_luna_maya_300_225.jpg>>

<<icon_a1.gif>>

<<icon_a2.gif>>

<<icon_a3.gif>>

<<ico_myspace.gif>>

<<ico_fb.gif>>

<<ico_digg.gif>>

<<ico_delicious.gif>>

<<ico_reddit.gif>>

<<ico_twitter.png>>

Kirim email ke