Facebook: Radityo Djadjoeri ----- Original Message ----- From: "Ayip" <[email protected]> To: "Milis Media Bali" <[email protected]> Sent: Thursday, December 17, 2009 5:06 AM Subject: [media-bali] PRESS RELEASE DENPASAR FESTIVAL 09 [1 Attachment]
> PRESS RELEASE "DENPASAR FESTIVAL 2009" > > Mulai 28-31 Desember 2009 "Menyongsong Masa Depan Gemilang" > > Setelah ruang ekspresi untuk menghadirkan sekaligus mengkomunikasikan > potensi dan Budaya unggulan dibuka dan direspon positif oleh masyarakat > melalui penyelenggarakan festival seperti Pekenan Lais Meseluk, Maha > Bhandana Prasadha, Denpasar Old Town Memories, berikut Pesona Pulau > Serangan, kini Pemkot Denpasar akan kembali menggelar Denpasar Festival > (yang dikenal sebelumnya sebagai Gajah Mada Town Festival) di seputaran > Catur Muka (titik 0 km Denpasar) dan ruas jalan Gajah Mada dari tanggal > 28 s/d 31 Desember 2009. > > Sebagai sebuah perayaan akhir tahun yang terbuka untuk umum, Denpasar > Festival menampilkan kekayaan ekspresi seni, budaya dan perekonomian > yang lekat dengan Kota Denpasar dalam bingkai tema "Menyongsong Masa > Depan Gemilang". Tema ini dimaksud sebagai ketegasan sikap dan seruan > bahwa walau terbuka, Denpasar adalah selektif dan adaptif terhadap > perkembangan jaman dan berkeyakinan bahwa segenap potensi dan warisan > budaya yang disimbolkan lewat seni, budaya dan kreatifitas adalah > nilai-nilai yang menjadi modal dasar untuk melangkah meraih masa depan > yang lebih baik. > > Menurut Walikota Denpasar, I. B. Rai Dharmawijaya Mantra, SE. M.Si > selaku inisiator dan pelindung pelaksanaan festival ini, Denpasar > Festival adalah pengejawantahan dari semangat Denpasar untuk menjadikan > dirinya sebagai sebuah Kota Kreatif Berbasis Budaya Unggulan. "Festival > ini mencerminkan kerjasama erat masyarakat dan pemerintah dalam > menciptakan sebuah keseimbangan dalam perubahan dan tantangan dunia yang > mengglobal melalui kegiatan-kegiatan serta inisiatif-inisiatif kreatif." > Walikota lanjut menambahkan bahwa festival ini adalah bentuk nyata dari > seluruh energi tradisional dan moderen yang dimiliki oleh masyarakat > Denpasar. > > Dalam Denpasar Festival akan dihadirkan beragam agenda acara termasuk > pameran, seminar dan aneka ragam hiburan seni dan budaya yang terbagi > dalam enam zona. Zona pertama adalah Festival Kuliner Denpasar yang > menghadirkan segenap potensi kuliner yang luar biasa lengkap dan kaya > akan cita rasa lewat 80 stand pameran aneka kuliner Denpasar yang akan > terbagi sebagai kuliner legendaris, unik dan populer. Zona ini akan > diramaikan oleh berbagai demo termasuk perlombaan memasak dan demo masak > bersama selebriti Farah Quinn. > > Zona kedua adalah Pameran Denpasar Florikultura Nasional yang > menghadirkan 40 stand pameran aneka bunga dan tanaman hias dari seluruh > Nusantara. Selain pameran, di zona ini akan diadakan berbagai ragam > pelatihan, lomba dan seminar terkaitan dunia flora. > > Selanjutnya Denpasar Great Sale, Gajah Mada Fair akan hadir kembali di > zona tiga yang menghadirkan 60 stand bagi pameran kerajinan dan produk > unggulan Denpasar termasuk pula berbagai atraksi dan hiburan. Zona ini > menegaskan posisi ruas jalan Gajah Mada sebagai simbol perekonomian kota > dengan nuansa tradisional yang kuat di tengah kehidupan multikultur. > Gajah Mada Fair adalah kemasan baru bagaimana spirit tersebut bisa > menjadi inspirasi untuk mengembangkannya lebih komprehensif. > > Zona empat adalah zona Denpasar Handmade Textile Festival dimana tampil > aneka kreasi tekstil yang menjadi keunggulan Denpasar seperti bordir, > endek, rajut, sampai produk-produk experimental. Selain menghadirkan > demo dan edukasi olahan tekstil, di zona ini akan dilaksanakan seminar > tentang kain Denpasar, malam apresiasi pengrajin tekstil Denpasar, > Fashion on the Street dan aneka hiburan. Zona ini adalah ruang untuk > menampilkan potensi industri tekstil di Denpasar sekaligus > mengetengahkan proses olah tekstil sebagai sarana promosi dan edukasi. > > Zona lima adalah zona komunitas kreatif yang menampilkan ruang > komunikasi, layanan publik dan demo aktivitas dari berbagai komponen > pemerintah, komunitas, asosiasi, pemerhati kebudayaan termasuk > diantaranya Komunitas Kreatif Bali, IAI, Denpasar Photografers > Community, Bali Blogger Community, Komunitas Sepeda Samas, Aspiluki, > Dekranasda, Komunitas Skateboard, BLIPfest, Adgi Bali Chapter, komunitas > banjar disekeliling titik 0 km Denpasar, dan juga berbagai institusi > pendidikan yang ada di Denpasar. Sebagai sebuah karakater yang unik > dalam tatanan sebuah festival, komunitas-komunitas ini akan berinteraksi > langsung dan memberi pencerahan bagi publik mengenai segenap aktivitas > dan kreasinya. > > Zona terakhir, zona enam adalah zona seni dan budaya yang selama > berlangsungnya Denpasar Festival akan menjadi ajang tertampilnya pawai > kesenian Denpasar, berbagai seni pertunjukan, lomba olahraga dan > permainan tradisional, parade drum band, konser musik, diskusi, > konsolidasi dan apresiasi seni. Kegiatan di zona ini akan dipuncakkan > dengan agenda "Melepas Matahari" oleh berbagai komponen seniman dan > masyarakat Denpasar sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Waktu yang > telah mendewasakan Denpasar untuk siap menyongsong masa depan yang > gemilang. > > Lebih lanjut, Pemkot Denpasar selaku pelaksana kegiatan ini mengajak > publik untuk berpartisipasi dan berinteraksi penuh keriangan hati untuk > "mendalami, bersentuhan langsung dan menikmati" segenap potensi dan > realitas keragaman sosial, ekonomi, serta seni dan budaya yang hadir > dalam Denpasar Festival, demi mengalirnya inspirasi dan motivasi dalam > menjalani kehidupan yang selalu membaik. > > Pemerintah Kota Denpasar > www.denpasarfestival.com > > > > > > > > > > > > > ------------------------------------ > > Yahoo! Groups Links > > >
