Halo semuanya, mau sedikit share soal menu-menu favorut Raja Yogya nih...
Yogya memang menyimpan begitu banyak kekayaan budaya, termasuk kuliner.
Mau mencicipi makanan favorit para raja pun, bisa. Nama masakannya juga
“aneh-aneh”, lho. 



    

    
        
        
                    
            
    
    
    

                         

Lombok kethok jadi menu favorit semua Raja Jawa. 



 
         








PRAWAN KENES DI BALE RAOS

Ada sekitar 70 hidangan tersedia di
Bale Raos, Magangan Kulon, di lingkungan Keraton Yogya. “Itu belum
semua, lho, karena masih banyak lagi menu khas keraton,” kata sang
pemilik, Sumartoyo (46), yang dengan fasih menjelaskan makanan kesukaan
para sultan penguasa Yogya. 



Sultan Hamengku Buwono (HB ) IX, katanya, suka bebek suwar-suwir
dengan saus kedondong, HB VIII doyan semur piyik, burung dara dengan
rasa manis dan salad Huzaren asal Belanda yang terdiri dari daun
selada, kentang, buncis, wortel, dan daging. “Ia memang terpengaruh
masakan Eropa,” tutur Sumartoyo yang mengaku bukan berasal dari kerabat
keraton. 




Menu favorit lain di situ adalah lombok kethok, yaitu daging sapi
yang dimasak dengan cabai. Sedangkan minuman favorit, “Wedang secang
dan bir Jawa. Keduanya dibuat dari bahan rempah-rempah. Rasanya segar.
Wedang secang bisa disajikan dingin maupun panas. Untuk bir Jawa,
secara fisik warnanya mirip dengan bir. Sultan, kan, tidak minum
alkohol. Nah, untuk menghormati tamu Belanda saat bersulang, Sultan
minum bir Jawa, tamu Belanda minum bir betulan.” 








Untuk makanan kecil, ada yang namanya Prawan Kenes. “Sultan sendiri
yang memberi nama untuk camilan pisang yang dibakar pakai santan itu.
Juga ada Manuk Nom, sejenis puding yang terbuat dari tape ketan ijo dan
adonan telur.”




    

    
        
        
                    

            
    
    
    

            
         


Menu para raja di Bale Raos, lanjut Sumartoyo, disajikan sejak 2004
atas prakarsa Ratu Hemas, istri HB X dan KGPH Hadiwinoto, adik HB X.
“Misi awalnya bukan komersial, melainkan melestarikan kekayaan kuliner.
Terutama menu kesukaan para sultan,” kisah Sumartoyo yang sudah 20
tahun berusaha di bidang kuliner.


Ia pun mulai mendata kekayaan kuliner keraton dan mempelajari
literatur dari HB VIII tentang kuliner. “Ada rayi dalem-nya yang
mencatat daftar menu kraton saat HB VIII mantu,” tutur Sumartoyo yang
kini dibantu 35 karyawan untuk meladeni para tamu. 

Masih ada banyak lagi menu-menu favorit raja Yogya, bs lanjutin baca di 
sumbernya aja, artikelnya bersambung soalnya hehehe. Coba klik sumbernya disini

Sumber : www.tabloidnova.com





      

Kirim email ke