Menikmati Kopi Tubruk Yukkk…!
.fullpost{display:inline;}
KOPI
merupakan minuman khas yang keberadaannya bisa dihadirkan di segala
suasana. Tak heran bila banyak yang menggemari miniman yang dihasilkan
dari bubuk hasil tumbukan biji kopi ini.
Berbicara tentang kopi
tentu tak bisa lepas dari keberadaan kedai atau pun warung kopi --yang
sepertinya sudah menjadi ciri khas tersendiri bagi sebagian wilayah di
negeri ini. Dengan aneka citarasa dan keunikan khas dalam cara
penyajiannya, kopi kini telah menjadi bagian dari suguhan yang tak bisa
dilewatkan begitu saja, di tengah maraknya serbuan aneka minuman global.
Kopi
sendiri juga merupakan minuman yang hampir ada di setiap penjuru dunia.
Di negeri kita, Indonesia, juga memiliki beberapa jenis kopi yang cukup
dikenal dunia. Kopi Sumatera, Jawa, Sulawesi (Toraja), dan kopi
termahal di dunia yakni Kopi Luwak. Selain kekhasan aromanya, ciri khas
kopi di Indonesia juga bisa dinikmati dari cara penyajiannya yang
mengundang decak kagum. Salah satunya adalah kopi tubruk yang belum
lama ini diusung oleh Hotel Santika Surabaya sebagai salah satu minuman
andalan di Lounge Hotel Santika Surabaya.
Menurut Adita Putri, Sales
& Media Communication Hotel Santika Surabaya, pihaknya menghadirkan
kopi tubruk untuk memberikan sensasi yang luar biasa dalam penyajiannya
yang unik, di samping juga kekhasan rasa kopi tubruknya sendiri.
“Untuk
citarasa, kami memilih kopi Jawa yang memiliki aroma yang kuat. Dan
dalam hal penyajiaannya, pengunjung tak perlu takut kopi yang akan
dinikmatinya tumpah, karena peramu saji kami telah akan dengan cekatan
meracik untuk kemudian membalik gelasnya, sehingga pengunjung tinggal
menikmatinya dalam seruputan aroma yang tiada tara,” papar perempuan
yang biasa dipanggil Putri itu seraya berpromosi.
Penyajian kopi
tubruk ini memang lain dari kopi kebanyakan. Sebagaimana di daerah
pesisiran Jawa Timur, seperti Tuban maupun Gresik, kopi tubruk sudah
menjadi minuman sehari-hari di warung-warung kopi. Dalam penyajiannya,
kopi dan gula dengan takaran yang pas diseduh menggunakan air panas di
gelas, kemudian lepek ditutupkan di atasnya, lantas dibalik. Untuk
meminumnya, gelas yang sudah terbalik berisi minuman kopi itu cukup
diputar sedikit, dan cairan kopi pun keluar melalui celahnya ke
permukaan lepek. Di situlah letak sensasi menikmati kopi tubruk. Tak
salah bila kemudian Hotel Santika memboyongnya untuk dijadikan salah
satu sajian plus atraksi sehari-sehari, sekaligus meningkatkan dearajat
kopi tubruk ke kelas yang lebih elit. (arohman)
Lounge Hotel Santika Surabaya
Jl. Pandegiling No. 45, Raya Darmo Surabaya
Telp. 031.5667707 Fax. 031.5673242 HP. 081.5529.3403
Diposting oleh
ruang baca
di
4:48 PM
Label:
Bango Mania,
Makan Dimana