Waroeng Kudus AMGD Makanan Khas Kudus di Bekasi
Aneka masakan khas daerah tertentu sekarang ini banyak bertebaran di wilayah Jabotabek, tentunya hal ini sangat menggembirakan karena berarti eksistensi budaya kuliner kita semakin mendapat apresiasi di tengah-tengah masyarakat.
Salah satunya adalah Waroeng Kudus AMGD, yaitu sebuah warung kecil yang menjual masakan khas Kota Kudus secara terpadu. Dikatakan terpadu karena menu yang ada terdiri banyak macam makanan khas Kudus. Menu-menu tersebut diantaranya adalah Soto Kudus, Nasi Pindang, Tahu Campur, Garang Asem dan Ayam goreng kremes sebagai menu pelengkap.
Menempati sebuah ruko dua lantai dengan ukuran 4 x 8 meter di Jalan Wijaya Kusuma Blok A1 No. 6 Kelurahan Jakasetia Kecamatan Bekasi Selatan ( Gerbang Utama Perumahan Taman Galaxi Indah belok kiri 50 meter ) membuat lokasi warung ini relatif mudah dijangkau. Walaupun baru didirikan dua tahun lalu keberadaan warung ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat sekitar maupun dari daerah lain. Bahkan menurut Ibu Adelia, pengelola Waroeng Kudus AMGD dengan bangga mengatakan, ” Warung ini sudah pernah diliput oleh sebuah stasiun televisi swasta dan media cetak lainnya,”.
Nasi Pindang
Waroeng Kudus AMGD memang terlihat unik, sebab kursi, meja dan angkringan yang ada langsung dipesan dari Jepara dengan ukuran yang khsusus ( tidak dijual secara umum ).Di dinding-dinding warung juga terpasang foto-foto perjalanan wisata Sang pemilik yang menandakan hobinya akan traveling. Beberapa foto yang menarik diantaranya foto Nusakambangan, Telaga Warna, Green Canyon-Pangandaran dan lain-lain.
Menu yang tersedia pun tak kalah nikmatnya. Soto Kudus memang berada dimana-mana, namun untuk rasa boleh dikatakan Soto Kudus Waroeng Kudus AMGD salah satu yang terbaik. Ketika ditanyakan kepada Ibu Adelia, ” Apa sih resepnya Bu, ” ? ,” Rahasia perusahaan dong,” kata Bu Adelia sambil tersenyum. Yang jelas memang beberapa bumbu nya langsung dibeli dari Kudus untuk menjaga orisinalitas rasa.
Disajikan dalam mangkuk khas Soto Kudus dengan kuah panas, ditambah dengan jeruk nipis, sedikit sambel dan kecap benar-benar terasa rasa bumbu sotonya. Perpaduan antara bumbu, taburan bawang merah dan bawang putih semakin sempurna saja sensasi rasa yang dihasilkan. Rasanya tak cukup dengan hanya satu mangkuk, setidaknya dua mangkuk masih ingin tambah lagi jika perut masih kuat menampung.
Menu lain yang tak kalah enaknya adalah Nasi Pindang. Nasi pindang adalah nasi yang dicampur dengan kuah dimana penyajiannya diatas piring yang dilapisi daun pisang. Bedanya adalah kalau kuah soto kudus cenderung bening, namun kuah nasi pindang berwarna kecokelatan karena campuran kluweknya. Percampuran antara kuah, daun melinjo, daging sapi, serta kecap manis pedes...wowwww....nasi pindang terasa enak banget.
Setelah mencicipi soto dan nasi pindang membuat semakin penasaran dengan menu yang lain. Beramai-ramai kami juga membagi Garang Asem yang kami pesan. Tak kalah menariknya menu garang asem yang kami cicipi ini, kaldu ayam yang sudah dicampur dengan bumbu, cabe dan irisan blimbing wuluh membuat lidah menari-nari karena nikmatnya bumbu dan rasa pedas yang ada.
Masakan terakhir yang kami coba adalah Tahu campur khas Kudus. Campuran antara tahu, telur, kol, toge, taburan bawang merah ditambah dengan peyek udang terasa pas dilidah dan kenyang di perut. Rasanya kami semua tidak merasa menyesal datang jauh-jauh dari Jakarta ke Bekasi hanya untuk menikmati menu khas Kudus Waroeng Kudus AMGD.
Teks & Foto By : Riza Pamula Foto2 lain bisa dilihat di www.mlancong.com
|
- [bango-mania] Waroeng Kudus AMGD ( www.mlancong.com - Indahny... Akhmad Masun

