Green Canyon Yang Tetap Eksotik
Tetap indah dan eksotik, begitulah kesan pertama ketika melihat dinding-dinding karang yang berada di kanan kiri sungai. Apalagi memasuki ujung dinding karang tersebut adalah stalaktit dan stalakmit yang ujung-ujungnya mengeluarkan air, wuih.... menakjubkan. Siapa sangka seorang turis dari Perancis yang bernama Frank dan Astrid yang menemukan tempat ini dan kemudian menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke ke sini. Frank dan Astrid mengatakan,” kalau tempat ini – Cukang Taneuh – mirip dengan Grand Canyon yang ada di Amerika. Cukang Taneuh dalam bahasa sunda berarti “jembatan tanah” karena bagian atas terowongan air menyerupai jembatan dari tanah dengan lebar sekitar 40 meter yang menghubungkan desa Batukaras dengan desa Kertayasa, Cijulang. Sejak itulah Cukang Taneuh berubah nama menjadi Green Canyon, Green berarti hijau, karena pada musim kemarau air sungai nya berwarna hijau, dan Canyon sendiri meniru tempat yang mirip dengannya di Amerika. Untuk foto2 dan cerita selanjutnya silakan kunjungi www.mlancong.com By : AMGD YM : [email protected] FB : [email protected] www.mlancong.com-Indahnya Indonesia
