Juliana Iteh Hamdani 


----- Pesan Diteruskan ----
Dari: thomas tjahja <[email protected]>
Kepada: [email protected]; [email protected]
Terkirim: Sen, 10 Mei, 2010 11:31:42
Judul: [taman_nyiur] kisah 10 orang "bodoh" yg akhirnya sukses

  
Adam Khoo: 

Dia orang Singapura. Waktu kecil, ia adalah penggemar berat games dan TV. 
Sehari, ia bisa berjam-jam di depan TV. Baik main PS atau nonton TV.
Adam Khoo pun dikenal sebagai anak bodoh. Ketika kelas empat SD, Ia dikeluarkan 
dari sekolah. Ia pun masuk ke SD terburuk di Singapura. Ketika akan masuk SMP, 
ia ditolak oleh enam SMP terbaik di sana. Akhirnya, ia bisa masuk ke SMP 
terburuk di Singapura. Begitu terpuruknya prestasi akademisnya, tapi lama 
kelamaan membaik justru karena cemoohan teman-temannya, hingga akhirnya 
memperoleh kesuksesan di dunia bisnis.
Prestasi Adam di dunia bisnis ditandai pada saat Adam berusia 26 tahun. Ia 
telah memiliki empat bisnis dengan total nilai omset per tahun US$ 20 juta.
Kisah bisnis Adam dimulai ketika ia berusia 15 tahun. Ia berbisnis music box. 
Bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, Adam 
Khoo adalah trainer tingkat nasional di Singapura. Klien-kliennya adalah para 
manager dan top manager perusahaan-perusaha an di Singapura. Bayarannya 
mencapai US$ 10.000 per jam. 

Albert Enstein: 

Siapa yang belum tahu Albert Einstein? Dialah Ilmuwan terkenal abad 20 yang 
terkenal dengan teori relativitasnya. Dia juga salah satu peraih Nobel. Siapa 
sangka dia adalah seorang anak yang terlambat berbicara dan juga mengidap 
Autisme. Waktu kecil dia juga suka lalai dengan pelajaran. 

Aristotle Onassis: 

Di sekolah, ia bodoh dan suka mencari perkara, mengikuti contoh banyak orang 
kaya. Tidak aneh kalau ia diusir dari beberapa sekolah. Ia paling sering 
menduduki ranking terbawah di kelasnya. Salah seorang gurunya berkata:
Teman-teman sekelas memuja dia, tetapi guru guru dan keluarganya berputus asa. 
Selagi ia masih muda, dengan mudah orang dapat melihat bahwa dia akan menjadi 
seorang di antara mereka yang akan menghancurkan diri sama sekali atau sukses 
secara gilang-gemilang. Walaupun raportnya di sekolah jauh dari bagus, bakatnya 
untuk berdagang dan mencari uang telah tampak sejak dini. Akhirnya dia menjadi 
seorang milyuner. 

Thomas Alva Edison: 

Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, 
pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. ibunya membaca kertas 
tersebut,
Tommy, anak ibu, sangat bodoh. kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari 
sekolah.
Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, 
" anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan 
mengajar dia."
Tommy kecil adalah Thomas Alva Edison yang kita kenal sekarang, salah satu 
penemu terbesar di dunia. dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara 
fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju.
Siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai-sampai 
diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya 
adalah ibunya! Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah 
begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya.


Chris Gardner: 

Sudah pernah nonton film atau baca buku Pursuit of Happyness ? Itulah kisah 
nyata kehidupan Christoper Paul Gardner yang diperankan oleh Will Smith. Pahit 
manisnya kehidupan tampaknya sudah dirasakan olenya. Kehilangan tempat tinggal, 
ditinggal istri, ditangkap polisi, kesulitan membayar kredit, semuanya sudah 
dirasakan. Dia bukanlah orang berpendidikan tinggi tapi dia terus berusaha dan 
berjuang, Kini dia menjadi seorang milyuner sukses, motivator, entrepeneur dan 
filantropis. Sekarang dia mempunyai Gardner Rich & Co, sebuah perusahaan 
pialang saham.


Ludwig Van Beethoven: 

Jika anda mengenal seorang wanita yang sedang hamil, yang telah mempunyai 8 
anak, tiga diantaranya tuli, dua buta, satu mengalami gangguan mental dan 
wanita itu sendiri mengidap sipilis, apakah anda akan menyarankannya untuk 
menggugurkan kandungannya? Jika anda menjawab ya, maka anda baru saja membunuh 
salah satu komponis masyur dunia. Karena anak yang dikandung oleh sang ibu 
tersebut adalah Ludwig Van Beethoven. Ketika Beethoven berumur di ujung dua 
puluhan, tanda-tanda ketuliannya mulai tampak, tapi akhirnya ia menjadi 
Komponis yang terkenal dengan karya 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano 
concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang 
menakjubkan, musik vokal, musik teater, dan banyak lagi.


Louis Braille: 

Louis Braille mengalami kerusakan pada salah satu matanya ketika berusia 3 
tahun. Waktu itu secara tidak sengaja dia menikam matanya sendiri dengan alat 
pembuat lubang dari perkakas kerja ayahnya. Kemudian mata yang satunya terkena 
sympathetic ophthalmia, sejenis infeksi yang terjadi karena kerusakan mata yang 
lainnya. Kebutaan tidak membuatnya putus asa, ia menciptakan abjad Braille yang 
membantu orang buta juga bisa membaca. Sekarang siapa yang tidak tahu Abjad 
Braille? 

Abraham Lincoln: 

Kisah Lincoln merupakan contoh klasik orang-orang yang benar-benar berani gagal.
Gagal dalam bisnis pada tahun 1831.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembisara pada tahun1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Dilantik menjadi anggota Kongres pada tahun 1846.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.
Akhirnya pada tahun 1860 dilantik sebagai presiden Amerika yang ke-16 dan salah 
seorang presiden yang sukses dalam sejarah Amerika. 

Bill Gates: 

Nah, ada yang tidak kenal Bill Gates? William Henry Gates III, atau yang lebih 
dikenal Bill Gates adalah pendiri (bersama Paul Allen) dan ketua umum 
perusahaan perangkat lunak AS, Microsoft. Ia juga merupakan seorang filantropis 
melalui kegiatannya di Yayasan Bill & Melinda Gates. Ia menempati posisi 
pertama dalam orang terkaya di dunia versi majalah Forbes selama 13 tahun (1995 
hingga 2007). Siapa sangka dia DO dari Harvard dan sebelumnya pernah bekerja 
sebagai Office Boy 

Mark Zuckerberg: 

Yang satu ini dinobatkan sebagai miliarder termuda dalam sejarah yang memulai 
dari keringatnya sendiri. Bagaimana tidak, dimulai dari sebuah situs penghubung 
mahasiswa Harvard, ternyata banyak yang menyukainya, dengan nekat ia mengikuti 
jejak seniornya, Bill Gates, DO dari Harvard untuk mengembangkan situs tersebut 
menjadi Facebook yang kita kenal sekarang. Tahukah Anda? Mark pernah menolak 
tawaran Friendster yang ingin membeli Facebook 10 juta US$, artinya sekitar Rp. 
9,500,000,000 (kurs Rp. 9,500), tawaran dari viacom 750 juta dolar (Rp. 
7,125,000,000, 000) dan yang paling mengagetkan tawaran dari yahoo satu miliar 
dolar (Rp. 9,500,000,000, 000). 


Kirim email ke