Mas Radit, Aku sudah ikutan vote di FB nya FJB. Buat yang lain yg belum ikutan vote cepetaaaaan vote keburu FJB nya dimulai loh
Sukses FJB 2010 Salam, Helena Caroline Sent from my iPhone On May 27, 2010, at 10:19 AM, "mediacare" <[email protected]> wrote: Perayaan Istimewa Untuk Ibu Dalam Festival Jajanan Bango 2010 Sejak digulirkan pada tahun 2005, Festival Jajanan Bango (FJB) sudah mendapat tempat di hati banyak masyarakat Indonesia. Tahun 2010 ini tidak terasa FJB telah memasuki tahun ke-6 dalam penyelenggaraannya. Tercatat setiap tahunnya, antusiasme masyarakat datang ke FJB luar biasa besarnya. Setiap tahunnya juga berbagai tema unik dan khas nilai-nilai kuliner bangsa Indonesia digulirkan dalam perhelatan FJB. Apa tema tahun ini? Rupanya sebuah tema khusus yang mulia akan membungkus perhelatan FJB kali ini. Demi menghargai peran ibu sebagai pengharmonisasi dalam banyak keluarga di Indonesia dalam memperkenalkan pesona kuliner Indonesia, tema "Pilihan Ibu Nusantara" akhirnya menjadi perekat yang unik dalam FJB 2010. "Kami sadar betul peran seorang ibu sangat penting dalam sebuah keluarga, sosok ibu yang mulia akhirnya menginspirasi kami untuk memberikan penghargaan bagi para ibu sebagai tema utama FJB tahun 2010, karena saya melihat banyak keluarga di Indonesia yang menjadi harmonis karena sang ibu bisa dengan cerdas mengenalkan makanan heritage Nusantara dalam masakannya, sehingga warisan adiluhung kuliner Indonesia yang kaya sekali tidak hilang ditelan zaman", tandas Memoria Dwi Prasita, Senior Brand Manager Bango dalam sambutannya di Gedung Arsip Nasional-Jakarta pada Ra) saat gelaran konperensi pers dengan sejumlah undangan media. Acara yang berlangsung hangat dipandu oleh Ari Dagienkz itu dihadiri juga oleh Ibu Aurora Tambunan, Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata DKI Jakarta, ada juga Ibu Danarsih Santosa selaku pendiri dan pemilik butik batik terkenal Danar Hadi, pasukan para ibu semakin lengkap dengan hadirnya Ibu Sisca Soewitomo, pakar kuliner dengan Dian Nitami, aktris yang juga ibu dari empat putra. Tampak hadir juga Surya Saputra, brand ambassador Bango. "Menurut saya Festival Jajanan Bango ini merupakan suatu kontribusi yang positif bagi dunia kuliner Nusantara, bagaimana tidak karena lewat festival ini akhirnya kita bisa mengenal beberapa kuliner yang sudah hampir punah, selain itu, festival ini juga dari tahun ke tahun selalu menarik minat para wisatawan asing atau lokal untuk datang, jadi sekaligus mensukseskan program kami "Enjoy Jakarta" yang telah bergulir", ujar Ibu Aurora yang datang dengan kain batik unik. Seorang psikolog wanita dan keluarga Anna Surti Ariani, Psi yang didaulat sebagai pembicara saat konperensi pers mengungkapkan kalau seorang ibu adalah sebuah penyelamat dalam keluarga."Seorang anak mungkin masih bisa hidup tanpa seorang ayah, tapi tanpa ibu, pasti si anak akan ada sesuatu yang kurang, karena peran ibu yang besar dalam sebuah keluarga, lewat ibu, seorang anak bisa mengenal dunia, termasuk pesona makanan Nusantara", tegasnya. Sementara itu aktris Dian Nitami yang mengaku tergila-gila dengan Nasi Goreng Ikan Asin mengaku selalu memperkenalkan pada anak-anaknya beberapa citarasa Nusantara dari hal-hal kecil. "Saya memperkenalkan kerupuk kampung pada anak-anak saya, cara makannya dengan dicocol kecap, mereka semua suka!", kata Dian membuka rahasia. Kehadiran Sitta Manurung, seorang sosiolog makanan semakin menambah seru acara konperensi pers pada siang itu. Ibu Sitta yang mengaku baru saja berkunjung ke Sumatera Utara menemukan makan unik bernama Pohul Pohul. "Makanan itu merupakan perkembangan suatu masyarakat, jadi makanan adalah representasi dari hidup kita, selalu ada kisah di balik makanan, ada makna tersembunyi, dan di Indonesia yang kaya dengan pesona kuliner, kita akan menemukan banyak kisah di balik sebuah makanan, nilai-nilai ini yang perlu kita lanjutkan dalam Festival Jajanan Bango", kata Ibu Sitta. Serangkaian aktivitas FJB 2010 akan berlangsung nantinya di tiga kota yaitu Jakarta, Surabaya, serta Bandung. Bango mengundang para ibu untuk bersuara dalam FJB kali ini. Ibu-ibu akan diminta untuk memilih makanan paling favorit mereka untuk tampil di FJB, proses pemilihan makanan favorit ini bisa lewat berbagai medium. Seperti lewat piring Bango yang bisa ditemui lewat hipermarket besar yang bekerjasama, para ibu juga bisa bersuara lewat sosial media Facebook di fan page Festival Jajanan Bango atau di akun Twitter @FesJajananBango. Selain itu para ibu juga bisa mengirimkan sms dengan format FJB#nama#kota#pilihanmakanan. Dari suara terbanyak, lewat berbagai medium di atas, Bango akan mencarikan legenda-legenda kuliner untuk mewakili makanan tradisional paling favorit ibu-ibu di FJB 2010 nanti. Sumber: Page FJB @ Facebook Facebook: Radityo Djadjoeri YM: radityo_dj Twitter: @mediacare
