Sedep Tenan, Ayam Bakar Klaten!
Ayam bakar khas Jawa Tengah ini memiliki rasa yang beda. Gurih-gurih manis, 
dengan lumuran bumbu yang dicampurkan setelah dibakar. Cocolan sambal gorengnya 
yang pedas menggigit, benar-benar bikin ketagihan!

Yang namanya olahan ayam seperti tak pernah ada habisnya. Mau di goreng, di 
bakar, di balut tepung dan masih banyak lagi. Semalam, tiba-tiba saja saya 
kepingin sekali makan ayam bakar Klaten. Duh, bingung juga mencari dimana. 
Setelah tanya sana sini, akhirnya saya mendapatkan satu tempat yang lokasinya 
cukup dekat dari kantor.

Yak, namanya Ayam Bakar Klaten Kemang. Beberapa kali melewati tempat ini saya 
tidak menyadari kalau ada rumah makan ini. Lokasinya tepat di depan Kemang 
Medical Center. Meskipun rumah makan ini sedikit menjorok ke dalam, tapi banner 
besar yang ada di bagian depan cukup memudahkan saya mengenalinya.

Rumah makan ini menempati ruang tengah sebuah rumah dan tidak terlalu besar. Di 
bagian luar terdapat dua buah meja dengan empat buah kursi kayu sederhana. Di 
bagian dalam juga demikian. Saya memilih duduk di dalam sambil menyaksikan 
siaran televisi. Menu yang ditawarkan tidaklah banyak. Ayam bakar Klaten, ayam 
goreng, gado-gado, dan sop daging. 

Pilihan saya tentu saja jatuh pada ayam bakar Kalaten dan juga ayam gorengnya 
plus kremesan. Sambil menunggu, rempeyek kacang jadi camilan asyik. Baik ayam 
bakar maupun ayam gorengnya ukurannya tidaklah besar. Tapi cukup paslah buat 
mereka yang porsi makannya tidak terlalu besar.

Ayam nya berwarna kecokelatan dengan lumuran bumbu berwarna cokelat yang harum. 
Biasanya, ayam bakar Klaten menggunakan ayam kampung muda, tapi untuk ayam ini 
tidak. Tapi justru menggunakan ayam jantan yang sudah dimasak dengan 
bumbu-bumbu seperti jinten, ketumbar, bawang merah, bawang putih, garam dan 
merica sebelum di bakar.

Ayam ini dimasak bersama dengan santan encer hingga ayamnya empuk. Inilah yang 
menjadikan ayam bakar Klaten ini berbeda. Di tahap akhir barulah ditambahkan 
santan kental dan dimasak hingga berminyak dan santan menyatu dengan bumbu 
bergumpal halus.

Ayam gorengnya tak kalah dengan ayam bakarnya. Ayamnya dibalut bumbu kuning dan 
digoreng hingga kering. Rasa bumbunya terasa hingga ke bagian dalam. 
Kres..kres.. renyah! Kremesan yang ditaburkan di atasnya menjadi favorit saya, 
sayangnya kremesannya tidaklah banyak.

Baik ayam bakar maupun ayam goreng ini disantap dengan cocolan sambal goreng 
yang berwarna merah garang. Awalnya terasa semburat manis tetapi lama kelamaan 
terasa juga gigitan cabainya yang kuat. Pemakaian bawang merah yang royal 
membuat sambal ini sungguh enak. Sambal khas Jawa yang bikin ketagihan! Untuk 
semua makanan yang saya makan, saya tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. 
Untuk ayam bakar saya cukup membayar Rp 13.000,00 sedangkan ayam gorengnya Rp 
10.000,00. (eka/Odi)

Ayam Bakar Klaten Kemang
Jl. Ampera Raya (Depan Kemang Medical Center, belakang Circle K)
Jakarta Selatan

Sumber: detikfood


      

Kirim email ke