gara2 ngomongin india neehhhh.......
tuk jaga2, mudah2an gak ada afa2..........


<copast>
Murty yang berasal dari India tersebut mengatakan, bencana tsunami
bukan hal baru di kawasan Samudra Hindia.Pada tahun 1945 bencana
tersebut menewaskan ratusan orang di Bombay, kemudian lebih jauh lagi
pada tahun 1762 gelombang pasang air laut akibat gempa teknonik itu
juga menyerang kawasan yang sekarang sebagai Bangladesh.

Dengan meningkatnya jumlah penduduk di kawasan pantai Samudra Hindia,
maka seharusnya sistem peringatan dini sudah ada sejak lama.

Sebenarnya para ahli sudah mengingatkan perlunya suatu sistem
komunikasi peringatan dini gempa bumi. Pada pertemuan Komisi
Oseanografi Internasional, salah satu badan di bawah PBB, diungkapkan
bahwa Samudra Hindia sangat rawan dengan gempa di dasar laut yang
menyebabkan tsunami sehingga harus ada suatu warning network.

Namun India, Thailand, Malaysia dan negara-negara di kawasan itu
tampaknya melihat masalah ini sebagai masalah kawasan Pasifik,
katanya.

Murthy juga mengatakan, setiap gempa di bawah laut dengan kekuatan
lebih dari 6.5 skala richter akan menimbulkan gelombang pada permukaan
laut, dan itu sudah merupakan peringatan dini.

Setelah gempa terdeteksi, gelombang laut sebagai akibatnya bisa
diperkirakan. Misalnya di India. Perjalanan gelombang pasang dari
pusat gempa sekitar empat jam. Itu waktu yang cukup untuk memberi
peringatan, katanya.

Sementara itu Dr George D. Curtis, ahli tsunami dari Universitas
Hawaii mengatakan upaya untuk memberikan peringatan dini atas
terjadinya tsunami sudah dilakukan di Hawaii pada 1920. Ketika itu
begitu ahli geologis mendeteksi adanya getaran, maka ia langsung
memberi tahu petugas pelabuhan agar mereka segera memindahkan
kapal-kapal.

Pentingnya sistem tersebut makin terasa ketika sebuah gempa teknonik
di Pulau Aleutian, Alaska, menyebabkan gelombang pasang yang menyerang
Hawaii dan menewaskan 150 orang.

Pada 1948, AS membentuk Pacific Tsunami Warning Center, yang memiliki
jaringan data internasional, sementara jaringan peringatan ( Warning
Network ) dibentuk pada 1956.

Sementara itu Dr. Laura SL Kong, ahli seismologi dan Direktur
International Tsunami Information Center, suatu badan dibawah PBB,
mengungkapkan bahwa sebenarnya dalam 15 menit setelah gempa teknonik
terjadi di dekat Sumatera, pusat pemantauan Pasifik di Honolulu
melacak adanya gerakan gelombang yang luar biasa dan segera mengirim
peringatan ke 26 negara di kawasan sekitar Pasifik, termasuk Indonesia
dan Thailand.

Namun tidak ada jalan untuk menyampaikan informasi itu dengan cepat ke
negara-negara atau masyarakat di lautan jauh, katanya.

Informasi melalui telpon dengan cepat dilakukan ke negara-negara
kawasan Samudra Hindia, katanya, namun tidak bisa secepat dibanding
jika sudah ada sistem persiapan darurat untuk masalah ini di kawasan
tersebut.

Di luar pasifik hal ini tidak terlalu sering terjadi, jadi
tantangannya adalah bagaimanan membuat rakyat dan pejabat
pemerintahannya lebih waspada, katanya.

Pentingnya membangun sistem peringatan dini di kawasan Samudra Hindia
tersebut juga dikemukakan oleh Salvano Briceno, Direktur Strategi
Internasional untuk penanggulanan Bencana Alam (ISDR) di
sekretariatnya di Jenewa.

Pelajaran penting dari bencana kali ini adalah bagaimana pentingnya
suatu sistem peringatan dini untuk mengurangi dampak korban jiwa,
katanya dalam pernyataan yang disiarkan melalui markas PBB di New
York, Senin.

Suatu peringatan dini, katanya, bisa menghasilkan jarak (evakuasi)
yang bisa ditempuh, dan jarak itu juga berarti suatu penentu antara
mati dan hidup.


Sumber : Opini personal & beberapa media diIndonesia



On 17/07/06, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
wahhh ...ngak berasa ya maz bro kumis kris .... ini ada berita dari kantor
gw  simak ya ..

Data dari Kantor Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menyatakan bahwa
gempa tersebut terjadi pada pukul 15.19 WIB.
"Pusat gempa terletak pada 9,41 Lintang Selatan dan 107,19 Bujur
Timur. Itu berada di Selatan Pulau Jawa tepatnya di Samudera Hindia,"
kata petugas BMG Ali Imron yang dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin sore.

Ia menambahkan kekuatan gempa mencapai 6,8 skala richter.  Pusat gempa
sendiri berjarak 620 kilometer dari Bandung ke arah Selatan dan
berkedalaman 33 kilometer dari permukaan laut.


demikian sekilas gempa ....

rgds
ipoenk b


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/.DlolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

****************************************************************************
Mailing list bekakak  : [email protected]
Website bekakak     : www.bekakak.or.id
Hubungi BOM           : [EMAIL PROTECTED]
Hubungi Pengurus    : [EMAIL PROTECTED]

"BekaKak Peduli Yogya - Jateng" dengan no rek. BCA A/n HENDRO CAHYONO BCA 
CAB.DANAU SUNTER 4191 286 965. Rekening ini akan di buka sampai dengan 13 
Agusutus 2006
**************************************************************************** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bekakak/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke