SERBA-SERBI PUASA:
Bolehkah Sambal?

Anak-anak sebaiknya tidak mengonsumsi cokelat saat berbuka. Sementara penderita
mag dianjurkan tidak berbuka dengan es. Bagaimana dengan sambal? Simak tips-tips
selama berpuasa yang diberikan Dr. Agus Sudiro Waspodo, Sp.PD, KGEH, internis
konsultan Gastro Entrohepatologi dari RS Dharmais Jakarta.

IBU HAMIL PERBANYAK ISTIRAHAT
Wanita hamil juga tak dilarang berpuasa. Namun, tentu saja kesehatan kandungan
tetap harus diperhatikan. Pada trimester awal, biasanya mual atau muntah masih
sering terjadi. "Selain itu, pada bulan-bulan terakhir terkadang juga terjadi
keracunan kehamilan. Bila hal-hal ini terjadi, sebaiknya jangan berpuasa dulu,
sampai mual atau muntahnya hilang," saran Agus.

Sedangkan pada ibu hamil yang berpuasa, karena harus menanggung makan dua orang,
dia juga harus mengonsumsi makanan yang bergizi pada saat berbuka dan sahur. Itu
sebabnya, sayur, protein dan makanan sehat lainnya tak boleh terlewatkan.
"Sehingga, meskipun ibunya sedang berpuasa, janin tetap mendapatkan gizi yang
cukup. Vitamin juga boleh," ujar Agus.

Namun, tentu bukan berarti wanita hamil harus makan sepanjang malam agar janin
dalam kandungan tidak kelaparan. "Makan secukupnya saja, karena lambung juga
punya kapasitas sendiri. Yang penting makanannya bergizi," tandas Agus sambil
menambahkan, wanita hamil sebaiknya juga mengurangi aktivitas. Sebab, energi
yang dibutuhkan pada saat tidak berpuasa pun cukup besar lantaran bebannya
bertambah. "Memang, energinya bisa diambil dari lemak yang tersimpan di dalam
tubuh. Tapi akan lebih baik bila dia menambah waktu istirahatnya barang 1 - 2
jam, supaya tidak terlalu lelah," terang Agus.

BOLEHKAH SAMBAL?
Seperti halnya wanita hamil, penderita mag pun tak perlu khawatir untuk
berpuasa. Pada umumnya, asam lambung akan meningkat pada saat perut kosong,
meski tidak selalu menimbulkan rasa sakit. Namun, pada sebagian penderita mag,
berpuasa justru lebih baik. "Sebab, pada saat berpuasa, lambung berhenti
beroperasi karena tidak ada makanan masuk," ujar Agus.

Kondisi lambung beristirahat ini, tambah Agus, justru baik dan terasa lebih
nyaman bagi sebagian penderita mag. Namun, bila reflux naik ke esofagus, apalagi
sampai menimbulkan rasa sakit, sebaiknya penderita mag tidak berpuasa lebih
dulu. Penderita mag yang berpuasa juga harus memerhatikan menu saat berbuka
maupun sahur. Saat berbuka, menurut Agus, sebaiknya menyantap yang manis-manis.
"Hindari kopi, rokok, alkohol, makanan yang mengandung cuka, atau yang rasanya
sangat sensitif. Minum teh manis relatif aman, tapi jangan diberi es. Lambung
yang seharian berpuasa sebaiknya tidak langsung diberi sesuatu yang
¢mengejutkan.¢ Ini wajar, mengingat suhu es sangat berbeda dari yang lain.
Saat berbuka, sebaiknya konsumsi karbohidrat," saran Agus.

Bagaimana dengan sambal? Menurut Agus, reaksi orang terhadap sambal
berbeda-beda. Meski pedas yang ditimbulkan sambal bisa membuat orang ingin buang
air besar, tapi pada pemeriksaan terhadap organ, tidak ditemukan kaitan langsung
antara sambal dan luka pada lambung. "Asal tidak membuat perut ¢berontak¢,
makan sambal sah dan boleh-boleh saja, kok."

OLAHRAGA AGAR BUGAR
Agar badan bugar, tak ada salahnya berolahraga saat berpuasa. Menurut Agus,
banyak olahraga yang bisa dijadikan pilihan, asal tidak memakan banyak energi.
"Yang juga penting diperhatikan, saat berpuasa jangan berolahraga di bawah terik
matahari. Sebab, tubuh sendiri membutuhkan energi untuk berolahraga, dan masih
ditambah lagi perlu energi ekstra untuk melawan panas matahari," tutur Agus.

Agus mencontohkan, olahraga yang bisa dilakukan antara lain senam ringan, lari
di treadmill, atau fitness ringan. "Olahraga seperti tenis, basket, atau sepak
bola sebaiknya dihentikan dulu, karena membutuhkan energi besar. Oh ya, saat
puasa, olahraga yang dilakukan sebaiknya bukan untuk bertanding, melainkan
sekadar agar bugar," ujar Agus. Sebab, energi dan frekuensi latihannya juga
berbeda.

Meski demikian, tak ada patokan pasti berapa lama latihan sebaiknya dilakukan.
"Ini karena ketahanan fisik masing-masing orang berbeda. Hanya saja, frekuensi
olahraga yang biasanya 2 - 3 kali seminggu, bisa dikurangi cukup seminggu
sekali," saran Agus. Kapan waktu yang tepat untuk berolahraga? Agus mengatakan,
sebaiknya olahraga dilakukan sore hari, beberapa jam menjelang berbuka. "Sebab,
energi yang hilang akan dengan segera digantikan dengan masuknya asupan energi
baru saat berbuka," ujar Agus.

SEKS TERGANTUNG UMUR
"Sebetulnya tidak ada aturan khusus kapan hubungan seks suami-istri bisa
dilakukan. Yang jelas, melakukannya pada malam hari setelah waktu buka. Satu
lagi, sebaiknya tidak mengganggu waktu ibadah. Waktu yang pas, misalnya sebelum
sahur," ujar Agus. Soal frekuensi, tergantung tiap pasangan. "Pasalnya, ini
berkaitan dengan gairah seksual masing-masing, yang tentu berbeda munculnya.
Hanya saja, frekuensi ini bisa dipengaruhi oleh faktor umur dan aktivitas yang
bersangkutan. Misalnya, jika pasangan masih cukup muda, dalam satu minggu, bisa
jadi frekuensi berhubungan seksualnya lebih sering dibandingkan mereka yang
sudah lebih berumur."

Di sisi lain, padatnya aktivitas yang dijalani sehari-hari bisa membuat tubuh
cepat lelah, sehingga kegiatan seksual menjadi berkurang. "Kita perlu memaklumi
kondisi pasangan agar tidak timbul salah paham. Toh, acara berhubungan intim
bisa dilakukan lain kali sehingga keduanya bisa sama-sama menikmati." Yang
penting, lanjutnya, kondisi tubuh keduanya sebaiknya sama-sama dalam keadaan
bugar. "Jangan lupa mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup supaya
bisa melakukan hubungan seksual dengan nyaman," saran Agus.

KAPAN SI KECIL MULAI PUASA?
Belajar berpuasa bisa dilakukan sejak anak-anak. Bahkan, murid TK pun sudah bisa
diajari berpuasa. "Selama anak tidak dehidrasi, dia boleh, kok, berpuasa.
Seharian penuh juga boleh," ujar Agus sambil menambahkan, tidak ada patokan umur
buat anak untuk mulai berpuasa. Hanya saja, tambah Agus, anak yang berpuasa
perlu diperhatikan kesehatannya. Cairan dalam tubuh anak-anak jumlahnya lebih
banyak dibandingkan dalam tubuh orang dewasa. Jadi, bila kencing anak hanya
sedikit dan tubuhnya tampak lemas, sebaiknya waspada. Bisa jadi itu gejala anak
mengalami dehidrasi. "Kalau itu yang terjadi, sebaiknya puasanya dibatalkan,
supaya tetap ada cairan yang masuk ke dalam tubuhnya."

Untuk menu berbuka, meski dianjurkan memberikan makanan atau minuman manis, Agus
menganjurkan agar anak-anak tak mengonsumsi cokelat. "Cokelat kurang baik untuk
pencernaan karena mengandung lemak, yang notabene bisa memicu terjadinya reflux,
yaitu pengumpulan asam lambung, yang naik ke esofagus (kerongkongan)," jelas
Agus. Sebaiknya, beri anak makanan yang mengandung karbohidrat. Selain itu,
mengonsumsi protein baik dari hewan maupun nabati seperti daging, tahu atau
tempe juga sangat dianjurkan buat anak saat berbuka. ****

Copyright 2006 Kompas Group
Hangtuah Digital Library
-







Mailing list bekakak  : [email protected]
Website bekakak     : www.bekakak.or.id
Hubungi BOM           : [EMAIL PROTECTED]
Hubungi Pengurus    : [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bekakak/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bekakak/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke