Mungkin ini adalah tulisan hasil dari penelitian sebuah perusahaan spring 
bed atau kasur...
Tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan si perusahaan...

Salam Sobat!

Ary Kurniawan
Instructional Designer
MIK eLearning Center
Mobile: 0813 813 60 798
Office  : (021) 5210606, ext 741
Email  : [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]




"hendro cahyono" <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
01/23/2007 09:19 AM
Please respond to
[email protected]


To
[email protected]
cc

Subject
Re: [BekaKak] [DRPDSP] Penelitian: Suami Jangan Tidur Bareng Istri






lha kalo tidurnya bukan sama istri gimana dong?
hehehe
apa ya masih naluri protektif?
atau malah naluri takut ketahuan istri hihihi
 
topik hangat di pagi yang dingin
 
(pria romantis)

 
On 1/23/07, weenspector <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
Penelitian: Suami Jangan Tidur Bareng Istri
Puteri Fatia - detikHot

Vienna, Sepiring berdua boleh saja, tapi seranjang berdua, nanti dulu! 
Penelitian membuktikan, jika ingin bahagia, suami sebaiknya tidur 
terpisah dari istri.

Dilansir Softpedia, Jumat (19/1/2007), hampir semua orang setuju, 
manusia tidur untuk beristirahat nyenyak, lari dari kehidupan yang bikin 
pusing, dan istirahat dan berbagai masalah yang menghadang. 

Walau tujuannya sama, tapi pola tidur pria dan wanita ternyata berbeda. 
Ketika tidur, ingatan pria istirahat, emosinya melemah, kemampuan 
kognitifnya berkurang. Pria menjadi sangat santai dan tenang.

Tapi entah kenapa, ketika tidur dengan wanita, kondisi tersebut berubah. 
Kenyamanan tidur pria berkurang, ia pun jarang bisa tertidur pulas. 
Demikian hasil penelitian Universitas Vienna.

Ketika tidur bersama wanita, pria mudah terbangun dan terganggung dengan 
gerakan-gerakan yang terjadi di sekitarnya. Walau dalam keadaan 
tertidur, ia tidak bisa beristirahat tenang.

Sebenarnya, tidur terpisah bukan hal yang aneh. Zaman aristrokrat dulu, 
suami-istri tidur terpisah sudah biasa. 

Pertanyaannya, mengapa pria tak bisa tidur pulas ketika bersama wanita?

Peneliti Universitas Vienna menjelaskan alasan historisnya. Sejak zaman 
primitif, pria memang dibiasakan setengah tidur untuk keperluan 
perlindungan diri dan kelompoknya. Di keadaan yang penuh ancaman dan 
binatang buas, pria memang dibiasakan tak tidur lelap.

Ketika tidur bersama wanita, pria semakin waspada. Tentunya untuk 
melindungi sang istri dari berbagai ancaman. Kebiasaan itu dipercaya 
terbawa di dalam pikiran pria hingga kini. Di era sekarang, pria juga 
harus bersikap protektif ketika bersama istri. Ancaman pencuri, bencana 
alam, dan beberapa gangguan lain juga masih membuat pria was-was.

Nah, karena itulah tidur di ranjang sendirian sangat baik bagi pria. 
Dengan tertidur pulas, pria bisa mengembalikan tenaga yang terbuang dan 
energi pikiran yang dikuras seharian. Selamat tidur!(fta/fta)

[DRPDSP] Dari Pada Sepi




-- 
Ryolix Kienka
BekaKak #004 
AA 5377 LA
================================= 
 

Attachment: gifCqVjQnhRLa.gif
Description: GIF image

Attachment: gifB7FWLbGMcJ.gif
Description: GIF image

Kirim email ke