Saat ada Tsunami, ah Jakarta aman, kecuali G Krakatau meletus lagi Saat ada Gempa, ah Jakarta paling hanya merasakan getarannya, kan jauh dari sumbernya Saat ada Asap, ah Jakarta aman, itu khan (mem)bakar hutan di kalimantan dan sumatera
Saat ada Banjir? nah ini dia pusatnya ! Kalau di Jakarta banjir 5 tahunan, kalau di semarang banjir harian (baca: rob), Kalau di Jogja banjir lahar dingin, Kalao di Sidoharjo banjir lumpur, Yah...., banjir dengan berbagai bentuk dan permasalahannya Fokus ke jakarta ah, ntar keburu surut, orang (Indonesia) sudah melupakan lagi... Apakah di Jakarta tidak ada pakar penanggulangan banjir? wow, gudangnya! okeh tenan Apakah di Jakarta tidak ada upaya menanggulangi banjir? lha banjir kanal, penghijauan? bahkan penggusuran rumah-rumah di bantaran sungai mungkin jadi pekerjaan rutin Tapi kenapa masih banjir? "ah ini musimnya yang abnormal...." kata pejabat kali...:P biar gak dianggap salah kerja Menurutku, Ibarat amal, maka perbandingan pahala dan dosa sangat menjulang ibarat kerja, perbaikan dengan perusakan sangat menjulang ibarat ilmu konservasi, penghijauan di hilir jauh lebih kecil dari penggundulan di hulu Trus solusinye gimana? apa setiap rumah harus mengoleksi perahu karet di atap rumahnya? apa semua rumah harus dibuat rumah susun, biar lantai 2 dst jadi jalur alternatif? Kalau sempat nengok kanan kiri waktu menuju/dari bandara, terlihat banyak bangunan yang 'dipaksakan' di bangun di atas rawa. nah loh, itu khan 'penghuni'nya air. wajar donk, kalo sang air mulai menyukai kamar-kamar warga, khan dia makhluk Tuhan juga yang hobbynya selalu menempati tempat yang lebih rendah. Tidak ada rawa, maka permukiman jadilan 'persinggahan sementara' sebelum kembali ke laut. Kata pujangga "Urip ikut ngetutke ilining banyu....." (seirama dan senafas dengan alam) "Biasane banyu miline mengisor.." (kasih sayang ibu-bapak lebih tinggi kepada anak, daripada sebaliknya) "Sing jembar segarane.." (sabar) result akh.... permasalahan global/regional tidak bisa diselesaikan secara RT atau RW, banjir adalah masalah hulu-hilir (daerah aliran indonesia), jadi solusi harus merambah ke semua lini. bukan presiden atau gubernur yg jadi kambing hitam, tapi semua harus bergerak dari tempat masing-masing. tapi memang posisi pemerintah sangat strategis dalam menggerakkan pihak lain. dulu ada artikel cukup bagus tentang solusi banjir dari pakar klimatologi yi model pembuatan bendungan2 mini di daerah hulu untuk menahan sementara air dan memberi waktu cukup buat meresap. coba deh! wassalam -- Ryolix Kienka BekaKak #004 AA 5377 LA =================================
