dikalimat dibawah inilah aku tersadar dengan pikiran dan perasaanku waktu
itu bro....
diluar moment dan logika lain...
dan mohon maaf jika aku sengaja tidak mencantumkan dan menceritakan (pada
cerita) label dibalik makanan tersebut adalah sponsor salah satu parpol....
entah untuk simpatic/sensasi/atau kampaigne terselubung saya ga ambil
peduli...
atau murni dari hati....
tapi mengapa momentnya hanya untuk bikers jika ini untuk ketulusan hati? :-(
bukan lebih ke politikkah? biarlah....

dan saya hanya ingin melihat dari sudut pandang hati saya....
dimana si gadis kecil itu melangkah dengan kakinya yang mungil kepinggir
jalan....


*gw kali ini mikir, (*bererti lain waktu dan sebelumnya hal ini jarang
terpikirkan , apalagi saat konsen dijalan, bro*)*
*apa aku sore itu bertampang kelaparan ya hehehe*
*lagi enak2 nunggu lampu ijo, dicolek dan dikasih makanan kecil serta aqua.*
*"makasih ya mbak"....*
* *
*gw langsung menerawang, (*based on perasaan diatas*)*
*mengapa yang dikasih kami-kami ini yang mengguna jalan ya? yang mampu beli
motor apalagi hanya untuk beli makanan kecil pembatal puasa....*
*mengapa bukan anak-anak kecil yang sliweran di beberapa lampu merah yang
tak diurus orang tuanya itu... *


On 9/21/07, Ophet <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Iya memang seharusnya lebih diutamakan para anak2 or org jalanan
> klo gw ambil dari niat mereka, mereka juga peduli dengan para pekerja yg
> sudah mendekati waktu berbuka masih bergelut dg kondisi jalan yg
> semmrawut..intinya mereka ingin berbagi dengan para pekerja yg sudah
> seharian banting tulang demi keluarganya...
> justru gw lebih setuju dengan pembagian snack untuk berbuka puasa ini,
> kalo untuk masalah anak jalanan berbeda dengan momentnya....
> gitu aja sih...pendapat gw....!
>
>  <[EMAIL PROTECTED]>
> .
>
> 
>



-- 
hendro
0812 841 8958
[EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke