dari milis sebelah!
 
 
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]  
Sent: Wednesday, March 12, 2008 10:51 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [Karisma-Revo] Pengendara Motor Lebih Berhati-hatilah!




Pengendara Motor Lebih Berhati-hatilah!
  <http://www.kompas.co.id/data/photo/2008/03/05/073044p.jpg> 
 <http://www.kompas.co.id/data/photo/2008/03/05/073044p.jpg> 
Dokumentasi
<http://www.kompas.co.id/read.php?cnt=.xml.2008.03.05.07232753&channel=1
&mn=70&idx=70#> HTML
Rabu, 5 Maret 2008 | 07:23 WIB

Suatu hari, seorang pengendara motor menyusul sebuah mobil dari sebelah
kanan, pada saat yang bersamaan ada mobil lain yang melaju cepat dari
arah berlawanan yang sedang menyusul sepeda motor di kirinya. 

Posisi mobil yang datang dari arah berlawanan itu yang agak ke kanan
sehingga pengemudi sepeda motor yang menyusul mobil dari sebelah kanan
tidak bisa lain kecuali "menekan" mobil yang sedang disusulnya ke kiri,
jika ia tidak ingin bertabrakan dengan mobil yang datang dari arah
berlawanan.

Pada saat itu, pengemudi sepeda motor tidak menyadari bahwa di sebelah
kiri mobil yang disusulnya juga terdapat sepeda motor lain, yang membuat
mobil itu tidak mungkin bergeser ke kiri. Yang terjadi kemudian adalah
pengemudi sepeda motor yang menyusul mobil dari sebelah kanan itu
terjepit di tengah-tengah, dan terjatuh setelah menyenggol mobil yang
disusulnya serta mobil yang datang dari arah berlawanan.

Pengendara sepeda motor itu patut bersyukur bahwa ia hanya menderita
luka-luka ringan. Hampir saja ia dilindas oleh truk yang melaju cepat di
belakang mobil yang datang dari arah berlawanan. Jika sopir truk itu
tidak sempat memberhentikan laju truknya, mungkin pengendara sepeda
motor itu sudah kehilangan nyawanya.

Pengendara motor perlu berhati-hati saat ia melajukan kendaraannya di
jalan. Baik pengendara motor maupun penumpangnya sama sekali tidak
terlindungi saat terjadi kecelakaan. Semakin cepat sepeda motor dipacu,
semakin fatal pula risiko yang akan dialami oleh pengendara sepeda motor
dan penumpangnya, apabila terjadi kecelakaan atau tabrakan.

Dalam kaitan itulah persoalannya bukanlah siapa yang salah atau siapa
yang benar? Karena, jika sampai mobil bertabrakan dengan sepeda motor
yang kalah adalah sepeda motor. Jika pengendara atau penumpang sepeda
motor luka parah, atau bahkan sampai kehilangan nyawa, maka benar atau
salah menjadi tidak ada artinya lagi.

Melihat ringkihnya pengendara atau penumpang sepeda motor dalam
kecelakaan atau tabrakan, maka tidak ada cara lain kecuali meminta agar
pengendara motor lebih berhati-hati saat mengendarai sepeda motornya di
jalan. Bukan berarti pengendara kendaraan lainnya tidak perlu
berhati-hati saat mengendarai kendaraannya di jalan. Semua pengendara
memang perlu hati-hati di jalan raya, tetapi pengendara sepeda motor
perlu menyadari bahwa tidak selalu pengendara mobil, bus, atau truk
menyadari kehadiran sepeda motor di dekatnya.

Walaupun pengendara mobil, bus, truk sudah berhati-hati saat mengendarai
kendaraannya di jalan, tetapi mungkin saja ia tidak menyadari kehadiran
sepeda motor di dekatnya karena posisi sepeda motor itu berada di titik
mati (dead spot atau blind spot) mobil, bus, atau truk yang
dikendarainya.

Sesungguhnya setiap kendaraan memiliki titik mati, termasuk juga sepeda
motor. Penggunaan kaca spion hanya meminimalkan titik mati tersebut,
tetapi tidak menghilangkannya. Itu sebabnya, dalam setiap kursus
mengendarai sepeda motor yang baik, senantiasa ditekankan bahwa dalam
mengendarai sepeda motornya, seorang pengendara harus bersikap
seolah-olah pengendara kendaraan-kendaraan lain tidak mengetahui
kehadirannya.

Cara lain, adalah pengendara motor harus membuat kehadirannya diketahui
oleh kendaraan lain yang berada di dekatnya. Hanya dengan "mengumumkan"
kehadirannya pada kendaraan lain, ia dapat terhindar dari kecelakaan.

Perempatan atau persimpangan merupakan tempat yang paling rawan
kecelakaan. Betapa banyak kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda
motor terjadi di perempatan atau persimpangan. Penyebabnya, sebagian
karena pengendara motor menyerobot lampu tanda lalu lintas, atau
pengendara melajukan sepeda motornya di sisi kanan mobil, bus, atau truk
sehingga ia tidak melihat kendaraan yang datang dari arah  kiri depan
mobil, bus, atau truk.

Akibatnya, ketika mobil, bus, dan truk itu tiba-tiba memutuskan untuk
berhenti dan memberikan  kesempatan kepada kendaraan yang datang dari
arah kiri itu untuk  lewat, maka sepeda motor yang tidak menyadari
adanya kendaraan dari  arah kiri itu akan langsung menabraknya. (JL)

 

Source: http://www.kompas.
<http://www.kompas.co.id/read.php?cnt=.xml.2008.03.05.07232753&channel=1
&mn=70&idx=70>
co.id/read.php?cnt=.xml.2008.03.05.07232753&channel=1&mn=70&idx=70

 

<<073044p.jpg>>

Kirim email ke