Buat...pemilik sepeda motor
 
Permasalahan Pada Sepeda Motor 



Saat ini, bisnis jual beli sepeda motor semakin ramai. Hal ini disebabkan 
semakin 

banyaknya pilihan sepeda motor baru dengan merek yang beragam sehingga 

menimbulkan ketertarikan untuk mencoba merek lain dan menjual sepeda motor 

lamanya. Berikut ini beberapa alas an atau penyebab sepeda motor dijual. 




A. Motor Sering Mogok

Motor sering mogok dapat disebabkan oleh system pengapian dengan platina dan 

belum menggunakan CDI sehingga apabila penyetelannya tidak tepat, motor akan 

sulit dihidupkan. Seain itu, berikut beberapa kemampuan teknis yang perlu 
dimiliki 

agar motor mogok dapat diatasi. 

1. Over size 

Over size harus dilakukan ketika diameter lubang silinder sudah melebihi batas-

batas yang diijinkan. Alat yang diperlukan untuk mengerjakan over size adalah 

mesin Honing yang harganya cukup mahal dan system pengoprasiannya yang 

cukup kompleks sehingga diperlukan pengetahuan dan ketrampilan khusus. 

2. Perbaikan Blok Silinder 

Kerusakan blok silinder berupa keretakan atau pecah harus diperbaiki dengan las 

listrik. Sebelum dilas harus dipastikan letak keretakannya. Biasanya, keretakan 

blok silinder tidak bias dilihat dengan jelas, tetapi akibat keretakannya 
sangat 

fatalkarena air pendingin bias masuk keruang baker atau bercampur oli (pada 

motor dengan system pendingin air). 

Keretakan pada blok silinder dapat dideteksi menggunkan magnetic crack

detector. Harganya sangat mahal sehingga hanya bengkel tertentu yang 

memilikinya. Prinsip kerja magnetic crac detector adalah memisahkan serbuk

bersi yang ditaburkan di permukaan, lalu keretakannya diperiksa. Bagian yang 

retak akan terlihat tidak ada serbuk besi diatasnya. 

3. Over Haul

Over Haul adalah membongkar komponen mesin hingga bagian yang paling 

dalam. Komponen piston dipisahkan dengan batang piston dan poros engkol. 

Demikian pula dengan komponen yang lain. Over haul bukan pekerjaan yang 

mudah apalagi jika tidak didukung peralatan yang memadai. Banyak komponen 

mesin yang hanya dapat dilepas dengan alat khusus (special service tool). Alat 

service khusus ini harganya mahal sehingga hanya bengkel tertentu yang 

memilikinya. Berikut ini komponon sepeda motor yang harus dilepas atau

dipasang dengan alat service khusus. 

a) Katup 

b) Ring piston 

c) Baut atau mur kepala silinder 

d) Magnet 

e) Susunan kampas kopling 

f) Karburator 

g) Laker-laker 

h) Kemudi 

i) Sok breker 


--------------------------------------------------------------------------------

      Page 2
     

j) Perseneling

k) Snap ring 

l) Sil oli 

m) Tekanan oli 

n) Saringan oli 

o) Pegas kopling 

p) Busi 

q) Berat jenis air aki 

r) Putaran mesin 

s) Celah busi, celah katu, dan 

celah platina 

t) Kedalamam alur ban 

u) Arus, 

tegangan, 

dan 

hambatan listrik 

v) Saat pengapian 

w) Diameter silinder 

x) Tes tekanan kompresi 

Peralatan yang memadai saja belum cukup untuk melakukan over haul 

karena ada aturan dalam melepas dan memasang komponen mesin, yang apabila 

dilanggar akan merusakan. Over haul mesin diatas 110 cc sebaiknya dikerjakan 

dua orang karena mesin-mesin tersebut cukup berat jika diturunkan dan diangkat 

sendiri, antara lain mesin Tiger, Thunder dan Mega Pro. Over haul harus 

dilakukan apabila akan mengganti bagian dalam mesin seperti poros engkol, 

bantalan poros engkol, batang piston, transmisi, perpak seluruh mesin, dan 

membersihkan lubang saluran oli. 

B. Bahan Bakar Boros 

Bensin dan oli sangat boros menjadi salah satu alas an sepeda motor dijual. 
Namun,

hal ini hanya terjadi pada beberapa merk tertentu. Secara umum, bensin dan oli 

sepeda motor dua tak lebih boros dengan sepeda motor empat tak sehingga harga 

sepeda motor tersebut tidak mengalami kenaikan yang berarti meskipun harga 
motor 

yang lain melambung tinggi. Untuk menekan pemborosan bensin dan oli hamper

tidak mungkin karena menyangkut proses kerja mesin. 

Ketika harga bensin dan oli masih murah, motor dua tak banyak disenangi karena 

memiliki kelebihan yang tidak ditandingi oleh sepeda motor empat tak, yaitu 
mudah 

dalam perawatan, operasional dan perbaikannya. 

Borosnya pemakaian bensin dan oli pada sepeda motor dua tak memang bias 

menguras kantong bagi yang berpenghasilan rendah. Oli samping yang digunakan 

motor dua tak tidak diperlukan oleh motor empat tak karena hanya menggunakan 
satu 

jenis olie yang diisikan melalui lubang oli pada blok mesin. 




Kecenderungan sepeda motor keluaran baru menggunakan mesin 4 tak karena harga 

bensin yang terus meningkat dan kemajuan teknologi yang bias mengurangi 

kelemahan mesin empat tak. 

Sebenarnya, ada cara sederhana untuk mengurangi pemborosan oli dan bensin, 
tetapi 

pengaruhnya tidak terlalu besar karena hanya mampu mengembalikan ke kondisi 

standarnya. 

Caranya dengan melakkan perbaikan dan penyetelan komponen berikut ini: 

. Karburator 

. Busi 

. Ruang baker dibersihkan 

. Tekanan kompresi 

. Tekanan ban 

. Aerodinamika kendaraan 

. Knalpot dibersihkan 

. System 

pemasukan 

dan 

pembuangan 

Selain perbaikan dan penyetelan berbagai komponen diatas, cara mengendarai 
sepeda 

motor harus benar. Berikut ini kebiasaan yang harus dihindari untuk megurangi 

pemborosan bensin. 

. Terlalu sering menekan pedal rem

. Memutar handel gas yang tidak perlu 

. Mengendarai sepeda motor dengan kecepatan berubah-ubah 

. Menarik handel kopling yang tidak perlu 

Cara lain yang bias mengurangi pemborosan, yaitu dengan melakukan modifikasi. 

Modifikasi dapat delakukan dengan mengganti komponen, mengubah bentuk dan 

ukurannya. Namun modifikasi ini dapat menyebabkan harga jatuh karena dianggap

tidak orisinil lagi. 

Berikut ini bagian yang bias di modifikasi untuk menghemat bensin. 

. Karburator 

. Saringan bensin 

. Saringan udara 

. Platina 

. Busi 

. Kabel-kabel pengapian 

. Saat pengapianKoil 

. Penyetelan katup 

. Kondensor 

. Kondisi Katup 

. Pendinginan 

. Tekanan Kompresi 

. Pelumasan 


--------------------------------------------------------------------------------

      Page 4
     

C. Motor Tidak Normal 

Model sepeda motor cepat sekali berganti, terutama bodinya. Hampir setiap tahun 

keluar model terbaru dari semua merek sepeda motor yang ada. Meskipun demikian, 

pada dasarnya hanya ada dua model utama yaitu model bebek dan model bukan 

bebek 




Perkembangan masing-masing model dan merek tersebut sebenarnya mirip, seperti 

bentuk lampu kepala, lampu belakang, dan lampu sein. Misalnya, model awal 

berbentuk lampu bulat, segi empat, kemudian lonjong. 

Selain bentuk lampu, letak pemasangan lampu juga dipindahkan untuk membedakan 

model sebelumnya. 

Letak dan bentuk lampu selalu berubah dengan berbagai variasi, tetapi dapat 
kembali 

ke model lama. Misalnya, Honda Tiger 2000 dan Vespa Corsa yang model lampunya

bulat seperti motor tempo dulu. Dengan model yang senantiasa berubah membuat

konsumen selalu ingin mengikutinya. 

D. Teknologi Motor Ketinggalan 

Perkembangan teknologi sepeda motor sangat cepat. Berikut ini inovasi atau 

penemuan baru di bidang teknologi mesin sepeda motor 

1. YEIS 

Sistem Yamaha Energy Induction Syistem (YEIS) digunakan pada sepeda motor 

Yamaha RX S an RK King. Dengan system ini, tenaga mesin bertambah besar. 

Dibandingkan motor Yamaha keluaran sebelumnya, tenaga dan kecepatan 

maksimum yang bias dicapai Yamaha RX S dan RX King lebih baik. 

2. CDI 


--------------------------------------------------------------------------------

      Page 5
     

Capasitor Discharge Ignition (CDI) adalah system pengapian elektronik. Sistem

pengapian ini digunakan pada berbagai merek sepeda motor 

3. Pendingin dengan Kipas 

Sistem pendinginan mesin sepeda motor satu silinder umumnya cukup dengan

aliran udara di sekitar mesin tersebut. Namun, pada beberapa tipe sepeda motor

menggunakan kipas angina sebagai pendingin pembantu. Tujuan pendinginan 

dengan kipas angin agar pendinginan lebih efektif. Misalnya, pada sepeda motor 

Suzuki RC 100, Suzuki Tornado, dan Vespa. 

4. Power Scoope 

Jika Suzuki RC dan sejenisnya menggunakan kipas angina untuk membantu

system pendinginannya maka Yamaha Alfa menggunakan system power scoope. 

Power Scoope berbentuk corong dari bahan logam yang dipasang di bagian depan 

kepala silinder mesin agar udara yang mendinginkan mesin lebih banyak. Apabila 

pendinginan baik, diharapkan tenaga mesin bertambah besar. 

5. TPFC 

Trancient Power Fuel Control (TPFC) terdapat di dekat karburator pada sepeda 

motor GL Pro dan GL Max yang merupakan system supplai bensin pada saat 

sepeda motor dipercepat. Saat handel gas diputar agak mengejut, ada tambahan 

suplai bensin melalui lubang TPFC sehingga jumlah bensin yang masuk ke mesin 

lebih banyak dibandingkan dalam keadaan mesin tidak dipercepat (normal). 

Tujuan system TPFC untuk mengimbangi jumlah udara yang masuk ke msin saat 

dipercepat. Jumlah udara tersebut relative lebih banyak dibandingkan pada saat 

motor berputar normal. Apabila tidak diimbangi suplai bensin, kemungkinan 

mesin tersendat-sendat. 

Teknologi sepeda motor yang berkembang pesat membuat sepeda motor

model lama tertinggal daripada keluaran baru. Hal ini menjadi salah satu 

penyebab orang ingin menjual sepeda motor dan diganti dengan sepeda motor 

yang lebih baru. 




Kirim email ke