Setuju... memang kita harus sikapi dengan positif karena penyebabnya adalah
proyek untuk masyarakat banyak, mungkin akan beda kalo penyebabnya adalah
proyek perumahan kecil (cluster) di daerah pinggiran tapi yang harganya
mahal. Bukan saja bikin jalanan kotor dengan tanah yang jatuh tapi jalan
yang dilalui (jalan klas III)oleh truk2 besar jadi rusak karena tdk kuat
menahan beban 

 

 [m.a.h.a.r.G.y.o]

sugihtanpobondho ngluruktanpobolo menangtanpongasorake

   _____  

From: hendro cahyono [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, May 15, 2008 11:50 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [BekaKak] OOT: Proyek jalan licin

 

tidak juga bro....

 

mengapa ya kita lebih cenderung bersudut pandang menyalahkan?

mengapa dan selalu mengapa?

ya karena selalu saja alasannya adalah karena kenyamanan kita
terganggu...-... betul apa betul????

 

yang akhirnya efek keselamatanlah yang ditonjolkan sebagai pembelaan...

 

kadang kita harus menyalahkan diri sendiri karena pasti ga akan rugikan
siapapun...

 

sapa suruh tinggal bekasi?

sapa suruh lewat jalan itu?

sapa yang peduli kalo kita nekad lewat trus jatuh terpeleset karena "udah
teridentifikasi bahayanya" masih nekad lewat juga....

 

 

project BKT tidak salah karena mengandung banyak harapan yang dipikulkan
disana....

harapan nya BKT jadi salah satu solusi penanganan banjir rutin yang terjadi
di jakarta - bekasi.

yang selalu saja merugikan warga dimana selalu bermasalah dengan tempat
tinggal dan harta benda yang terapung karena air keruh akibat banjir...
belum penyakit-penyakit yang selalu datang menyertainya.-...

 

kalo banjir terjadi tanpa adanya project mimpi BKT, pasti tetep tidak
dianggap bener kan?

 

tanah tumpah dijalan akibat transfer galian, .. ya kurasa hal yang biasa
saja.

 

sebab tidak ada yang sukarela berjalan dibelakang truk untuk menyapu guguran
tanah liatnya. sehingga pengguna jalan lain dinyamankan lintasannya.-...

 

trus guguran tanah liat yang berkolaborasi dengan air hujan menjadi senyawa
baru yang disebut lumpur.

 

kebetulan sekali jalan yang dilalui truk pengangkut bukanlah jalan khusus,
namun jalan umum yang kita semua gunakan...

imbasnya (selalu negatif) adalah lumpur yang terlentang dijalanan
menyebabkan satu bahaya terselubung bagi pengguna jalan lain karena
hilangnya grip ban pada aspal.

 

tidak terlalu sukar sebenarnya handling di aspal berlumpur dibandingkan
aspal ber-olie....

dengan alur ban yang masih bagus, maka masih ada harapan tidak terjadi slip
selama kita benar dalam berkendara..-.

beda saat melintas di genangan olie.... tak ada yang bisa diperbuat selain
dengan suka rela cari tempat yang enak buat nyungseepp..-..

 

setahuku dan dari kesimpulanku sendiri.... action saat melaju di trek lumpur
aspal adalah...

 

slow ... pertahankan titik tengah gravitasi...-. tidak manufer secara
mendadak.... tidak mengerem dengan mengejut dan terlalu dalam .... jaga
jarak kendaraan...-.. belok dengan metode "geser badan - motor tegak" dan
bukan dengan style motor miring....

 

yang pasti sih berangkatlah sangat pagi sehingga masih nyaman dalam
melintasinya.-...

 

lain halnya andai kita sengaja masuk jalanan tanah yang berlumpur...-..

perlu sertifikat circus dulu kayanya....

 

harapannya, semoga project segera kelar dan manfaat BKT dapat dirasakan
bersama....

 

dan kalo boleh diambil manfaat kejantanannya adalah....

disinilah saatnya kita tiap hari latihan safety riding... menguji skill
berkendara..-. menguji nyali sekaligus menguatkan mental bahwa selama kita
bijak dan waspada di jalan, maka rintangan tak lebih hanyalah sebuah sarapan
dan hidangan penutup semata....

 

 

salam.....

 

On 5/15/08, fajar budiman <fajar_milan@ <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
-yahoo.co.-id> wrote: 

yah itulah efek yang harus diterima dari sebuah pembangunan berskala besar
mau gak mau........

Ochep <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> -com> wrote: 


 

  



Written by Andry Berlianto, on 15-05-2008 10:24

Active ImageJakarta diguyur hujan lagi malam tadi (15/5), alamat jalan jalur
proyek Banjir Kanal Timur bakal di lumuri tanah liat yang bisa bikin ban
motor tergelincir. Buat yang tidak punya pilihan lain soal rute mungkin
harus berserah diri kendaraannya kembali dilumuri warna coklat tanah. Entah
sistem kebersihan seperti apa yang sudah dilakukan oleh pemilik proyek BKT
demi menghindari lumuran tanah liat yang berserakan di jalan raya. Saat
kering tanah-tanah membentuk gundukan-gundukan kecil dan saat basah gundukan
itu pun cair dan membuat licin jalan. Truk-truk besar yang datang silih
berganti tampaknya tak terlihat mumpuni untuk membawa tanah galian, yang ada
tanah pun sedikit demi sedikit meluncur lewat lubang-lubang kecil di sisi
bak truk. Korbannya siapa lagi kalau bukan pengguna jalan lain yang
lagi-lagi harusmengurut dada karena harapannya melintas di jalan mulus
ternyata hanya mimpi belaka.

 

.






-- 
hendro
0812 841 8958
I'M breAkinG thE RuLes GonNa Act liKe a fool 

 



--- 


Kirim email ke