Ndro....
Asli gw masih penasaran lho, stlh gw baca artikel air bisa bikin irit 2 kali 
lipat karena menggunakan KOH dan proses pembakaran dr campuran air plus KOH tsb.
Nah yg bikin penasaran gw nih....ada kadar tertentu gak utk air brp liter dan 
brp cc ato brp gram si KOHnya tsb, krn KOH dpt bisa dibeli toko kimia terdekat 
dgn murah.
Nah trus katanya ada alat tertentu utk bisa diaplikasikan ke motor kita, kira2 
bisa gak yee BEKAKAK percobaan juga dgn mempelajari metode2nya. Kan mayan gak 
perlu expose keluar tp scr internal bekakak kita bisa mengaplikasikan cara jitu 
tsb dgn suatu alasan yg ilmiah bahwa suatu club motor bekasi sudah bisa 
membantu pemerintah utk sosialisasi pengiritan BBM.
Hehehe cuma sekelumit masukan aja nih....mungkin ada tanggapan lain ?


----- Original Message ----
From: hendro cahyono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, May 28, 2008 11:30:28 AM
Subject: Re: [HKCI] [OOT] Djoko Sutrisno Manfaatkan Air, Motor Jadi Irit


memang lagi project lab khusus bekakak pakdhe ....
nanti dipatenkan untuk temuan penampung plastiknya doang hehehee
 
plastik penampung bisa dipake bahan lain kok yang lebih tahan. atau plastik 
sejenis jerrycan (kalengnya jerry .... :-D )
yang dicetak ulang menyesuaikan bagasi kendaraan bs kok sebagai penampung 
alternatif secara plastik tersebut cukup tahan panas mesin di bagasi. dan kalo 
melihat struktur kimia H2O di akurin ama soda kue yang menganut proses 
elektrolisa. .....
ngga akan ngakibatin panas yang melumerkan plastik (khusus) penampung tadi....
 
lebih bagus lagi dengan plastik selevel merk tupperware yang cukup tahan 
terhadap panas....
mungkin biniakan kehilangan 1-2 toples tupperware dirumah gara2 dipake para 
suami buat proses elektrolisa hehehe
 
apa salahnya kita ikut coba-coba dengan teknik ini?
lumayan lah kalo ternyata dengan air mineral, kita dapat ngirit penggunaan 
bahan bakar hingga 15% dengan pemanfaatan gas hidrogen hasil elektrolisa H2O ???
 


 
On 5/28/08, piet baskoro <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: 
dearest..

hehehe... kebanyakan namanya pake "o" semua.. jangan2 ente nyusul.. om hendro 
cahyono.. 
kalo model beginian buat turing gimana yah?? secra mereka melakukan modifikasi 
dengan bahan plastik yang ada batas tingkat panasnya.. mungkin ajah bsa meleleh 
dan malah bikin repot.. but who knows kedepan ada yang lebih cenggih lageh..

kalo BBM dinaikan lagee 2 kalilipat apa bisa makin canggih temuannya?? hihihi

thanks,
baskoro



2008/5/28 hendro cahyono <hendro.cahyono@ gmail.com>:

kebetulan pagi ini gw beli M+
dengan arikel yang judulnya mirip...
 
temuan oleh FX Agus Unggul Santoso dengan system yang mirip.
lebih detailnya bs dibaca di M+ yang baru....
 
salam...

 
On 5/28/08, piet baskoro <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: 
dearest..

cross post dari milis tetangga.. mulai banyak yang "pinter" nih.. 
mungkin berguna.. silahkan di baca.. kalo lebih mantaf dan lihat potonya ada di 
ling berikut :
http://amirhady. blogspot. com/2008/ 05/djoko- sutrisno- manfaatkan- air-motor. 
html

kalo ditambah "penambah oktan" lebih irit ngga yah atawa malah makin ngorot?? 
hehehehe...

thanks,
baskoro
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- 
--------- --------- --------- --------- --------- --------- --------

Apakah ada anggota milis hsx yang berada di jogja?
Siapa tahu, bisa dapet infonya lebih banyak, syukur-syukur menjelaskan 
pembuatan dan pemasangannya di motor
Satriyo R 4788 FE #129
Bagus Kurniawan - detikcom 
Pak Djoko yang satu ini berbeda dengan Joko Suprapto, warga Nganjuk Jawa Timur 
yang menemukan blue energy, bahan bakar berbahan baku air. Pak Djoko yang satu 
ini bernama lengkap P. Djoko Sutrisno, warga Kelurahan Pakuncen Jl HOS 
Cokroaminoto No 76Yogyakarta. Antara Djoko Sutrisno dan Joko Suprapto, 
sama-sama mengembangkan air. Bila Joko Suprapto mengembangkan air menjadi bahan 
bakar, maka Djoko Sutrisno hanya memanfaatkan atau menambahkan air ke dalam 
BBM, sehingga motor atau mobil yang dikendarainya menjadi lebih irit dibanding 
bila menggunakan 100 persen BBM. Prinsipnya kendaraan masih menggunakan BBM, 
namun dengan ditambah dengan teknologi temuan Djoko Sutrisno pengunaan BBM bisa 
irit atau hemat dua kali lipat. "Setelah dipasangi teknologi ini, konsumsi BBM 
bisa hemat dua kali hingga tiga kali lipat. Untuk percobaan, dulu kita pakai 
motor dan mobil pribadi. Sekarang banyak warga yang ingin dipasangi alat itu," 
kata Djoko kepada detikcom dirumahnya,
 Senin (26/5/2008) kemarin.Menurut dia, peralatan yang dibutuhkan juga sangat 
sederhana, tidak rumit dan tidak dipatenkan, meski alat ini memang hasil 
temuannya. Djoko tidak pelit, malah dengan sukahati dan sukarela membagikan 
pengetahuan itu kepada orang yang berminat mempelajarinya."Kalau mau membuat 
sendiri ongkosnya sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 75 ribu. Mobil dan motor saya 
sudah saya pasangi sejak 2 tahun lalu," kata Djoko yang hanya jebolan kelas dua 
di SMP Pangudi Luhur itu.Secara prinsip, kata Djoko, hingga saat ini kendaraan 
hanya bisa menggunakan bensin atau solar. Namun, Djoko yakin pada suatu ketika, 
kendaraan itu bisa dijalankan dengan menggunakan air. Hanya saja teknologinya 
memang perlu banyak perubahan.Mengenai teknologi temuannya, Djoko menjelaskan, 
air yang akan menjadi sumber energi itu dicampur dengan zat kimia berupa Kalium 
Hidroksida (KOH). Gas hidrogen tersebut mampu menambah oktan di bensin atau 
solar, sehingga menjadi lebih
 hemat. "Prinsipnya air murni atau aquades ditambah KOH yang bisa dibeli di 
toko-toko bahan kimia dengan harga murah itu, motor bisa jalan," katanya.Air 
yang yang sudah dicampur bahan tersebut kemudian dihubungkan dengan elektroda 
agar unsur oksigen dan hidrogen dalam air tersebut terurai. Setelah itu unsur 
hidrogennya yang mudah terbakar dijebak dan diambil sebagai sumber 
tenaga."Sangat sederhana sekali, logis dan ilmiah sehingga semua orang bisa 
memanfaatkannya. Saya tak takut temuan saya ini ditiru orang lain. Tak perlu 
dipatenkan agar semua orang bisa memanfaatkannya," imbuh dia.Saat ini di 
kawasan tempat tinggalnya, sudah banyak mobil dan motor yang dimodifikasi 
dengan teknologi temuannya. Dua buah mobil VW Kodok dan KIA Carens milik 
temannya akan dipasangi alat itu. Sejak pagi pukul 08.00 WIB, dia dibantu 2-3 
orang karyawan dan anggota keluarganya mengutak-atik motor milik orang lain 
yang minta dipasang alat tersebut.Tidak hanya itu, banyak pemilik
 bengkel, bahkan warga luar kota Yogyakarta seperti Bogor, Bandung atau 
Semarang sengaja datang ke rumah Djoko yang sekaligus menjadi bengkel untuk 
menimba ilmu. "Saya juga tak pelit ilmu kalau memang ada orang yang benar-benar 
ingin belajar ke sini," kata dia. ( bgs / asy ) 

--
Posting oleh PAK AMING ke CATATAN PAK AMING pada 5/28/2008 07:37:00 AM__._,


-- 
bash002
B45 49ZS
http://www.karismaf ansclub.or. id
http://www.hkci. or.id - [EMAIL PROTECTED] com 


 -- 
hendro
0812 841 8958
I'M breAkinG thE RuLes GonNa Act liKe a fool 


-- 
bash002
B45 49ZS
http://www.karismaf ansclub.or. id
http://www.hkci. or.id - [EMAIL PROTECTED] com 


-- 
hendro
0812 841 8958
I'M breAkinG thE RuLes GonNa Act liKe a fool  


      

Kirim email ke