Sakit itu memang mahal, tetapi sehat itu murah. Betapa tidak. Sakit di
negeri kita ini memang berat di ongkos. Bayangkan biaya rumah sakit
yang lebih besar dari gajah bengkak yang lagi bunting. Harga obat yang
sejauh langit dari bumi, belum lagi tarif dokter yang menyapu bersih
ATM bank ; ATM yang lain (Aku Tak Mampu lagi).
Karena itu marilah kita mencari yang murah, yaitu sehat. Pola makan
kita menentukan salah satu faktor kesehatan kita. Terutama untuk
mencegah kita tidak sakit. Nah, buah dan sayur yang kita makan atau di
jus (juice) berfaedah untuk mengantisipasi berbagai penyakit.
Kali ini faedah buah dan sayur yang dimuat dalam Buku Kesaksian dan
Makalah Retreat Nasional ke-3 MHM, kami turunkan disini agar bisa
dimanfaatkan anda yang tak sempat datang mengikuti acara retreat yang
di selanggakan tanggal 23-25 Juni 2006 di Royal Orchids Garden Hotel,
Batu - Malang.

MAKANLAH SAYUR DAN BUAH
500 GRAM SEHARI DEMI MENCEGAH
PENYAKIT KANKER
Tips dari Prof. Hung, Taiwan

Si MERAH - Tomat
Sebuah tomat setiap hari menurutnya sudah bisa mengurangi resiko
kanker prostate sampai 45%. Si Merah Cabe katanya baik untuk
memperbaiki suasana hati orang yang sedang murung

Si JINGGA
Wortel, semangka, ubi merah, jagung, pepaya mengandung banyak vitamin A.

Si HIJAU
Teh dianjurkan untuk melawan radikal bebas dan memperlambat penuaan.
Teh hijau baik pula untuk mengurangi resiko tumor dan arteriosclerosis.

Si PUTIH havermut.
Prof.Hung sendiri setiap pagi sarapan 40 g havermut. Katanya
menurunkan kolesterol dan trigtiserida selain itu baik bagi penderita
diabetes dan sembelit.

Si HITAM jamur kuping.
Bisa bermanfaat mengencerkan darah sehingga tidak mudah terjadi
penyumbatan pembuluh darah, termasuk di otak dan mencegah kepikunan.
Sehari cukup 5-10 g, dalam tumis atau sup.

Seorang pasien Prof.Hung, pengusaha dari Taiwan, harus menjalani bedah
by-pass akibat penyumbatan pembuluh jantung. Saat menunggu giliran
untuk dioperasi di AS, setiap hari ia makan sup yang dibuat dari 10 g
jamur kuping, 40 g daging tanpa lemak, 3 iris jahe, 5 bawang putih,
sedikit garam dan 6 mangkuk air yang dimasak sampai kuahnya tinggal 2
mangkuk. Menurut Prof. Hung, 11/2 bulan kemudian, ketika tiba giliran
pasien itu untuk dibedah, ternyata pembuluh-pembuluh darah jantungnya
sudah `plong' sehingga operasi di batalkan.
Nah, demi untuk hidup sehat marilah kita juga menjalani resep ini.

Make a Comment

Kirim email ke