Ada dua anak kembar namanya Tono dan Tino. Tono mempunyai sebuah perahu
dayung yang sudah sangat tua. Kok kebetulan suatu hari istrinya si Tino itu
meninggal
bersamaan dengan hari tenggelamnya perahu dayung si Tono itu. Beberapa hari
kemudian seorang wanita tua melihat Tono, dan secara tidak sengaja salah
mengenalinya
sebagai Tino yang kehilangan istrinya itu. Kata wanita itu kepada Tono,
"Saya turut sedih atas kehilangan anda. Anda pasti merasa sedih."
Nah si Tono mengira bahwa wanita itu berbicara tentang perahu dayungnya itu,
menjawab "Sebenarnya sih saya bisa dibilang malah senang karena bisa
menyingkirkannya.
Dia sudah amat tua sekali bahkan sudah jelek dari pertama kalinya. Bagian
bawahnya sudah lapuk dan berbau amis sekali. Bagian punggungnyapun sudah
sangat
jelek dan lubang di bagian depannya sudah sangat lebar. Setiap kali aku
menggunakannya, lubangnya bertambah besar dan dia bocor tidak karuan. Saya
kira
yang mengakhirinya adalah ketika saya menyewakan dia kepada 4 orang pemuda
yang sedang bersenang-senang tempo hari. Saya sudah memperingatkan mereka
bahwa
dia sudah tidak begitu enak dipakai tapi mereka masih juga mau
menggunakannya. Mereka berempat mencoba masuk ke dalam bersamaan dan
akhirnya dia terbelah
persis di tengah- tengah."
Wanita tua itupun pingsan…


-- 
hendro
0812 841 8958
I'M breAkinG thE RuLes GonNa Act liKe a fool

Kirim email ke