Tapi Kan pulang lembur jadi ngantuk bro, nabrak juga he he he....
----- Original Message ---- From: Alex Setia <[EMAIL PROTECTED]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Thursday, August 21, 2008 7:59:25 AM Subject: RE: [BekaKak] SELAMAT PAGI ....SEMUANYA.... Kayaknya kalo kecepatan 20-30 Km per jam dengan jarak 3 meteran masih dapat ngerem seperti yang dikata KI Sampeyan, pake Engine Break Cuma mungkin akan agak sulit kale ya koordinasi antara kaki kiri dengan kaki kanan, Tekan rem Belakang di Bantu dengan rem depan, Insya Allah gak nyerosot lagi dah. Alex Setia Group Life & Health Underwriting ________________________________ From:[EMAIL PROTECTED] .com [mailto: [EMAIL PROTECTED] .com ] On Behalf Of Agast Sent: 21 Agustus 2008 7:54 To: [EMAIL PROTECTED] .com Subject: Re: [BekaKak] SELAMAT PAGI ....SEMUANYA. ... Thx ya lex....emang pernah kepikiran mau ganti pake cakram untuk belakang...tapi karena memang belum ada biaya ...ya bertahan dulu dech.... betul jaga jarak memang penting banget...sebetulnya jaraknya kurleb 3 meteran dan kecepatan si bohay 20 - 30 km/jam Pada tanggal 21/08/08, Alex Setia <[EMAIL PROTECTED] co.id> menulis: Assalamualaikum Wr. Wb juga Pak dhe Agus Alhamdulillah perjalanan pagi ini juga lancar banget… berangkat dari Rumah Jam 06.15 seperti biasa nganter adik sekolah di seputaran pinang ranti.. biasanya perjalanan langsung via Halim perdanakusuma, Cuma kayaknya moodnya lagi pengen lewat TB Simatupang, ya udah akhirnya gue putuskan untuk putar balik lewat TB Simatupang via Antasari. Alhamdulillah perjalanan sampe kantor sangat lancar dan tidak ada kemacetan hanya dititik Lampu merah yang menghasilkan kemacetan. He he he nanggung amat Pak dhe 19 ribu kenapa gak dilempengin jadi 20 ribu he he he ( yang seribu emangnya buat apaan pak dhe) ya hanya mengucap prihatin mengenai musibah yang menimpa pak dhe. Posisi dalam kecepatan berapa Pakdhe…? Karena kecepatan motor dan posisinya dengan jarak mobil di depannya sangat menentukan dalam proses pengereman. Dan mungkin periksa juga kondisi rem tromol belakangnya pak dhe apakah sudah aus apa belum, or kalo mo lebih paten lagi pas mo ngerem ganti aja sama rem cakram dibelakang. Tapi rem cakram juga kalau dipergunakan dengan jarak yang dekat untuk pengereman akan berbahaya juga karena akan mengakibatkan motor ngesot. Kayaknya sing penting sih jaga jarak aman dengan kendaraan di depan deh… Salam Alex Setia Group Life & Health Underwriting ________________________________ From:[EMAIL PROTECTED] .com [mailto:[EMAIL PROTECTED] .com] On Behalf Of ppadpbri_agus Sent: 21 Agustus 2008 7:19 To: [EMAIL PROTECTED] .com Subject: [BekaKak] SELAMAT PAGI ....SEMUANYA. .... Ass. Wr. Wb Selamat Pagi semua, pagi ini berangkat dari rumah ( Jam 05.00 ) alhamdulilah Lancar Banget....dan sampai di t4 kerja jam 06.20 WIB. Seperti biasanya sesampainya di kantor aku langsung ganti baju kerja, buat kopi lalu sarapan. Kerja mulai jam 07.30 dan semoga hari ini semuanya lancar-lancar saja ...amin. Sempet sebentar review kejadian kemarin sore sewaktu pulang kerja. Aku dan si bohay dengan kecepatan kurleb 20-30 km/jam menyusuri daerah Cemput...didepanku ada Taksi ( jarak kurleb 3 M ) dan didepan taksi ada kijang... entah kenapa tiba-tiba taksi "Dian" ini berhenti mendadak... spontan aku menginjak pedal rem dan sempet banting stang ke kiri...entah kenapa si bohay masih saja terus berjalan ( mungkin karena remnya tromol kali yach )...akibatnya menyerempet bumper belakang taksi tersebut. Astagfirullah ...batinku.. .akupun segera minggir diikuti taksi tersebut, sang supir turun dan kami pun berdebat... aku mengakui aku menang salah...dan diapun menuntut ganti rugi...bahkan sang sopir sempet meminta STNK si bohay tapi aku tolak...dia mengajak ke POOLnya akupun menolaknya.. aku minta diselesaikan disitu dan niatku masalah ini harus selesai saat itu juga...aku tidak mau bertlarut2. Debat...debat dan terus debat...sang supir tetap minta ganti rugi ( sepertinya ybs berusaha memeras ). Melihat kejadian seperti itu massa sekitar mulai berkerumun dan membela aku... Alhamdulilah. ..sementara sang supir mulai gelisah....dan akhirnya aku mengeluarkan sejumlah uang ( ngga banyak sich hanya 19 ribu rupiah ) aku bilang aku ngga ada uang lagi...alhasil dia pun mengalah...kami bersalaman dan masalah itupun selesai... Sang Supir pun masuk kemobilnya dan pergi...akupun mengucapkan terima kasih pada massa yang sudah membela aku...sementara aku masih termanggu ... Rasa-rasanya aku selalu berusaha untuk melakukan savety riding...tapi kok ??? Simpatisan Bekakak B6992FCO
