cerita si Endrik...

Endrix menemui dokter spesialis kelamin.Katanya,"Dok,sy punya masalah, 
tapi Dokter harus janji dulu untuk tidak tertawa nanti yah?" 
"Tenang. Sy janji tdk akan tertawa. Itu melanggar sumpah kedokteranku, " 
jawab dokter bersahaja. 
Endrix langsung menurunkan celananya, burungnya ternyata kecil sekali, 
mungkin diameternya hanya sebesar pensil steadler 2B. 
Melihat barang yg hanya seadanya, dokter tak kuat menahan tawanya. 
Dia tertawa terpingkal2, sampai berguling-guling dilantai. Kira2, 5 menit 
baru dia dapat mengendalikan emosinya. 
"Maaf Mas,.Hh..hh..,sy kelepasan,Sy janji tdk akan tertawa lagi. Nah, 
sekarang masalah Saudara apa?" kata dokter, berjuang keras menyembunyikan 
sisa tawanya. 
Endrix ngomong dengan nada sedih. 
"Burung sy sudah 3 hr bengkak begini" 


Kirim email ke