Ada sumpah pocong, tetapi ada janji sekali pocong keujian - ganti
operator seluler kemudian.

Dalam perjalanan dari Perth ke Jakarta saya harus singgah di
Denpasar. Biasanya sambil transit di bandara saya manfaatkan untuk
menilpun keluarga. Kadang sih nggak mutu isinya - kalau orang lain
pakai sayang, honey dsb, saya malahan sering pakai "hai
changchuter" - dan ini tidak ada hubungan apa-apa kecuali saat
mendengar ada nama grup cangcuter orang pada heran emang sudah
kehabisan nama.

Seperti sudah di atur nomor HP lama eight one one _ selalu
mengeluarkan pesan Nine One One alias gawat darurat agar saya
menyelesaikan "pembayaran" - padahal bertahun-tahun menggunakan
jasa "one bill" dari sebuah perusahaan kartu kredit yang juga
anggota milis ini.

Tertarik akan iklan operator celular yang kocak saya memilih kartu
perdana yang belakangan dikabarkan bisa menilpun pocong. Untungnya
anggota milis ini sekalipun dari perusahaan yang sama tetapi sudah
pensiun sehingga saya tidak ewuh pakewuh. Ternyata iklannya betul,
dalam hitungan detik, sambungan tilpun wafat atau menjadi pocong.
Atau kadang muncul pesan error. Menjengkelkan memang dua pesawat HP
saya praktis tidak dapat digunakan.

Lalu saat nomor tadi dibawa ke Yogyakarta, sekalipun tidak
mendapatkan pesan error namun kami kesulitan mengisi pulsa karena
menurut penjualnya ada gangguan pada jaringan.

Herannya kerabat di Jakarta selalu mengacungkan dua jempol manakala
saya tanyakan pengalaman menggunakan jasa operator. Gratis kalau
dini hari.

Namun acungan jempol sempat menggantung lunglai ketika kerabat saya
Dodi mengeluh bahwa saat bertugas di Lampung khusus operator yang
sama praktis tidak bisa dipakai. Gangguannya berupa salah sambung
nomor yang dituju.

Terakhir pengalaman saat anak saya berada di Banda Aceh juga mengaku
tidak bisa menggunakan operator tilpun pocong.

Ini memang hukum ekonomi. Manakala ada barang dibuat murah atau
gratis, resikonya kualitas bakalan kedodoran seperti yang kami alami.

Akhirnya kami kembali menggunakan operator selular yang sedikit
mahal namun kwalitasnya tidak kedodoran.

Mudah-mudahan tulisan kali ini saya tidak perlu ditilpun oleh
Customer Care Pocong. Seperti yang terjadi pada Taxi Sontoloyo tempo
hari.

Mimbar Saputro

-- 
hendro
0812 841 8958 / 99618041

Kirim email ke