Indonesia Menunggu Datangnya Gempa Dahsyat Lebih Dari 9 SR
 Baru saja diberitakan oleh TV CNN pada tanggal 17 September
 2008 tentang
 Datangnya Gempa Dahsyat yang lebih atau sekitar 9 SR
 disekitar Sumatra
 Barat. CNN melakukan peninjauan khusus bersama pemburu
 Gempa dari
 California Technology Institute. Pemburu gempa ini adalah
 geoloog dari
 CalTech yang meneliti semua gempa2 yang muncul di Indonesia
 terutama
 yang terakhir ini yang katanya mengakibatkan kerak bumi
 melipat sehingga
 menimbulkan gempa sekitar 7 SR lebih baru2 ini. Akibat dari
 kerak bumi
 yang melipat sehingga overlap satu dengan lainnya yang
 terjadi diwilayah
 sekitar SumBar, akan memaksa efek balik seperti pegas,
 karena lipatan
 ini akan berusaha mengembalikan atau meratakan kerak bumi
 yang melipat
 ini seperti ibaratnya pegas yang apabila kita tekuk akan
 menimbulkan
 kekuatan yang arahnya sebaliknya dari arah tenaga yang
 menekuknya untuk
 kembali ke bentuk semula.
 Reaksi balik pegas akan terjadi terhadap kerak bumi yang
 melipat akibat
 gempa baru2 ini yang besarnya sekitar 7 SR itu, namun
 reaksi balik pegas
 ini akan berakibat gempa yang besarnya lebih dari 7 SR yang
 diperkirakan
 sebesar 9 SR atau lebih. Menurut ahli geologi pemburu gempa
 ini, gempa
 yang ditunggu itu akan muncul dalam waktu dekat. Tidak ada
 yang bisa
 dilakukan selain mengumumkannya kepada masyarakat luas
 diwilayah SumBar
 untuk ber-jaga2 datangnya gempa ini yang kemungkinan akan
 disertai
 Tsunami. Persiapan mental dibutuhkan masyarakat agar dengan
 persiapan
 yang baik maka datangnya gempa tidak akan menimbulkan
 kepanikan sehingga
 jatuh korban yang jauh lebih besar. Kapan tepatnya
 kedatangan gempa
 dahsyat ini, sang pemburu gempa sendiri tidak bisa
 memastikan. Namun
 sang pemburu gempa ini menyatakan akan tetap mengejar gempa
 dahsyat ini
 untuk menyaksikannya sendiri bersama masyarakat.
 Kalo benar gempa dahsyat ini benar akan muncul, maka gempa
 ini adalah
 yang terbesar sepanjang sejarah bumi ini, karena gempa yang
 terjadi
 dalam dongeng Sodom dan Gomorah saja hanya berkisar kurang
 dari 8 SR.
 Dengan pemberitahuan ini sang pemburu gempa mengharapkan
 agar berita ini
 disebarluaskan sementara katanya pemerintah justru menutupi
 berita ini
 untuk mencegah kepanikan. Padahal menurut pemburu gempa
 ini, berita ini
 justru harus disebar luaskan sehingga masyarakat bisa
 mengadakan
 persiapan yang tidak akan menimbulkan kepanikan.
 Semoga rekan2 di Indonesia bisa menyebar luaskan berita ini
 sehingga
 persiapan2 yang diperlukan bisa dilakukan sesuai dengan
 petunjuk2 para
 ahli2 gempa dunia.

 Drs. Ir. Anton A. Nangoy, MBA


Simpatisan Bekakak

Agus 

B6992 FCO


Kirim email ke