Peng lu nyerahin diri aja...

2008/11/12 anantö/ <[EMAIL PROTECTED]>

>  Hari Minggu, 9 November 2008 jam 12.00, sempat terjadi usaha perampokan
> dan berhasil digagalkan. Namun, hari ini Rabu 12 November 2008 jam 04.10,
> kejadian terulang lagi di Jalan yang sama (Jl. Beruang Raya) dengan korban
> yang berbeda (hanya selisih beberapa rumah). Perumahan Kota Hijau Cikarang
> Baru, Jababeka, Kabupaten Bekasi sudah tidak aman dan sangat mengerikan.
>
> Mohon keseriusan pihak yang terkait.
>
> Ananto
> =====
>
>
>
> http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/12/09075773/Tembak.3.Kali..Perampok.Gondol.Honda.City
>
> Tembak 3 Kali, Perampok Gondol Honda City
>
> Rabu, 12 November 2008 | 09:07 WIB
>
>
>
> *CIKARANG, RABU *- Perampokan bersenjata terjadi di perumahan Kalista,
> Cikarang Baru, Rabu (12/11), sekitar pukul 04.10 WIB. Pelaku berhasil
> menggondol mobil Honda City, dompet dan handphone.
>
>
>
> Menurut tetangga korban, Amril dan Syaiful, kepada Kompas.com, para pelaku
> berjumlah empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor. Pelaku masuk ke
> dalam rumah dengan menjebol jendela samping, Mereka langsung menodongkan
> senjata ke pemilik rumah, Hamam, yang masih tertidur.
>
>
>
> Para perampok meminta kunci mobil dan langsung melarikan Honda City. Hamam
> disertai temannya yang menginap di sana, langsung berteriak meminta tolong
> dan berusaha mengejar perampok tersebut. "Karena dikejar pemilik rumah,
> mereka bahkan sempat menembakkan pistol sebanyak tiga kali ke arah rumah,"
> cerita Syaiful yang bertempat tinggal hanya berselisih dua rumah dari lokasi
> kejadian.
>
>
>
> Beruntung Hamam Zaki, sang pemilik rumah serta tetangga yang berdatangan
> karena teriakan korban tidak ada yang terkena peluru timah sang perampok.
>
>
>
> Menurut, Syaiful, saat kejadian petugas sekuriti perumahan yang kebetulan
> lewat ke TKP, langsung ditodong oleh pelaku. Polisi sudah datang ke lokasi
> kejadian. Sementara saat ini korban sedang di kantor polisi untuk dimintai
> keterangan lebih lanjut.
>
>
>
> Syaiful dan Amril berharap, kejadian ini bisa segera ditangani, karena
> sebelumnya, sudah terjadi kejadian serupa di perumahan tersebut. "Sehari dua
> hari ini sudah terjadi perampokan, bahkan di siang hari," sebut mereka.
>
>
>
> Cuma aksi yang terakhir ini, menurutnya, semakin berani, karena dilakukan
> saat ada penghuni rumah. "Karena dalam dua kejadian sebelumnya perampok
> membobol rumah yang sedang ditinggal penghuninya," demikian Syaiful.
>
>
> *EDJ*
> Sent from my BlackBerry (c) Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network
>
>
>
>
>
> Bandit beraksi kembali di Cikarang Baru, nyaris membawa korban
>
> Senin, 10 November 2008, 9:18 WIB
>
> sumber berita : Rumahkusorgaku.net
>
>
>
> Minggu, 9 November 2008 hampir tepat pukul 12:00WIB disaat matahari terik
> sangat panas sekali, masih teringat kita akan peristiwa kejahatan beberapa
> hari yang lalu dengan korban hilangnya toyota Innova seperti yang  dilansir 
> harian
> poskota ini <http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=46616&ik=4> .
> Sekelompok Bandit telah kembali beraksi di Perumahan Cikarang Baru. Kelompok
> Bandit ini belakangan dalam aksinya diketahui dipersenjatai dengan senjata
> tajam dan pistol revolver. Mereka menyatroni rumah di Jl. Beruang Raya D1/39
> tempat Bp. Edy tinggal yang saat itu sedang kosong ditinggal pergi ke rumah
> saudaranya. Mereka menggunakan linggis untuk membuka kunci gembok dan pintu
> depan rumah. Namun menurut olah TKP dan keterangan empunya rumah tidak ada
> barang yang hilang.
>
>
>
> Sebelum aksinya dimulai, istri tetangga depan yang kebetulan sedang berada
> didepan jendela rumahnya sempat mencurigai gerak-gerik sekelompokan bandit
> tersebut karena mereka memarkir mitsubishi Lancer biru metalik dengan nopol
> D-1028-GX di depan rumah ybs dan kemudian mengetok-ngetok pagar dengan keras
> lalu tiba-tiba sudah masuk dan langsung menjebol pintu rumah.
>
>
>
> Lalu ibu tersebut mengkontak suaminya yang kebetulan sedang keluar kota,
> sehingga sang suami segera bertindak dengan mengkontak tetangga sebelah dan
> yang punya rumah serta meng-sms Polres (081808891112).
>
>
> Setelah dikontak, sang tetangga pun dan beberapa rekannya segera bergegas
> menuju rumah depan tsb sambil membawa golok. Namun apa daya mereka
> kelompokan bandit (5 orang) itu ternyata mengeluarkan senjata tajam dan
> pistol tergenggam. Sempat kawanan bandit tersebut mengayunkan goloknya
> kepada tetangga tsb namun alhamdulillah bisa dielakkan jadi tidak tejadi
> pertumpahan darah. Lalu sang tetangga lari mundur, dan bandit tersebut
> langsung masuk ke mobilnya serta langsung tancap gas menuju ke kalimalang.
>
>
>
> Sempat diteriaki "MALING ! ! ! , sehingga ada salah seorang penjaga
> gorengan diujung jalan sempat menghadang dengan dirinya, kemudian tidak
> sempat mengelak dan ditabrak. Namun Alhamdulillah setelah diperiksa tidak
> terjadi hal yang parah. Hanya saja beliau dibantu dengan yang lainnya untuk
> dipijatkan.
>
>
>
> Beberapa kawan tetangga lainnya menyempatkan mengkontak Kapolres Yan Fitri
> (08121238989) di melaporkan kejadian tersebut. Yang akhirnya terjadi olah
> TKP dan pencatatan BAP oleh jajaran kepolisian.
>
>
>
> Kalau dihitung waktu peristiwa tersebut bisa dikatakan sangat cepat sekali.
> Bandit hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk masuk dan keluar rumah
> tersebut.
>
>
>
> Cukup mengejutkan kita semua akan peristiwa tersebut yang nyaris membawa
> korban.
>
>
> Kontributor: Yani Pitono dan rekan-rekan di Jl. Beruang Raya.
>
>
>
>
>
>
> http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/10/29/02102646/penjahat.bersenjata.rampas.mobil.dinas
>
> Penjahat Bersenjata Rampas Mobil Dinas
>
> Rabu, 29 Oktober 2008 | 02:10 WIB
>
>
>
> Bekasi, Kompas - Kawanan penjahat merampas mobil dinas milik Pemerintah
> Kabupaten Bekasi dari rumah seorang pejabat Kabupaten Bekasi. Salah satu
> dari penjahat itu diketahui membawa senjata api, bahkan senjata api itu
> ditembakkan hingga dua kali. Mobil dinas pemerintah setempat itu kemudian
> dibawa lari pelaku.
>
>
>
> Kawanan penjahat itu beraksi Senin (27/10) kira-kira pukul 05.30 di
> Perumahan Cikarang Baru, Desa Jayamukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
>
>
>
> Mereka membawa lari mobil dinas yang digunakan M Toha, Pelaksana Harian
> Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Bekasi, setelah
> membuat Handiana, sopir M Toha, tidak berkutik.
>
>
>
> Dihubungi melalui telepon, Handiana (24) mengatakan, pagi itu dia sedang
> menyiapkan mobil dinas atasannya di halaman rumah, sementara atasannya masih
> di dalam rumah.
>
>
>
> Dua lelaki berboncengan sepeda motor bebek berhenti di depan rumah M Toha.
> Salah seorang dari lelaki lantas mendekati Handiana yang sedang berada di
> mobil.
>
>
>
> "Saya tidak curiga. Kirain mau tanya alamat. Saya baru turunkan kaca
> samping (ketika) tiba-tiba orang yang mendekati saya langsung mengancam akan
> menembak saya kalau tidak menurut," kata Handiana.
>
>
>
> Awalnya Handiana menolak, tetapi akhirnya Handiana harus menyelamatkan diri
> karena lelaki yang duduk di sepeda motor lantas mengeluarkan senjata api dan
> menembakkannya ke udara.
>
>
>
> Handiana ketakutan dan meninggalkan mobil untuk berlindung. Ketika menuju
> rumah, Handiana mengaku mendengar sekali lagi suara tembakan.
>
>
>
> Secara terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor
> Metropolitan Bekasi Kabupaten Ajun Komisaris Susatyo Purnomo Condro
> mengatakan bahwa pihaknya sudah menurunkan tim reserse untuk menangani kasus
> perampokan bersenjata api itu.
>
>
>
> Mengenai senjata api yang dipakai penjahat, Susatyo menyatakan belum
> mengetahui jenisnya karena proyektil pelurunya belum ditemukan. Polisi masih
> mencarinya.
>
>
>
> Sementara Juhandi, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten
> Bekasi mengakui adanya peristiwa perampokan di rumah rekan sejawatnya
> tersebut.
>
>
>
> "Mobil yang dibawa kabur penjahat itu adalah mobil dinas milik Pemerintah
> Kabupaten Bekasi," kata Juhandi. (COK)
>
>
>
>
>
>
> http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/07/09/01320682/perampokan.di.rumah.elite.dan.prt.diperkosa
>
> Perampokan di Rumah Elite dan PRT Diperkosa
>
> Rabu, 9 Juli 2008 | 01:32 WIB
>
>
>
> Bekasi, Kompas - Seorang pembantu rumah tangga di Kabupaten Bekasi, Tt
> (22), diperkosa oleh penjahat yang sekaligus merampok rumah majikannya di
> kompleks Tropicana Garden, Jababeka, Cikarang Timur. Perampokan disertai
> pemerkosaan terhadap pembantu rumah tangga itu terjadi Senin (7/7) petang.
>
>
>
> Peristiwa itu baru terungkap setelah majikan Tt pulang pada Senin malam dan
> menemukan Tt dalam keadaan terikat dan lemas di kamarnya. Malam itu juga
> perampokan disertai pemerkosaan di kawasan hunian elite tersebut dilaporkan
> ke Kepolisian Sektor Cikarang Timur.
>
>
>
> Sampai Selasa kemarin, Tt (22) dirawat di klinik Kepolisian Resor
> Metropolitan Kabupaten Bekasi, sekaligus dimintai keterangannya oleh
> penyidik Polres Metro Kabupaten Bekasi. Dari pengakuan Tt kepada polisi,
> perampok itu berjumlah tiga laki-laki yang menggunakan kain penutup muka.
>
>
>
> Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Kabupaten Bekasi Ajun Komisaris
> Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kawanan perampok itu membawa kabur satu
> komputer jinjing, satu telepon genggam, dan uang sebesar Rp 100.000 milik
> Tt. Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk dua petugas satuan
> pengaman di kompleks perumahan elite tersebut.
>
>
>
> Polisi juga telah mengamankan lima pekerja bangunan yang tinggal di
> kompleks yang sama dengan rumah yang dirampok itu, tetapi terpisah kira-kira
> lima blok dari rumah korban. Kelima pekerja bangunan itu hingga kemarin
> petang juga masih diperiksa di Polres Metro Kabupaten Bekasi, walaupun dari
> keterangan Tt, ciri-ciri mereka tidak seperti tiga penjahat yang merampok
> rumah majikannya.
>
>
>
> Kompleks Tropicana Garden yang berada di kawasan Kota Jababeka memiliki dua
> pintu masuk dan keluar, tetapi aksesnya dijaga petugas satuan pengaman
> kompleks. Untuk masuk ke kompleks perumahan ini harus mendapatkan izin atau
> memiliki kartu akses.
>
>
>
> *Pemilik salon dianiaya*
>
>
>
> Di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Salim alias Tuti (45), pemilik Salon
> Tuti di Kampung Siluman, Jalan Raya Mangunjaya, ditemukan nyaris pingsan
> dengan kepala bersimbah darah, Selasa pagi. Menurut Saiful, keponakan Tuti,
> selain dianiaya hingga luka parah, Tuti juga dirampok karena sejumlah uang
> miliknya diketahui hilang.
>
>
>
> "Dia (Tuti) lagi banyak duit karena habis merias di tiga tempat," kata
> Saiful ketika ditemui di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Kartika Husada,
> Tambun Selatan, tempat Tuti dirawat.
>
>
>
> Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tambun Inspektur Satu Oman
> Suhendra mengatakan, peristiwa tersebut masih diselidiki apakah penganiayaan
> atau perampokan yang disertai penganiayaan terhadap korban. (COK)
>  
>

Kirim email ke