---------- Forwarded message ---------- From: "Titoek S. Sasongko" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sun, 23 Nov 2008 19:27:20 -0800 (PST) Subject: Alumni [EMAIL PROTECTED]: Sharing info untuk perempuan harap lebih waspada!! To: [EMAIL PROTECTED], thertia belladona <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], denshol <[EMAIL PROTECTED]>, "Josina M. Gracianita" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], Nyoman <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], yohana cahya <[EMAIL PROTECTED]>
Be careful gals! best regards, Titoek GILA BENER NICH PREMAN... GW SUMPAHIN KELINDES MOBIL... ORANG GILA.... ATI-ATI YAH GALS....terutama KENDRA.... =D Best Regards, Siska Yokehana Jadilah pelajar seumur hidup. Berkomitmentlah untuk memperbaharui diri setiap hari. ________________________________ Sent: Wednesday, November 12, 2008 11:50 AM Subject: Sharing info untuk perempuan harap lebih waspada!! Jakarta Makin banyak phsyconya.. ati2 ya terutama buat darno.. Gw mau sharing info pengalaman yang dialami oleh temen gw sendiri.. Kejadiannya baru sekitar 2 minggu yang lalu di daerah UKI (daerah situ emang rawan yang namanya copet, preman dan sejenisnya.. ) Di sebuah mobil angkutan umum APP menuju kampus UKI, dimana mobil tersebut diisi penuh oleh Ibu-ibu dan 1 orang mahasiswi (asumsi mahasiswi, karena masih muda dan memakai baju tangtop + cardigan..) Tiba-tiba 1 preman dengan badan tinggi besar masuk, dengan penuh tato dan mengamati seluruh penumpang.. Setelah menganalisa bahwa seluruh penumpang adalah wanita, tiba-tiba dia mengeluarkan pisau dari balik bajunya, serta berkata "Saya tidak mau merampok, saya hanya mau (maaf sedikit jorok : nete / menyusui) pada dia".. sambil nunjuk wanita mahasiswi itu.. Dan apa daya.. sampai semua penumpang turun, si preman dan wanita yang malang tetap berada di dalam kendaraan umum tersebut dan tetap melakoni apa yang diminta preman tersebut. Sang wanita hanya menangis, karena menahan rasa malu, bercampur marah, bercampur kecewa dengan sikap ibu-ibu yang sama sekali tidak membela dirinya di muka umum.. Teman saya adalah salah satu penumpang yang tidak berani membuka mulutnya karena ketakutan setengah mati, bahkan baru berani bercerita seminggu setelah kejadian.. Serba salah, mau membantu, tapi takut.. Jadi semua wanita, mohon lebih mawas diri.. Setiap cowo, tolong jaga pacar dan teman-teman wanita kalian!!! Jakarta sudah tidak ramah lagi!!!! ________________________________ -- Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com Heri 0812 10 77955 Lost a Minute in Life or Lost Life in a Minute
