Source: http://otomotif.kompas.com

Lampu Motor Mau Terang, Gampang!

Rabu, 22/10/2008 | 07:52 WIB

*Cahaya* lampu utama standar pada motor sebetulnya sudah lumayan terang.
Namun kalau  merasa masih kurang, pencahayaannya bisa diterangkan lagi.
Caranya, dengan mengganti bohlam dan mika lampu ditukar dengan model
proyektor. Contohnya, seperti pada Yamaha Mio dari *workshop* Delapan Satu
yang biasa meng up-grade lampu – terutama tipe HID (*High Intensity
Discharge*) -  baik untuk motor maupun mobil.

Albert dari Delapan Satu menegaskan kalau pakai lampu model proyektor bikin
cahaya melebar dan fokus. Untuk memasangnya harus merogoh kocek sekitar Rp
1,5 juta sampai Rp 1,7 juta. Jumlah sebanyak itu untuk membeli dua komponen
pengganti.

Pertama, lampu HID sudah berikut balastnya. Menurut Kevin Airlangga dari
Delapan Satu, jenis bohlam HID ada beberapa macam, mulai dari 4.300K, 6.000K
hingga 12.000K. Huruf di belakang menandakan Kelvin atau panas bohlam yang
bisa mempengaruhi intensitas cahaya. Semakin besar angka,  katakanlah yang
12.000K maka cahaya yang dikeluarkan  semakin biru keputih-putihan. Lain
jika yang 4.300K, putih-kekuningan, tapi masih lebih terang dari bohlam
biasa.

Selain bohlam HID, ada juga lampu khusus D2S. Bentuknya cukup aneh dan
disebut model *single* lantaran  untuk jarak jauh dan dekat ada di dalam
satu bohlam. Kevin berpesan, ketika memilih lampu D2S, pastikan mengambil
yang tipe proyektor untuk HID.

Tadi  di atas sudah disebutkan, ketika membeli lampu HID sudah berikut
balast. Karena, ketika mengaplikasi HID butuh arus  (kelistrikan) yang
bagus. Kalau suplainya nggak maksimal, bisa bikin aki tekor.

Untuk mengaplikasi HID, kelistrikan di motor harus diubah dulu ke tipe DC.
Itu kalau yang sebelumnya mengadopsi kelistrikan AC. Tapi kalau yang sudah
aplikasi tipe DC seperti Honda Tiger, tidak perlu lagi. Untuk mengatasi aki
tekor dibantu dengan balast, disarankan pakai yang kecil karena jika butuh 4
ampere ia tetap di empat ampere. Sedang balast besar bisa bergeser ke 8
ampere.

Kedua, untuk membeli  *headlamp* proyektor, tidak mengurangi fungsi lampu,
artinya untuk jarak dekat dan jauh bisa dipakai. "Ini karena headlamp yang
dipakai dilengkapi motor elektrik. Disebutnya Bixenon," sebut Kevin.
Komponen ini yang nantinya menarik penutup yang ada di depan reflektor.
Akhirnya, sinar yang keluar pun semakin besar dan jauh. Hasil yang diberikan
reflektor, lanjut Kevin tidak bikin silau mata kendaraan lawan. (*Eka)
*



*SBT*


-- 
mencoba wujudkan mimpi!
http://www.formulabisnis.com/?id=Krisdenis

Kirim email ke