sambil nenangin pikiran, sore tadi gue duduk deket jendela kantor di lantai 9 sambil liat2 pemandangan sekitar terutama jalur Thamrin.....sempet terbesit pemikiran tentang hubungan antara jalan rusak dengan jumlah kendaraan saat ini. Menurut pemikiran gue, jalan rusak sepertinya ga bisa disalahkan juga karena kualitas aspal yang digunakan kurang bagus (walaupun memang sepertinya begitu), sempet terpikir ga kalo jalan rusak bisa jadi karena jumlah kendaraan semakin bertambah yang menyebabkan volume kendaraan di jalan semakin banyak dan itu artinya semakin sering juga aspal itu terinjak dgn beban berat yang lama kelamaan akan melembek (karena faktor cuaca juga)....
Busway....bisa juga karena pembangunan jalur busway dan menyebabkan jalur yg tidak dibongkar juga jadi ikutan rusak aspalnya. tapi jalan2 diluar koridor busway juga banyak kok yg rusak...tol jagorawi aja yg katanya jalan tol pertama di Indonesia yang tadinya mulus (jalan tol dah seharusnya mulus), belakangan malah kontur jalannya udah ga rata...belum lagi tambalan di beberapa bagian. Jadi lubang-lubang yang ada dijalan....ada baiknya kita ga saling menyalahkan, intropeksi juga apakah kita juga turut andil membuat jalan2 itu menjadi rusak ? ini hanya sekedar pemikiran gue yang lagi iseng liat2 kondisi seputar kantor, mo dikomentarin monggo...mo dicela...silahkan...kl setuju dengan pendapat gue ya silahkan. -- Heri 0812 10 77955 Lost a Minute in Life or Lost Life in a Minute
